Metapos.id, Jakarta – Salat Idul Fitri dilaksanakan umat Islam setiap 1 Syawal sebagai penanda berakhirnya bulan Ramadan. Lalu, apakah diperbolehkan makan sebelum menunaikan salat Idul Fitri?
Majelis Ulama Indonesia (MUI) menjelaskan bahwa umat Islam justru dianjurkan untuk makan terlebih dahulu sebelum melaksanakan salat Idul Fitri.
Anjuran ini menjadi simbol berakhirnya ibadah puasa sekaligus tanda memasuki hari kemenangan.
Dalam sejumlah riwayat, Nabi Muhammad SAW disebutkan tidak berangkat menuju tempat salat Idul Fitri sebelum mengonsumsi beberapa butir kurma. Meski demikian, makan dan minum tetap dianjurkan dilakukan secara sederhana dan tidak berlebihan.
Hal serupa juga dijelaskan oleh Muhammadiyah. Dalam riwayat Anas bin Malik, Rasulullah SAW disebut tidak berangkat salat pada hari Idul Fitri sebelum makan kurma.
Sementara itu, NU Online menyebutkan bahwa makan sebelum salat Idul Fitri merupakan salah satu sunah yang dianjurkan.
Bahkan, Imam Syafi’i menganjurkan umat Islam untuk tetap makan meskipun belum sempat sebelum berangkat, termasuk saat dalam perjalanan menuju masjid.
Dalam kitab Al-Umm, Imam Syafi’i menjelaskan bahwa tidak ada dosa bagi orang yang tidak makan sebelum salat Id. Namun, meninggalkan anjuran tersebut dinilai makruh.
Selain makan sebelum salat, terdapat sejumlah amalan sunah lain yang dianjurkan pada hari Idul Fitri. Di antaranya adalah mandi, berhias, dan mengenakan pakaian terbaik sebagai bentuk penghormatan terhadap hari raya, dengan tetap menjaga kesederhanaan serta menutup aurat sesuai syariat.
Umat Islam juga dianjurkan memperbanyak bacaan takbir sejak malam hingga pelaksanaan salat Idul Fitri sebagai bentuk pengagungan kepada Allah SWT atas nikmat yang diberikan.
Selain itu, mengambil rute berbeda saat berangkat dan pulang dari tempat salat juga menjadi sunah yang dicontohkan Rasulullah SAW, guna memperluas kesempatan bersilaturahmi dengan sesama.
Dengan menjalankan berbagai amalan tersebut, Idul Fitri tidak hanya menjadi momen perayaan, tetapi juga sarana memperkuat nilai ibadah, kebersamaan, serta kepedulian sosial.













