Thursday, May 14, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Bukit Asam Catatkan Laba Rp6,2 Triliun di Semester I 2022

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
26 August 2022
in Ekbis
Bukit Asam Catatkan Laba Rp6,2 Triliun di Semester I 2022

JAKARTA,Metapos.id – PT Bukit Asam Tbk (PTBA), anggota dari Holding BUMN Pertambangan MIND ID mencatatkan kinerja positif pada semester I tahun ini. Perseroan berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp6,2 triliun.

Perolehan laba tersebut naik sebesar 246 persen dibanding periode serupa di tahun lalu atau year on year (yoy) yang senilai Rp1,8 triliun.

BACA JUGA

Rupiah Menguat ke Rp17.475 per Dolar AS, Pasar Cermati Inflasi AS dan Geopolitik

Pemerintah Tegaskan Tarif Listrik PLN Mei 2026 Tidak Naik

Direktur Utama PTBA Arsal Ismail mengatakan, capaian laba bersih di semester I-2022 tersebut didukung dengan pendapatan sebesar Rp18,4 triliun. Capaian ini juga meningkat 79 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

“Kenaikan kinerja ini didorong oleh pemulihan ekonomi global maupun nasional yang meningkatkan permintaan batu bara, serta kenaikan harga batu bara yang signifikan,” ujar Arsal dalam paparan kinerja perseroan semester I 2022, di Hotel Raffles, Jakarta, Jumat, 26 Agustus.

Arsal mengatakan total aset perusahaan per 30 Juni 2022 sebesar Rp35,9 triliun, sementara per 31 Desember 2021 sebesar Rp36,1 triliun.

“Pencapaian gemilang ini juga didukung kinerja operasional Perseroan yang solid di sepanjang semester I 2022. Mengedepankan cost leadership di setiap lini perusahaan, Perseroan menerapkan efisiensi berkelanjutan secara optimal,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Arsal juga total produksi batu bara PTBA selama semester I 2022 mencapai 15,9 juta ton, meningkat 20 persen dibanding semester I 2021 yang sebesar 13,3 juta ton.

“Sedangkan penjualan batu bara PTBA per semester I 2022 sebanyak 14,6 juta ton, tumbuh 13 persen secara tahunan,” katanya.

Tags: Bukit asamHolding BUMNLabaMetapos.id
Previous Post

DjakFest 2022 Kadin Jakarta Bersama Netzme Kolaborasi Untuk Dorong Digitalisasi UMKM

Next Post

Sri Mulyani Beri Pengertian Soal Subsidi dalam Rapat DPD

Related Posts

Rupiah Menguat ke Rp17.475 per Dolar AS, Pasar Cermati Inflasi AS dan Geopolitik
Ekbis

Rupiah Menguat ke Rp17.475 per Dolar AS, Pasar Cermati Inflasi AS dan Geopolitik

13 May 2026
Pemerintah Tegaskan Tarif Listrik PLN Mei 2026 Tidak Naik
Ekbis

Pemerintah Tegaskan Tarif Listrik PLN Mei 2026 Tidak Naik

13 May 2026
IRF 2026 Soroti Reformasi Pasar Modal di Tengah Ketidakpastian Global
Ekbis

IRF 2026 Soroti Reformasi Pasar Modal di Tengah Ketidakpastian Global

13 May 2026
Petrokimia Gresik Pastikan Stok Pupuk Aman di Tengah Dinamika Global
Ekbis

Petrokimia Gresik Pastikan Stok Pupuk Aman di Tengah Dinamika Global

13 May 2026
Superbank dan KakaoBank Luncurkan Kartu Untung untuk Tingkatkan Engagement Nasabah
Ekbis

Superbank dan KakaoBank Luncurkan Kartu Untung untuk Tingkatkan Engagement Nasabah

12 May 2026
Huawei Dikabarkan Kembangkan Smartphone dengan Baterai Jumbo di Atas 10.000 mAh
Ekbis

Konflik AS-Iran hingga MSCI Dinilai Tekan Nilai Tukar Rupiah

12 May 2026
Next Post
Pemerintah Kejar Defisit Fiskal 3 Persen di RAPBN 2023

Sri Mulyani Beri Pengertian Soal Subsidi dalam Rapat DPD

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini