Tuesday, July 14, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Bos OJK Mahendra Siregar: Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Nasional Tetap Terjaga

Afizahri by Afizahri
5 September 2023
in Ekbis
Bos OJK Mahendra Siregar: Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Nasional Tetap Terjaga

Jakarta,Metapos.id – Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar menilai, stabilitas sektor jasa keuangan nasional tetap terjaga dan resilien yang didukung permodalan solid dan likuiditas memadai.

Mahendra mengatakan, Rapat Dewan Komisioner (RDK) OJK menilai stabilitas sektor jasa keuangan nasional terjaga dan resilien dengan indikator prudensial seperti permodalan maupun likuiditas yang memadai serta profil risiko yang terjaga di tengah meningkatnya ketidakpastian perekonomian global.

BACA JUGA

Jepang Catat 5.346 Kebangkrutan Perusahaan, Beban Utang Meningkat

Produksi Rokok Indonesia Naik Tajam di Juni 2026, Ini Penyebabnya

“Divergensi perekonomian global masih berlanjut dengan pertumbuhan ekonomi Amerika yang menunjukkan resiliensi di tengah inflasi inti yang terus menurun,” uajrnya dalam Konferensi Pers RDK Bulanan Agustus 2023 yang dilaksanaan secara virtual, Selasa, 5 September.

Ia melanjutkan, resiliensi ekonomi tersebut meningkatkan ekspektasi bahwa The Fed dapat lebih hawkis.

Sementara itu, pertumbuhan ekonomi di Eropa kembali turun menjadi 0,6 persen yoy pada triwulan kedua pada tahun 2023 dari 1,1 persen pada triwulan sebelumnya yoy.

“Sementara inflasi inti masih tetap tinggi. Di sisi lain momentum pemulihan ekonomi Tiongkok termoderasi,” beber Mahendra.

Ia melanjutkan, indikator ekonomi Tiongkok tercatat di bawah ekspektasi dengan inflasi yang masuk ke zona deflasi dan kinerja eksternal yang terkontraksi.

Selain itu, tekanan pada sektor properti di Tiongkok kembali menigkat seiring munculnya permasalahan pada beberapa engembangan properti besar.

Dia melanjutkan, di domestik, ekonomi Indonesia tumbuh positif pada triwulan II 2023 sebesar 5,17 persen yoy atau naik dari triwulan sebelumnya 5,04 persen yang didorong oleh kinerja konsumsi rumah tangga dan investasi yang baik.

“Perlu dicermati pelemahan indikator optimisme konsumen, tren penurunan inflasi inti dan berlanjutnya penurunan harga komoditas yang telah menekan kinerja eksternal Indonesia,” urai Mahendra.

Ia melanjutkan, dinamika perekonomian tersebut mendorong pelemahan pasar keuangan global baik di pasar saham, surat utang maupun pasar nilai tukar yang juga disetrtai peningkatan volatilitas pasar dan outflow dari mayoritas pasar keuangan emerging market termasuk pasar keuangan Indonesia.

Tags: Jasa keuanganMahendra SiregarMetapos.idOJK
Previous Post

Pertamina Amankan Pasokan BBM dan Elpiji demi Menjaga Inflasi

Next Post

Menteri Teten Sebut 22,81 Juta UMKM telah Masuk Ekosistem Digital

Related Posts

Tugu Insurance Raih GCG Awards 2026 Berkat Tata Kelola dan Manajemen Risiko
Ekbis

Jepang Catat 5.346 Kebangkrutan Perusahaan, Beban Utang Meningkat

13 July 2026
Tugu Insurance Raih GCG Awards 2026 Berkat Tata Kelola dan Manajemen Risiko
Ekbis

Produksi Rokok Indonesia Naik Tajam di Juni 2026, Ini Penyebabnya

13 July 2026
Tugu Insurance Raih GCG Awards 2026 Berkat Tata Kelola dan Manajemen Risiko
Ekbis

Tugu Insurance Raih GCG Awards 2026 Berkat Tata Kelola dan Manajemen Risiko

13 July 2026
Takeda Gandeng Pemerintah RI Bangun Industri Plasma dan Obat Derivat Plasma
Ekbis

Takeda Gandeng Pemerintah RI Bangun Industri Plasma dan Obat Derivat Plasma

13 July 2026
HUT ke-54, Petrokimia Gresik Pacu Transformasi Demi Dukung Swasembada Pangan
Ekbis

HUT ke-54, Petrokimia Gresik Pacu Transformasi Demi Dukung Swasembada Pangan

11 July 2026
KPEI Paparkan Arah Strategis 2026–2030, Perkuat Peran di Pasar Keuangan
Ekbis

KPEI Paparkan Arah Strategis 2026–2030, Perkuat Peran di Pasar Keuangan

10 July 2026
Next Post
Menteri Teten Sebut 22,81 Juta UMKM telah Masuk Ekosistem Digital

Menteri Teten Sebut 22,81 Juta UMKM telah Masuk Ekosistem Digital

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini