Friday, July 31, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Bentrok Thailand–Kamboja Meluas, Thailand Berlakukan Jam Malam di Provinsi Trat

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
15 December 2025
in Internasional
Bentrok Thailand–Kamboja Meluas, Thailand Berlakukan Jam Malam di Provinsi Trat

Metapos.id, Jakarta — Pemerintah Thailand memberlakukan jam malam di sejumlah distrik di Provinsi Trat, wilayah tenggara negara itu, menyusul meluasnya bentrokan bersenjata dengan Kamboja hingga ke kawasan pesisir perbatasan yang disengketakan.

Mengutip laporan Reuters, kebijakan jam malam diumumkan pada Minggu (14/12/2025). Thailand dan Kamboja tercatat beberapa kali terlibat kontak senjata sepanjang tahun ini, setelah seorang tentara Kamboja tewas dalam bentrokan pada Mei lalu.

BACA JUGA

Yuri SNSD Resmi Tinggalkan SM Entertainment Setelah 19 Tahun

Ben Affleck Menang Rp18 Miliar di Who Wants to Be a Millionaire

Juru bicara Kementerian Pertahanan Thailand, Laksamana Muda Surasant Kongsiri, mengatakan bentrokan masih terus terjadi meski Kamboja kembali menyatakan keterbukaannya terhadap gencatan senjata pada Sabtu.

Thailand menyatakan terbuka terhadap penyelesaian diplomatik, namun menegaskan bahwa Kamboja harus menghentikan serangan terlebih dahulu sebelum perundingan dapat dilakukan.

Pada Sabtu (13/12), militer Thailand menyatakan telah menghancurkan sebuah jembatan yang disebut digunakan oleh Kamboja untuk mengirimkan senjata berat dan peralatan militer ke wilayah perbatasan. Thailand juga melancarkan operasi militer yang menargetkan artileri di Provinsi Koh Kong, Kamboja.

Jam malam diberlakukan di lima distrik di Provinsi Trat yang berbatasan langsung dengan Koh Kong, namun tidak mencakup kawasan wisata seperti Pulau Koh Chang dan Koh Kood. Sebelumnya, jam malam juga telah diterapkan di Provinsi Sa Kaeo di Thailand bagian timur dan masih berlaku hingga saat ini.

Sejak Senin lalu, kedua negara terlibat baku tembak menggunakan senjata berat di beberapa titik sepanjang perbatasan darat mereka yang membentang sekitar 817 kilometer. Bentrokan ini disebut sebagai yang paling sengit sejak konflik selama lima hari pada Juli lalu, yang saat itu berakhir melalui mediasi Amerika Serikat dan Malaysia.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan telah berbicara dengan Perdana Menteri sementara Thailand Anutin Charnvirakul dan Perdana Menteri Kamboja Hun Manet pada Jumat. Menurut Trump, kedua pihak sepakat untuk menghentikan seluruh aksi penembakan.

Tags: Bentrokkontak senjatameluasMetapos.idsengketaSurasant KongsiriThailand Kamboja
Previous Post

Prabowo Gelar Rapat Kabinet di Hambalang, Bahas Percepatan Penanganan Banjir Sumatera dan Kesiapan Nataru

Next Post

Menjelang Publikasi Dokumen Epstein, Publik AS Ramai Menilai Trump Mengetahui Dugaan Kejahatan

Related Posts

Yuri SNSD Resmi Tinggalkan SM Entertainment Setelah 19 Tahun
Internasional

Yuri SNSD Resmi Tinggalkan SM Entertainment Setelah 19 Tahun

31 July 2026
Ben Affleck Menang Rp18 Miliar di Who Wants to Be a Millionaire
Internasional

Ben Affleck Menang Rp18 Miliar di Who Wants to Be a Millionaire

31 July 2026
Hubungan Pangeran William dan Raja Charles Dikabarkan Tak Harmonis
Internasional

Hubungan Pangeran William dan Raja Charles Dikabarkan Tak Harmonis

31 July 2026
Usai BTS Boikot Grammy 2027, Video Butter Mendadak Menghilang
Internasional

Usai BTS Boikot Grammy 2027, Video Butter Mendadak Menghilang

31 July 2026
5 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Menonton Spider-Man: Brand New Day
Internasional

5 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Menonton Spider-Man: Brand New Day

31 July 2026
AS tak dukung Reza Pahlavi
Internasional

Mengapa AS Tak Mendukung Reza Pahlavi Memimpin Iran?

30 July 2026
Next Post
Menjelang Publikasi Dokumen Epstein, Publik AS Ramai Menilai Trump Mengetahui Dugaan Kejahatan

Menjelang Publikasi Dokumen Epstein, Publik AS Ramai Menilai Trump Mengetahui Dugaan Kejahatan

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini