Saturday, May 23, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Cadangan Devisa Turun 1,4 Miliar Dolar AS

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
7 October 2022
in Ekbis
Cadangan Devisa Turun 1,4 Miliar Dolar AS

JAKARTA,Metapos.id – Bank Indonesia (BI) menyatakan bahwa posisi cadangan devisa pada akhir September 2022 adalah sebesar 130,8 miliar dolar AS.

Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan angka tersebut lebih rendah dibandingkan dengan pada akhir Agustus 2022 yang sebesar 132,2 miliar dolar AS. Artinya, terjadi penurunan jumlah cadangan devisa 1,4 miliar dolar dalam satu bulan.

BACA JUGA

Pemerintah Berlakukan Mandatori E5 Mulai Juli 2026 di Sejumlah Wilayah

Kisah Koeswanto Tetap Produktif di Masa Pensiun Bersama Bank Mantap

“Penurunan posisi cadangan devisa pada September 2022 antara lain dipengaruhi oleh pembayaran utang luar negeri pemerintah,” ujarnya dalam keterangan resmi pada hari ini, Jumat, 7 Oktober.

Menurut Erwin, amblasnya alat pembayaran luar negeri tersebut juga terjadi akibat upaya bank sentral dalam menjaga ekonomi makro Indonesia.

“(Cadangan devisa yang turun) Untuk kebutuhan stabilisasi nilai tukar rupiah sejalan dengan masih tingginya ketidakpastian pasar keuangan global,” tuturnya.

Erwin menjelaskan, posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 5,9 bulan impor atau 5,7 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.

“Jumlah tersebut berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor,” tegasnya.

Lebih lanjut, otoritas moneter menilai cadangan devisa saat ini mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas sistem keuangan.

“Ke depan, Bank Indonesia memandang cadangan devisa tetap memadai, didukung oleh stabilitas dan prospek ekonomi yang terjaga, seiring dengan berbagai respons kebijakan dalam menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan guna mendukung proses pemulihan ekonomi nasional,” tutup Erwin.

Tags: Bank IndonesiaCadangan devisaMetapos.id
Previous Post

Dirut Pertamina Nicke Widyawati Masuk 50 Perempuan Berpengaruh di Dunia

Next Post

SKK Migas Tanda Tangani Kerja Sama Dengan Kanwil ATR/BPN Kalimantan Timur

Related Posts

Anggota Komisi VII DPR Desak Pemerintah Segera Turunkan Harga BBM Bersubsidi
Ekbis

Pemerintah Berlakukan Mandatori E5 Mulai Juli 2026 di Sejumlah Wilayah

23 May 2026
Kisah Koeswanto Tetap Produktif di Masa Pensiun Bersama Bank Mantap
Ekbis

Kisah Koeswanto Tetap Produktif di Masa Pensiun Bersama Bank Mantap

22 May 2026
Petrokimia Gresik Amankan Pasokan Gas untuk Produksi Pupuk Nasional
Ekbis

BRI Insurance Tebar Promo Spesial di BRI Consumer Expo 2026

22 May 2026
Petrokimia Gresik Amankan Pasokan Gas untuk Produksi Pupuk Nasional
Ekbis

Kinerja Superbank Melonjak, Grab Perkuat Komitmen Jangka Panjang

22 May 2026
Petrokimia Gresik Amankan Pasokan Gas untuk Produksi Pupuk Nasional
Ekbis

Petrokimia Gresik Amankan Pasokan Gas untuk Produksi Pupuk Nasional

22 May 2026
ASABRI Optimalkan Manfaat JKK untuk Penjaga Bangsa Sepanjang 2025
Ekbis

ASABRI Optimalkan Manfaat JKK untuk Penjaga Bangsa Sepanjang 2025

21 May 2026
Next Post
SKK Migas Berhasil Bor 348 Sumur Pengembangan hingga Semester I 2022

SKK Migas Tanda Tangani Kerja Sama Dengan Kanwil ATR/BPN Kalimantan Timur

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini