Metapos.id, Jakarta – Billie Eilish mengungkap bahwa lagu Birds of a Feather nyaris tidak masuk ke dalam albumnya. Penyanyi peraih Grammy tersebut mengaku sempat ingin menghapus lagu itu sebelum akhirnya memutuskan untuk merilisnya kepada publik.
Dalam sebuah wawancara, Billie mengatakan ia sempat meragukan kualitas Birds of a Feather. Keraguan tersebut membuatnya mempertimbangkan untuk mencoret lagu itu dari daftar lagu album sebelum proses perilisan selesai.
Meski demikian, Billie akhirnya memilih mempertahankan lagu tersebut setelah melalui berbagai pertimbangan. Keputusan itu juga didukung oleh proses diskusi kreatif bersama sang kakak sekaligus produser, Finneas.
Setelah dirilis, Birds of a Feather justru mendapat sambutan luar biasa dari pendengar di berbagai negara. Lagu tersebut menjadi salah satu trek paling populer dalam album Hit Me Hard and Soft dan berhasil mendominasi berbagai tangga lagu.
Kesuksesan lagu itu membuat Billie mengaku bersyukur tidak mengikuti keraguannya pada saat proses produksi. Ia menyadari bahwa perasaan tidak yakin terhadap sebuah karya merupakan hal yang sering dialami oleh musisi.
Pengakuan tersebut juga memperlihatkan sisi perfeksionis Billie Eilish dalam menciptakan musik. Ia dikenal selalu melakukan evaluasi berulang untuk memastikan setiap lagu yang dirilis sesuai dengan standar yang diinginkannya.
Cerita di balik Birds of a Feather mendapat perhatian besar dari para penggemar. Banyak yang mengaku terkejut karena lagu yang begitu sukses ternyata hampir tidak pernah dirilis ke publik.
Kini, Birds of a Feather menjadi salah satu lagu paling ikonik dalam perjalanan karier Billie Eilish. Kisah di balik proses pembuatannya menunjukkan bahwa sebuah karya yang sempat diragukan justru dapat berkembang menjadi salah satu pencapaian terbesar seorang musisi.






