Metapos.id, Jakarta – Nama Bad Bunny kembali menjadi sorotan industri musik global berkat kesuksesan lagu DtMF. Single berbahasa Spanyol tersebut berhasil kembali menduduki posisi puncak chart musik mingguan setelah sempat turun dari peringkat teratas.
Popularitas DtMF terlihat dari jumlah pemutarannya yang sangat tinggi di Spotify. Lagu tersebut tercatat memperoleh lebih dari 14 juta streaming per hari di Top 50 Global Spotify dan menjadi salah satu lagu paling dominan saat ini.
Keberhasilan itu semakin istimewa karena posisi kedua dan ketiga chart global juga ditempati lagu Bad Bunny. Dua lagu lain, BAILE INoLVIDABLE dan NUEVAYoL, ikut menunjukkan dominasi sang musisi Puerto Rico di tangga musik internasional.
DtMF merupakan singel dari album Debí Tirar Más Fotos yang dirilis pada awal 2025. Lagu tersebut mengangkat tema nostalgia dan penyesalan karena tidak cukup mengabadikan momen bersama orang-orang terdekat.
Popularitas DtMF juga meluas ke media sosial, khususnya TikTok. Banyak pengguna menggunakan lagu tersebut untuk mengenang keluarga, sahabat, hingga orang tercinta melalui kumpulan foto dan video kenangan.
Kesuksesan Bad Bunny tidak berhenti di tangga lagu saja. Musisi berusia 31 tahun itu juga mencetak sejarah sebagai artis Latin pertama yang memenangkan Album of the Year di Grammy Awards 2026 melalui Debí Tirar Más Fotos.
Pencapaian tersebut semakin memperkuat pengaruh musik Latin di pasar global. Bad Bunny bahkan berhasil mengungguli sejumlah nama besar dunia musik dan membawa album berbahasa Spanyol meraih penghargaan paling prestisius tersebut.
Dengan performa chart yang terus kuat dan sederet rekor baru yang tercipta, Bad Bunny menunjukkan bahwa popularitasnya masih berada di puncak. DtMF pun menjadi salah satu lagu paling berpengaruh dalam perjalanan kariernya sekaligus fenomena global sepanjang 2026.







