Metapos.id, Jakarta – Desakan Trump ke NATO kembali mencuat di tengah konflik yang memanas di Timur Tengah. Oleh karena itu, desakan Trump ke NATO menyoroti peran aliansi dalam menjaga jalur energi global.
Presiden Donald Trump meminta anggota NATO untuk mengirim kapal ke Selat Hormuz. Selain itu, ia menilai sekutu harus berani mengambil langkah nyata.
Trump menyampaikan pernyataan tersebut dalam wawancara dengan media internasional. Namun, ia juga menegaskan bahwa Amerika tidak bergantung pada dukungan NATO dalam situasi ini.
Ia bahkan mengkritik absennya NATO di wilayah strategis tersebut saat konflik berlangsung. Oleh karena itu, ia menilai sekutu tidak cukup berperan dalam menjaga stabilitas kawasan.
Selat Hormuz sendiri menjadi jalur penting bagi distribusi minyak dunia. Sementara itu, konflik antara Amerika Serikat dan Iran membuat jalur tersebut terganggu.
Trump juga mendesak negara yang bergantung pada minyak untuk ikut menjaga keamanan jalur tersebut. Selain itu, ia menilai tanggung jawab tidak hanya berada pada Amerika Serikat.
Rencana pertemuan Trump dengan Mark Rutte di Washington juga menjadi sorotan. Oleh karena itu, pertemuan tersebut diperkirakan membahas peran NATO ke depan.
Di sisi lain, sejumlah anggota NATO mengkritik langkah Trump yang dinilai sepihak. Sementara itu, isu kemungkinan Amerika keluar dari NATO kembali mencuat dalam pernyataannya.











