• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Tuesday, January 20, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Metapos
No Result
View All Result
Home Ekbis

Bisnis Asuransi Jiwa Akan Booming di Tahun 2023

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
3 November 2022
in Ekbis
Bisnis Asuransi Jiwa Akan Booming di Tahun 2023
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA,Metapos.id – Bisnis asuransi di dunia diperkirakan akan tumbuh pesat di tahun 2023. Sebabnya, masyarakat dunia mulai menyadari pentingnya proteksi kesehatan dan juga antisipasi terhadap penyakit kritis.

“Bisnis asuransi jiwa akan booming di tahun depan secara global. Akan sangat banyak orang membeli asuransi kesehatan dan penyakit kritis. Ini mengemuka dalam sebuah event global belum lama ini yang saya ikuti m,” ungkap Country Chair MDRT Indonesia 2021-2023, Dedy Setio di sela peluncuran buku Jejak Langkah Para Pemenang – Kumpulan Kisah Sukses 50 Agen Asuransi Jiwa di Jakarta, Kamis 3 November 2022.

Dedy menjelaskan, kesadaran akan pentingnya memiliki polis asuransi kesehatan pribadi dan penyakit kritis meningkat setelah belajar dari pandemi Covid-19. “Saat ini banyak orang terlena dengan asuransi kesehatan dari perusahaan. Tetapi itu hanya 1 sampai 2 tahun saja proteksinya. Sementara asuransi khusus penyakit kritis atau asuransi pribadi, itu diproteksi dengan limit hingga ratusam juta. Ini yang mulai disadari di luar negeri. Kita berharap potensi positif ini juga akan terjadi di Indonesia. Tinggal kita mau ambil peluangnya atau tidak,” jelasnya.

Potensi pertumbuhan bisnis asuransi jiwa ini tentunya diharapkan sejalan dengan tingkat literasi dan inklusi keuangan yang diumumkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mengalami pertumbuhan yang cukup pesat. Sebabnya, dari sektor asuransi, produk-produk asuransi jiwa masih sangat minim di masyarakat. Terlihat dari jumlah polis individu yang baru mencapai 7 persen dari total jumlah penduduk Indonesia. Lantas bagaimana agar penetrasi asuransi jiwa lebih besar lagi?

Miliana Marten, mantan Country Chair MDRT Indonesia di kesempatan yang sama mengungkapkan salah satu solusi dalam mendorong peningkatan penetrasi asuransi jiwa, yakni perbanyak agen asuransi jiwa yang kompeten dalam menawarkan produk asuransi jiwa kepada masyarakat.

“Produk asuransi jiwa itu tidak kelihatan, maka perlu banyak agen yang datang menemui masyarakat untuk menjelaskan kegunannya dan menawarkan produk asuransi. Tentunya agen yang kompeten, profesional, sehingga bisa diterima nasabah,” ungkap Miliana.

Miliana menjelaskan, hingga saat ini memang banyak yang daftar menjadi agen asuransi. Namun, sebanyak 80 persen para agen masih memilih menjadikan profesi agen asuransi sebagai pekerjaan part time. “Ini jadi concern kami. Apalagi jika mereka akhirnya belum bisa berhasil. Maka inilah yang menjadi alasan kami luncurkam buku Jejak Langkah Para Pemenang ini,” pungkas Miliana, yang juga bersama Dedy Setio termasuk dalam 50 narasumber yang berbagi kisah sukses sebagai agen asuransi jiwa dalam buku tersebut.

Didasari oleh keinginan yang kuat dari 50 agen asuransi jiwa yang sukses ini, mereka pun secara sukarela mengumpulkan kisah sukses hingga biaya penulisan dan penerbitan buku. “Karena kami ingin para agen asuransi jiwa yang baru bergabung bisa mengikuti jalan kesuksesan dari para pendahulu yang sudah sukses. Ini tujuannya untuk memajukan industri asuransi jiwa terutama dalam peningkatan jumlah agen asuransi yang akan berimbas kepada peningkatan masyarakat Indonesia yang memiliki polis asuransi jiwa.

“Mengingat dari data yang ada baru sekitar 7% masyarakat Indonesia yang memiliki polis asuransi jiwa dari total jumlah penduduk Indonesia,” ungkap Miliana.

Sementara Dedy menambahkan, jumlah agen asuransi jiwa yang masuk dalam kategori sukses dan berstandar internasional (MDRT) masih sangat minim. Dari total 500 ribu lebih agen yang tersertifikasi AAJI, yang masuk MDRT Indonesia baru 2.600 agen.

“Itu berarti baru 0,4 persen dari total agen asuransi jiwa, dan presentasi terkecil di dunia. Rata-rata agen MDRT di berbagai negara itu 1-3 persen dari total agen. Nah, ini yang menjadi latar belakang kami membuat buku ini agar para agen dan masyarakat bisa melihat peluang dalam bisnis asuransi. Dari menjual produk, agen mendapatkan bonus dari perusahaan, tetapi itu bisa membantu masa depan orang lain, kedua komisi dan bonus untuk kesejahteraannya dan keluarga,” pungkas Dedy menambahkan.

