Tuesday, August 25, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Cara Ternak Kroto di Toples untuk Pemula, Modal Minim Bisa Jadi Peluang Usaha

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
25 August 2026
in Lifestyle & Health
Cara Ternak Kroto di Toples untuk Pemula, Modal Minim Bisa Jadi Peluang Usaha

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v80), quality = 90?

Metapos.id, Jakarta – Budidaya kroto atau telur semut rangrang dapat menjadi salah satu pilihan usaha rumahan yang tidak membutuhkan lahan luas. Dengan memanfaatkan toples sebagai media, kegiatan ini bisa dilakukan dalam skala kecil dengan modal yang relatif terjangkau.

Kroto banyak dimanfaatkan sebagai pakan burung kicau dan umpan untuk memancing. Tingginya kebutuhan dari para penghobi membuat hasil budidaya semut rangrang memiliki nilai jual yang cukup menarik.

BACA JUGA

4 Fakta Kuah Beulangong, Kuliner Tradisional Aceh

Song Kang dan Kim So Hyun Reuni di White Scandal

Harga kroto di pasaran dapat berada di kisaran Rp100.000 hingga Rp200.000 per kilogram, tergantung kondisi dan wilayah pemasaran. Karena itu, budidaya skala rumahan dapat menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin mencoba usaha sampingan.

Berikut sejumlah tahapan yang perlu diperhatikan bagi pemula yang ingin memulai budidaya kroto menggunakan toples.

1. Siapkan Toples dan Rak

Tahap pertama adalah menyediakan toples plastik transparan berukuran sedang sebagai tempat koloni. Bagian bawah toples dapat dibuat lubang berdiameter sekitar 5 hingga 7 sentimeter, kemudian ditutup menggunakan lakban hitam untuk menciptakan suasana gelap seperti habitat alami.

Toples kemudian ditempatkan pada rak bertingkat agar penggunaan ruang lebih efisien. Area budidaya sebaiknya memiliki sirkulasi udara yang baik dan tidak terlalu ramai.

Untuk mencegah semut keluar dari area pemeliharaan, kaki rak dapat ditempatkan pada wadah berisi air. Lokasi budidaya juga perlu dijauhkan dari dinding maupun benda lain yang bisa menjadi jalur semut atau predator.

Suhu ruangan sekitar 26 derajat Celsius dengan kelembapan 60 hingga 70 persen disebut sebagai kondisi yang dapat mendukung pemeliharaan koloni.

2. Pilih Koloni yang Sehat

Keberhasilan budidaya sangat bergantung pada kondisi koloni yang digunakan sebagai bibit. Bibit dapat diperoleh dari alam maupun dibeli dari peternak kroto.

Koloni yang digunakan sebaiknya memiliki susunan lengkap, termasuk ratu, semut pekerja, prajurit, dan pejantan. Keberadaan ratu sangat penting karena berperan dalam proses produksi telur.

Setelah koloni diperoleh, bibit dapat ditempatkan di dekat toples yang telah disiapkan. Biarkan semut berpindah sendiri agar proses adaptasi berlangsung secara bertahap.

3. Perhatikan Pemberian Pakan

Semut rangrang membutuhkan asupan protein dan karbohidrat untuk menunjang aktivitas serta perkembangan koloni. Sumber protein dapat berasal dari serangga seperti jangkrik, belalang, ulat, maupun bahan makanan tertentu.

Pakan diberikan secara berkala dan disesuaikan dengan kebutuhan koloni. Sisa makanan yang tidak dikonsumsi sebaiknya segera dibersihkan agar tidak menimbulkan bau atau mengundang hama.

Untuk memenuhi kebutuhan energi, semut rangrang juga dapat diberikan cairan manis. Larutan gula atau madu bisa ditempatkan dalam wadah kecil di sekitar area rak.

4. Jaga Kebersihan dan Hindari Predator

Perawatan rutin diperlukan untuk menjaga kondisi koloni tetap stabil. Area sekitar rak perlu dibersihkan secara berkala, sementara sisa makanan harus segera dibuang.

Wadah berisi air di kaki rak juga harus diperiksa agar tetap berfungsi sebagai penghalang semut keluar dari area budidaya.

Lokasi pemeliharaan sebaiknya terlindung dari hujan langsung dan memiliki ventilasi yang memadai. Predator seperti cicak dan tokek juga perlu diantisipasi karena dapat mengganggu bahkan memangsa koloni.

5. Tentukan Waktu Panen

Kroto membutuhkan waktu tertentu untuk berkembang dari telur hingga menjadi larva. Siklus tersebut umumnya berlangsung sekitar 15 hingga 20 hari.

Namun, bagi peternak yang baru memulai, koloni sebaiknya diberi waktu untuk berkembang terlebih dahulu sebelum dilakukan panen secara rutin. Masa pengembangan koloni dapat berlangsung beberapa bulan hingga jumlah semut cukup stabil.

Setelah koloni berkembang dengan baik, panen dapat dilakukan secara berkala. Kroto dipisahkan dari semut induknya, kemudian koloni beserta ratunya dikembalikan ke media agar dapat melanjutkan siklus produksi.

Dalam skala rumahan, hasil panen dari setiap toples dapat berbeda-beda. Produksi dipengaruhi jumlah semut, kondisi ratu, kesehatan koloni, serta pola pemberian pakan dan perawatan.

Hasil kroto yang telah dipanen dapat dipasarkan kepada penghobi burung kicau, toko pakan, pemancing, maupun melalui platform media sosial.

 

Tags: Bisnis PemulaBudidaya KrotoMetapos.idPeluang UsahaSemut RangrangTernak KrotoUsaha Rumahan
Previous Post

Enea Bastianini Ungkap Alasan Hijrah ke Trackhouse Aprilia

Next Post

4 Fakta Kuah Beulangong, Kuliner Tradisional Aceh

Related Posts

Kuah Beulangong
Lifestyle & Health

4 Fakta Kuah Beulangong, Kuliner Tradisional Aceh

25 August 2026
Song Kang Kim So Hyun White Scandal
Lifestyle & Health

Song Kang dan Kim So Hyun Reuni di White Scandal

25 August 2026
Lifestyle & Health

Ranking Negara Paling Makmur di Asia Tenggara 2026, RI Urutan Berapa?

25 August 2026
Menapaki Keteladanan Rasulullah, 3 Hikmah dari Peringatan Maulid Nabi
Lifestyle & Health

Menapaki Keteladanan Rasulullah, 3 Hikmah dari Peringatan Maulid Nabi

25 August 2026
Pecahkan Rekor, Spider-Man: Brand New Day Raup US$1 Miliar dalam Sepekan
Lifestyle & Health

Pendapatan Spider-Man Brand New Day Makin Fantastis

24 August 2026
Ilustrasi sedang Berdoa
Lifestyle & Health

Doa yang Dianjurkan Saat Maulid Nabi

24 August 2026
Next Post
Kuah Beulangong

4 Fakta Kuah Beulangong, Kuliner Tradisional Aceh

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini