• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Saturday, January 3, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Metapos
No Result
View All Result
Home Internasional

Dokumen Rahasia Inggris Ungkap Dugaan Peran Tony Blair Lindungi Tentara di Perang Irak

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
3 January 2026
in Internasional
Senegal vs Sudan di 16 Besar AFCON 2025, Ujian Berat Tim Kuda Hitam

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 82?

Share on FacebookShare on Twitter

Metapos.id, Jakarta – Peran Inggris dalam Perang Irak kembali menjadi sorotan setelah ratusan dokumen pemerintah Inggris yang baru dideklasifikasi mengungkap dugaan campur tangan mantan Perdana Menteri Tony Blair dalam penanganan kasus dugaan kejahatan perang oleh tentara Inggris di Irak.

 

Dokumen yang dirilis ke Arsip Nasional Inggris di Kew, London Barat, menunjukkan bahwa pada 2005 Blair menilai “sangat penting” agar tentara Inggris yang dituduh menyiksa warga sipil Irak tidak diadili melalui pengadilan sipil maupun mekanisme hukum internasional seperti Mahkamah Pidana Internasional (ICC).

 

Berkas-berkas tersebut merupakan bagian dari lebih dari 600 dokumen yang dibuka pada 30 Desember 2025, sesuai ketentuan Undang-Undang Arsip Publik Inggris yang mewajibkan pembukaan dokumen negara setelah 20 tahun.

 

Tekanan agar kasus ditangani secara militer

Menurut laporan media Inggris yang mengutip dokumen tersebut, Blair menyampaikan pandangannya kepada Antony Phillipson, sekretaris pribadinya untuk urusan luar negeri saat itu. Dalam sebuah memo tertulis, Blair menegaskan bahwa kasus dugaan penyiksaan oleh tentara Inggris “tidak boleh” dibawa ke pengadilan sipil.

 

“Kita harus berada pada posisi di mana ICC tidak terlibat dan begitu juga jaksa penuntut umum,” tulis Blair. “Itu penting.”

 

Memo tersebut berkaitan dengan kasus Baha Mousa, seorang resepsionis hotel asal Irak yang meninggal dunia pada 2003 di Basra setelah ditahan oleh tentara Inggris. Ia dilaporkan mengalami puluhan kali pemukulan selama berada dalam tahanan.

 

Phillipson sempat mencatat bahwa jaksa agung Inggris saat itu memiliki kewenangan untuk membawa kasus tersebut ke pengadilan sipil. Namun Blair menegaskan penolakannya terhadap opsi tersebut dan mendorong agar kasus ditangani melalui pengadilan militer.

 

Kekhawatiran soal citra dan legitimasi perang

Christopher Featherstone, dosen politik dari University of York, menilai sikap Blair dilatarbelakangi kekhawatiran politik dan citra militer Inggris. Menurutnya, Blair tidak menginginkan penegakan hukum internasional karena hukuman melalui mekanisme militer dinilai lebih ringan dan tidak merusak persepsi publik terhadap operasi militer Inggris.

 

“Ia khawatir proses hukum terbuka akan memperkuat penolakan terhadap perang Irak, baik di dalam negeri maupun secara internasional,” ujar Featherstone.

 

Perang Irak sendiri menjadi salah satu keputusan kebijakan luar negeri paling kontroversial dalam sejarah modern Inggris. Inggris bergabung dengan invasi yang dipimpin Amerika Serikat pada Maret 2003, dengan dalih adanya senjata pemusnah massal di Irak—klaim yang kemudian terbukti tidak benar.

 

Catatan kelam perang Irak

Perang Irak berlangsung hingga Desember 2011 dan menelan korban besar. Lebih dari 200 ribu warga sipil Irak dilaporkan tewas, bersama 179 tentara Inggris dan lebih dari 4.000 tentara Amerika Serikat.

 

Berbagai organisasi HAM, termasuk Human Rights Watch dan Amnesty International, telah mendokumentasikan ratusan kasus penyiksaan terhadap warga sipil Irak oleh tentara Inggris. Bentuk kekerasan yang dilaporkan mencakup pemukulan, kurang tidur, posisi stres, penghinaan agama dan seksual, hingga penyiksaan berat.

 

Pada 2005, tiga tentara Inggris divonis bersalah melalui pengadilan militer atas penyiksaan terhadap warga Irak. Dua tahun kemudian, Kopral Donald Payne menjadi tentara Inggris pertama yang dipenjara atas kejahatan perang di Irak, terkait keterlibatannya dalam kasus Baha Mousa.

 

ICC dan kontroversi penutupan penyelidikan

ICC sempat membuka penyelidikan awal terhadap dugaan kejahatan perang Inggris di Irak pada 2005, namun ditutup setahun kemudian. Penyelidikan itu dibuka kembali pada 2014 setelah kelompok HAM menyerahkan bukti baru, tetapi kembali dihentikan pada 2020.

