Sunday, May 17, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Donasikan Vaksin Rp30 Miliar ke Nigeria, Ini Kata Sri Mulyani

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
29 May 2023
in Ekbis
Pemerintah Hemat Rp30 Triliun per Tahun dari Burden Sharing dengan BI

JAKARTA,Metapos.id – Pemerintah Indonesia secara resmi telah mengirimkan donasi vaksin pentavalen senilai total Rp30,3 miliar kepada penduduk Nigeria. Bantuan dikirimkan dalam dua tahap, yang pertama pada akhir bulan ini sebanyak 730.000 dosis vaksin, dan sisanya akan dikirimkan di tahap berikutnya.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan bantuan vaksin ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat Nigeria yang selama ini mengalami kesulitan dalam mendapatkan vaksin untuk kebutuhan dalam negeri.

BACA JUGA

Kurs Dolar AS Tembus Rp 17.500, Prabowo Percaya Ekonomi Indonesia Kuat

Investasi EV Bikin Honda Rugi Rp42 Triliun di Tahun Fiskal 2025

“Melalui Lembaga Dana Kerja Sama Pembangunan Internasional (LDKPI), pemerintah Indonesia secara konsisten menjalankan diplomasi untuk turut serta menjaga perdamaian dan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial,” ujarnya dalam keterangan tertulis dikutip Senin, 29 Mei.

Menurut Menkeu, pengiriman vaksin ke Nigeria ini merupakan langkah awal dari berbagai program melalui LDKPI dari hasil kelolaan endowment fund yang telah dialokasikan sebesar Rp8 triliun.

“Ini juga soft diplomacy yang dilakukan Kementerian Luar Negeri ataupun instansi terkait,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama LDKPI Tormarbulang Lumbantobing menyebut Indonesia bukan hanya sekedar memberikan bantuan hibah, namun juga ada misi mendukung kemajuan perekonomian.

“Kami mendorong perdagangan, membuka perluasan pasar internasional bagi pelaku usaha dalam negeri dan membuka peluang investasi,” katanya.

Sebagai informasi, vaksin pentavalen dengan merk dagang Pentabio ini diproyeksikan tidak hanya disalurkan, namun juga dapat diproduksi di Nigeria dengan menjalin kemitraan dan transfer teknologi dengan perusahaan setempat.

Vaksin Pentavalen sendiri merupakan vaksin kombinasi DTP-HB-Hib yang membantu pencegahan 5 (lima) macam penyakit sekaligus, yaitu: difteri, tetanus, pertussis, hepatitis B dan Haemophilus influenzae tipe B (Hib).

Adapun, Nigeria merupakan negara dengan penduduk terbanyak sekaligus terpadat di benua Afrika. Dengan total populasi sebesar 211 juta penduduk, angka kelahirannya mencapai 7,7 juta bayi per tahun.

Mirisnya, cakupan imunisasi wajib di negara tersebut masih di bawah rata-rata. Negara-negara berpendapatan menengah ke bawah (Low Middle-Income Country) di kawasan Afrika termasuk Nigeria memang mengalami kesulitan akses dalam mendapatkan vaksin.

Hal itu dikarenakan tingginya harga serta mahalnya biaya produksi dan pengembangan. Hingga kini, negara-negara di Afrika masih bergantung pada pengadaan vaksin dari UNICEF, Covax Facility dan bantuan negara lain.

Tags: MenkeuMetapos.idSri Mulyani
Previous Post

Kemenkop UKM Kolaborasi dengan Korsel untuk Kembangkan UMKM dan Startup

Next Post

Bank Mandiri Taspen Luncurkan Komunitas Mantap Indonesia

Related Posts

Kurs Dolar AS Tembus Rp 17.500, Prabowo Percaya Ekonomi Indonesia Kuat
Ekbis

Kurs Dolar AS Tembus Rp 17.500, Prabowo Percaya Ekonomi Indonesia Kuat

16 May 2026
Captain Phillips Tayang Malam Ini di Bioskop Trans TV
Ekbis

Investasi EV Bikin Honda Rugi Rp42 Triliun di Tahun Fiskal 2025

14 May 2026
Astra Agro Bagikan Wawasan Bisnis Sawit Berkelanjutan kepada Mahasiswa UPN Veteran
Ekbis

Astra Agro Bagikan Wawasan Bisnis Sawit Berkelanjutan kepada Mahasiswa UPN Veteran

14 May 2026
Rupiah Menguat ke Rp17.475 per Dolar AS, Pasar Cermati Inflasi AS dan Geopolitik
Ekbis

Rupiah Menguat ke Rp17.475 per Dolar AS, Pasar Cermati Inflasi AS dan Geopolitik

13 May 2026
Pemerintah Tegaskan Tarif Listrik PLN Mei 2026 Tidak Naik
Ekbis

Pemerintah Tegaskan Tarif Listrik PLN Mei 2026 Tidak Naik

13 May 2026
IRF 2026 Soroti Reformasi Pasar Modal di Tengah Ketidakpastian Global
Ekbis

IRF 2026 Soroti Reformasi Pasar Modal di Tengah Ketidakpastian Global

13 May 2026
Next Post
Bank Mandiri Taspen Luncurkan Komunitas Mantap Indonesia

Bank Mandiri Taspen Luncurkan Komunitas Mantap Indonesia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini