• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sunday, March 29, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Metapos
No Result
View All Result
Home Ekbis

BI Rate Naik, Likuiditas Perbankan Dinilai Masih Cukup Memadai

metaposmedia by metaposmedia
30 April 2024
in Ekbis
BI Punya Ruang Kurangi Agresivitas Kenaikan Suku Bunga
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Metapos.id – Bank Indonesia (BI) menilai likuiditas perbankan Nasional masih cukup memadai. Meskipun, terdapat penurunan target pertumbuhan kredit perbankan imbas kenaikan suku bunga acuan BI atau BI-Rate menjadi sebesar 6,25 persen.

Direktur Departemen Kebijakan Makroprudensial Nugroho Joko Prastowo mengatakan likuiditas perbankan secara nasional masih cukup memadai terlihat dari Alat Likuid terhadap Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) mencapai 27 persen.

Menurut Joko permasalahan likuiditas bank yang ketat merupakan permasalahan dari individual bank itu sendiri.

“Istilahnya bukan masalah industri perbankan, tapi beberapa individual bank, jadi ini bisa dilihat dari AL/DPK perbankan itu sangat tinggi masih 27 persen,” ujar Joko dalam diskusi Perkembangan Ekonomi Terkini dan Respon Bauran Kebijakan BI, di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, Minggu, 28 April.

Joko menyampaikan pada saat Covid-19 terdapat perbankan yang tidak menyalurkan kredit dan memilih untuk menyimpan dananya keberbagai instrumen seperti, surat berharga negara (SBN).

Menurut Joko beberapa bank jika membeli SBN dalam jumlah yang banyak, maka bank tidak akan menjual seluruhnya yang akan berimbas pada likuiditas ketat.

“Kalau belinya itu semua SBN sebagian besar dan kemudian gak bisa dijual semua portofolio investasi, sehingga ketika menyalurkan kredit, kreditnya harus mengandalkan DPK,” jelasnya.

Adapun, BI kembali memperluas sektor prioritas Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) dengan menambah likuiditas perbankan sebesar Rp81 triliun pada pertengahan 2024. Sehingga, total insentif yang diberikan menjadi Rp246 triliun.

Selanjutnya, sejalan dengan pertumbuhan kredit yang terus meningkat, tambahan likuiditas dari KLM diprakirakan dapat mencapai Rp115 triliun pada akhir tahun 2024, sehingga total insentif yang diberikan menjadi Rp280 triliun.

Download WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
free download udemy paid course
download redmi firmware
Download Premium WordPress Themes Free
lynda course free download
Tags: Bank IndonesiaLikuiditas perbankanMetapos.id
metaposmedia

metaposmedia

Related Posts

PSSI Awards 2026 Tegaskan Penghargaan untuk Semua Pelaku Sepak Bola Nasional

PSSI Awards 2026 Tegaskan Penghargaan untuk Semua Pelaku Sepak Bola Nasional

by Taufik Hidayat
29 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa PSSI Awards 2026 bukan sekadar acara penghargaan biasa. Ajang ini...

Veda Ega Pratama Tunjukkan Performa Solid, Finis Kualifikasi P4

Veda Ega Pratama Tunjukkan Performa Solid, Finis Kualifikasi P4

by Taufik Hidayat
29 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Pebalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, menunjukkan performa menjanjikan setelah mengamankan posisi start keempat pada kualifikasi Moto3...

10 Negara dengan Skor IQ Tertinggi di Dunia, Indonesia Ada di Peringkat Berapa?

10 Negara dengan Skor IQ Tertinggi di Dunia, Indonesia Ada di Peringkat Berapa?

by Taufik Hidayat
29 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Korea Selatan menempati posisi teratas sebagai negara dengan skor IQ rata-rata tertinggi di dunia dalam laporan Average...

“Penolakan Kapal Iran di Latihan Komodo 2025 Tuai Spekulasi Tekanan Amerika”

“Penolakan Kapal Iran di Latihan Komodo 2025 Tuai Spekulasi Tekanan Amerika”

by Taufik Hidayat
29 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Dugaan penolakan kapal perang Iran dalam latihan maritim internasional Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2025 di Indonesia...

Next Post
Bahlil: RI Terancam Kehilangan Rp1.650 Triliun jika Presiden Selanjutnya Tak Lanjutkan Hilirisasi

Bahlil Optimistis Target Investasi Rp1.650 Triliun Bisa Tercapai di 2024

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended.

RI Bakal Impor 2 Juta Ton Beras, Ini Kata Bapanas

Ini Penyebab Mahal dan Langkanya Beras Menurut Dirut Bulog

13 February 2024
Komisi VII DPR Minta Serapan Anggaran Kementerian ESDM Dimulai November

Komisi VII DPR Minta Serapan Anggaran Kementerian ESDM Dimulai November

7 June 2022

Trending.

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

13 November 2025
Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

12 November 2025
Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

25 October 2025
Ikut NU Saat Puasa, Ikut Muhammadiyah Saat Lebaran—Boleh atau Tidak?

Ikut NU Saat Puasa, Ikut Muhammadiyah Saat Lebaran—Boleh atau Tidak?

20 March 2026
Isu Khamenei Masih Hidup Ramai di Medsos, Ini Penjelasan Faktanya

Isu Khamenei Masih Hidup Ramai di Medsos, Ini Penjelasan Faktanya

6 March 2026
Metapos Media

© 2025 Media Informasi Terkini

Navigasi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2025 Media Informasi Terkini