Adapun penyusunan buku “Jejak Langkah Para Pemenang” ini melibatkan para agen asuransi jiwa dari 12 perusahaan asuransi yang telah mencapai kualifikasi MDRT (Million Dollar Raund Table), sebuah standar internasional untuk para agen asuransi jiwa. Kisah suksesnya di industri ini diharapkan bisa menjadi role model bagi agen asuransi lain sehingga bisa memajukan industri asuransi jiwa.

“Bagaimana strugglenya mereka dalam menjalani bisnis ini yaitu menghadapi penolakan day by day, pandangan yang merendahkan terhadap profesi ini hingga dijauhi oleh keluarga dan teman-temannya. Semua fase itu sudah mereka lewati dengan gemilang dan mereka berhasil menjaga kepercayaan para nasabahnya dengan konsisten dan persistennya mereka di bisnis ini. Maka jejak langkah para agen MDRT yang dikisahkan dalam buku ini bisa menjadi inspirasi untuk bisa ditiru dan diaplikasikan dalam kehidupan kita baik di bisnis asuransi maupun kehidupan sehari-hari karena mindset mereka akan sebuah kesuksesan itu sangat nyata termasuk value yang mereka terapkan dalam membantu sesama juga goal-goal mereka yang dilandasi keinginan untuk membahagiakan orang-orang yang dicintainya,” jelas Miliana menambahkan.

Hadir pula dalam peluncuran buku Jejak Langkah Para Pemenang ini perwakilan manajemen dari 12 Perusahaan Asuransi Jiwa, yakni Sunlife Indonesia, Allianz Life Indonesia, Tokio Marine Life Insurance, FWD Insurance, Sequis Life, Manulife Indonesia, Equity Life, AIA Financial, Zurich Topas Life, Prudential, Panin Dai-Ichi Life, dan Generali Indonesia.

Mewakili pihak manajemen perusahaan yang hadir dalam kesempatan peluncuran buku tersebut, Eva dari FWD mengatakan, manajemen perusahaan asuransi jiwa sangat berterima kasih dengan terbitnya buku Jejak Langkah Para Pemenang. “Kami pastinya menyambut dengan gembira. Buku ini adalah 50 kekuatan yang harus segera diangkat, disebarluaskan. Karena para agen akan mendapatkan guidence dari buku ini,” demikian Eva.

Download WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
download udemy paid course for free
download intex firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy paid course free download
Tags: Asuransi jiwaMetapos.id
Rahmat Herlambang

Rahmat Herlambang

Related Posts

Ancaman TBC Belum Reda, 136 Ribu Kematian Terjadi Tiap Tahun di Indonesia

Ancaman TBC Belum Reda, 136 Ribu Kematian Terjadi Tiap Tahun di Indonesia

by Taufik Hidayat
19 January 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan bahwa tuberkulosis (TBC) masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat di...

Korban Kedua Insiden Pesawat ATR di Makassar Ditemukan Meninggal Dunia

Korban Kedua Insiden Pesawat ATR di Makassar Ditemukan Meninggal Dunia

by Taufik Hidayat
19 January 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Tim SAR gabungan kembali menemukan satu korban dalam operasi pencarian pesawat ATR 42-500 yang mengalami kecelakaan di...

Nama Thomas Djiwandono Masuk Daftar Calon Deputi Gubernur BI

Nama Thomas Djiwandono Masuk Daftar Calon Deputi Gubernur BI

by Taufik Hidayat
19 January 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono menjadi sorotan publik setelah Presiden Prabowo Subianto mengusulkannya sebagai calon Deputi Gubernur...

Sekolah Disegel Klaim Ahli Waris, Siswa SD di Pandeglang Tak Bisa Belajar

Sekolah Disegel Klaim Ahli Waris, Siswa SD di Pandeglang Tak Bisa Belajar

by Taufik Hidayat
19 January 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Kegiatan belajar mengajar di SD Negeri Gerendong 1, Pandeglang, Banten, dihentikan sementara menyusul penyegelan area sekolah oleh...

Next Post
Sudah Ada 328 Penyalur BBM Satu Harga hingga Maret 2022

HUT Ke 65, Pertamina Fokus Dalam ESG Demi Bisnis yang Sustainable

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended.

Ini Alasan Jasa Marga Tak Berlakukan One Way Saat Natal dan Tahun Baru

Tarif Tol Jakarta-Cikampek dan Jalan Layang MBZ Bakal Naik

19 February 2024
Perkuat Potensi UMKM, BSI Sediakan 1.000 Sertifikat Halal Lewat Program Selasar

Perkuat Potensi UMKM, BSI Sediakan 1.000 Sertifikat Halal Lewat Program Selasar

8 March 2024

Trending.

Dosen UIM yang Viral Ludahi Kasir Swalayan Akan Disidang Komisi Disiplin

Dosen UIM yang Viral Ludahi Kasir Swalayan Akan Disidang Komisi Disiplin

26 December 2025
Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

13 November 2025
Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

25 October 2025
Tak Ada Izin Pesta Kembang Api pada Malam Tahun Baru 2026

50 Ucapan Tahun Baru 2026 untuk Perusahaan yang Formal, Singkat, dan Berkesan

31 December 2025
Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

12 November 2025
Metapos Media

© 2025 Media Informasi Terkini

Navigasi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2025 Media Informasi Terkini