 

Jaksa ICC saat itu, Fatou Bensouda, menyatakan bahwa meski terdapat dasar kuat untuk meyakini kejahatan perang telah terjadi, tidak ditemukan bukti bahwa pemerintah Inggris secara sistematis menghalangi penyelidikan internal.

 

Keputusan tersebut menuai kritik tajam dari kelompok HAM. Mereka menilai penghentian penyelidikan memperkuat kesan adanya standar ganda dalam penegakan hukum internasional, terutama terhadap negara-negara kuat.

 

Sikap Blair terhadap ICC

Dokumen yang dideklasifikasi juga menunjukkan bahwa Blair sejak awal percaya Inggris tidak perlu takut terhadap ICC. Dalam suratnya kepada Perdana Menteri Australia John Howard pada 2002, Blair menegaskan bahwa ICC hanya akan bertindak jika sistem hukum nasional gagal.

 

“Negara demokratis yang menjunjung supremasi hukum tidak memiliki alasan untuk khawatir,” tulis Blair saat itu.

 

Namun, temuan terbaru kembali memunculkan pertanyaan besar mengenai sejauh mana komitmen Inggris—dan Tony Blair secara pribadi—terhadap akuntabilitas hukum atas tindakan militernya di Irak.

Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Premium WordPress Themes Download
free download udemy course
download intex firmware
Download Nulled WordPress Themes
free online course
Tags: Dokumen RahasiaInggrisMetapos.idPerang IrakTony Blair
Desti Dwi Natasya

Desti Dwi Natasya

Related Posts

Trump Klaim AS Serang Pelabuhan Venezuela yang Diduga Basis Penyelundupan Narkoba

Trump Akui Konsumsi Aspirin Lebih Tinggi dari Anjuran Dokter, Amankah?

by Desti Dwi Natasya
3 January 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan bahwa ia mengonsumsi aspirin harian dengan dosis lebih tinggi dibandingkan yang...

Senegal vs Sudan di 16 Besar AFCON 2025, Ujian Berat Tim Kuda Hitam

Senegal vs Sudan di 16 Besar AFCON 2025, Ujian Berat Tim Kuda Hitam

by Desti Dwi Natasya
3 January 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Piala Afrika 2025 memasuki babak 16 besar dengan mempertemukan tim unggulan Senegal melawan Sudan, tim dengan peringkat...

Polres Cilegon dan Polda Banten Tangkap Pelaku Pembunuhan Anak Maman Suherman

Polres Cilegon dan Polda Banten Tangkap Pelaku Pembunuhan Anak Maman Suherman

by Taufik Hidayat
3 January 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Aparat kepolisian berhasil menangkap pelaku pembunuhan terhadap MAHM (9), anak dari Maman Suherman, anggota Dewan Pakar DPD...

Diduga Digunakan untuk Kegiatan Tanpa Izin, Polisi Selidiki Halaman Puskesmas Latowu

Diduga Digunakan untuk Kegiatan Tanpa Izin, Polisi Selidiki Halaman Puskesmas Latowu

by Taufik Hidayat
3 January 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Kepolisian melakukan penyelidikan terkait dugaan adanya kegiatan hiburan tanpa izin yang berlangsung di halaman Puskesmas Latowu, Kecamatan...

Recommended.

Konsumen Menang! Penjualan Atap Asbes Harus Cantumkan Label Peringatan

Konsumen Menang! Penjualan Atap Asbes Harus Cantumkan Label Peringatan

17 February 2025
PLN Kampanyekan Penggunaan Kompor Induksi

PLN Kampanyekan Penggunaan Kompor Induksi

11 July 2022

Trending.

Dosen UIM yang Viral Ludahi Kasir Swalayan Akan Disidang Komisi Disiplin

Dosen UIM yang Viral Ludahi Kasir Swalayan Akan Disidang Komisi Disiplin

26 December 2025
BBC Tetapkan Pulau Komodo sebagai Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026

BBC Tetapkan Pulau Komodo sebagai Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026

14 December 2025
Diduga Menghina Suku Sunda dan Suporter Persib, Rumah Adimas Firdaus Resbob Digeruduk Massa

Diduga Menghina Suku Sunda dan Suporter Persib, Rumah Adimas Firdaus Resbob Digeruduk Massa

14 December 2025
Tak Ada Izin Pesta Kembang Api pada Malam Tahun Baru 2026

50 Ucapan Tahun Baru 2026 untuk Perusahaan yang Formal, Singkat, dan Berkesan

31 December 2025
Siswi SD Berusia 12 Tahun Diduga Tewaskan Ibu Kandung, Warga Terkejut Ungkap Sifat Pelaku

Siswi SD Berusia 12 Tahun Diduga Tewaskan Ibu Kandung, Warga Terkejut Ungkap Sifat Pelaku

12 December 2025
Metapos Media

© 2025 Media Informasi Terkini

Navigasi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2025 Media Informasi Terkini