Metapos.id, Jakarta — Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan gagasan kontroversial terkait penamaan wilayah geografis. Kali ini, ia mengusulkan agar Samudra Atlantik dan Samudra Pasifik diubah namanya menjadi Samudra Trump.
gagasan tersebut disampaikan Trump saat menghadiri kampanye Partai Republik di Tennessee, Sabtu (10/10) waktu setempat. Pernyataan itu muncul menjelang pemilihan sela di Amerika Serikat”, dikutip dari berbagai sumber, Selasa (13/10/2025).
Dalam pidatonya, Trump menyinggung sejumlah perubahan nama geografis yang sebelumnya ia gagas. Di antaranya, Teluk Meksiko yang diubah menjadi Teluk Amerika serta usulan mengganti nama Danau Ontario menjadi Danau Amerika.
“Kita memiliki Teluk Meksiko, dan suatu hari, orang-orang mengira saya bercanda, saya berkata, ‘Tahukah Anda, menurut saya, kita sebaiknya menamainya Teluk Amerika, bukan?’ Saya memutuskan bahwa Danau Ontario sebaiknya diganti namanya menjadi Danau Amerika,” kata Trump dalam pidatonya.
Trump juga menanggapi usulan mengenai perubahan nama sungai. Namun, ia menyatakan tidak ingin mengganti nama Sungai Hudson karena menghargai jasa penjelajah Inggris, Henry Hudson, yang menyusuri sungai tersebut pada 1609.
“Kita punya Teluk, kita punya danau yang indah, dan sekarang ada yang mengatakan ‘Anda butuh sungai’, jadi saya tidak ingin mengubah nama Sungai Hudson. Henry Hudson, dia melakukan pekerjaan hebat saat berlayar menyusuri sungai itu dulu sekali,” ucapnya.
Gagasan mengganti nama dua samudra tersebut menambah daftar pernyataan Trump mengenai perubahan nama geografis. Usulan itu disampaikan dalam rangkaian kegiatan politiknya menjelang pemilu sela AS.






