• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Tuesday, March 31, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Metapos
No Result
View All Result
Home Internasional

AS Izinkan Samsung dan SK Hynix Kirim Peralatan Chip ke China hingga 2026

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
30 December 2025
in Internasional
Anthony Joshua Selamat dari Kecelakaan Maut di Nigeria, Dua Pelatih Tewas
Share on FacebookShare on Twitter

Metapos.id, Jakarta – Pemerintah Amerika Serikat memberikan persetujuan tahunan kepada Samsung Electronics dan SK Hynix untuk mengirimkan peralatan manufaktur semikonduktor ke fasilitas mereka di China hingga tahun 2026. Kebijakan ini diketahui dari dua sumber yang memahami keputusan tersebut dan disampaikan pada Selasa.

 

Izin tersebut menjadi kelonggaran sementara di tengah pengetatan kebijakan ekspor teknologi yang sebelumnya dilakukan Washington. Pemerintah AS kini menerapkan sistem persetujuan tahunan, di mana perusahaan harus mengajukan izin secara berkala untuk dapat mengimpor peralatan produksi chip buatan Amerika ke China.

 

Sebelumnya, Samsung, SK Hynix, serta Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC) menikmati status khusus sebagai validated end user yang memungkinkan mereka mengirim peralatan tanpa lisensi tambahan. Namun, fasilitas tersebut akan berakhir pada 31 Desember, sehingga setiap pengiriman setelah itu wajib disertai izin ekspor.

 

Samsung dan SK Hynix belum memberikan komentar terkait kebijakan terbaru ini, sementara TSMC juga belum merespons hingga laporan ini diterbitkan. Departemen Perdagangan AS pun belum memberikan pernyataan resmi di luar jam kerja.

 

Kebijakan ini sejalan dengan langkah pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang tengah mengevaluasi ulang aturan pengendalian ekspor teknologi. Pemerintah AS menilai kebijakan sebelumnya terlalu longgar dan berpotensi memberi akses China terhadap teknologi canggih asal Amerika.

 

China merupakan salah satu basis produksi utama bagi Samsung Electronics, produsen chip memori terbesar dunia, dan SK Hynix sebagai pemain besar kedua di industri tersebut. Di negara itu, kedua perusahaan terutama memproduksi chip memori konvensional yang permintaannya terus meningkat, seiring berkembangnya pusat data kecerdasan buatan dan keterbatasan pasokan global.

Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
online free course
download lava firmware
Download Premium WordPress Themes Free
free online course
Tags: Amerika SerikatMetapos.idperalatan manufaktur semikonduktorSamsung ElectronicsSK Hynix
Desti Dwi Natasya

Desti Dwi Natasya

Related Posts

Hasil Final FIFA Series 2026: Indonesia Kalah Tipis 0-1 dari Bulgaria

Hasil Final FIFA Series 2026: Indonesia Kalah Tipis 0-1 dari Bulgaria

by Taufik Hidayat
30 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Bulgaria setelah kalah tipis 0-1 pada final FIFA Series 2026 yang berlangsung...

Prabowo Saksikan 11 Kerja Sama Ekonomi RI–Jepang Rp 401 Triliun di Tokyo

Prabowo Saksikan 11 Kerja Sama Ekonomi RI–Jepang Rp 401 Triliun di Tokyo

by Taufik Hidayat
30 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menghadiri Forum Bisnis Indonesia–Jepang yang berlangsung di Tokyo, Senin (30/3/2026), sekaligus menyaksikan penandatanganan 11...

Empat Tips Hadapi Waiting Period Asuransi Kesehatan agar Tetap Aman Finansial

Empat Tips Hadapi Waiting Period Asuransi Kesehatan agar Tetap Aman Finansial

by Desti Dwi Natasya
30 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Di tengah meningkatnya biaya layanan medis, pemahaman terhadap produk asuransi kesehatan menjadi hal penting bagi masyarakat. Selain...

Pasukan AS di Timur Tengah Capai Lebih dari 50.000 Personel

Pasukan AS di Timur Tengah Capai Lebih dari 50.000 Personel

by Taufik Hidayat
30 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Jumlah personel militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah dilaporkan telah melampaui 50.000 orang, setelah adanya penambahan...

Next Post
Prediksi Manchester United vs Wolves: Peluang Kemenangan MU Tembus 69,8 Persen

Prediksi Manchester United vs Wolves: Peluang Kemenangan MU Tembus 69,8 Persen

Recommended.

Madurasa Luncurkan Inovasi Jahe Merah Lemon, Sensasi Hangat dan Segar untuk Hidup Sehat

Madurasa Luncurkan Inovasi Jahe Merah Lemon, Sensasi Hangat dan Segar untuk Hidup Sehat

13 September 2025
Tingkatkan Skala Ekonomi, Petani dan Nelayan Didorong Berkoperasi

Tingkatkan Skala Ekonomi, Petani dan Nelayan Didorong Berkoperasi

6 July 2023

Trending.

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

13 November 2025
Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

12 November 2025
Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

25 October 2025
Ikut NU Saat Puasa, Ikut Muhammadiyah Saat Lebaran—Boleh atau Tidak?

Ikut NU Saat Puasa, Ikut Muhammadiyah Saat Lebaran—Boleh atau Tidak?

20 March 2026
Penukaran Uang Baru Ramadan Sudah Bisa Dilakukan Mulai 20 Maret

Penukaran Uang Baru Ramadan Sudah Bisa Dilakukan Mulai 20 Maret

16 March 2023
Metapos Media

© 2025 Media Informasi Terkini

Navigasi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2025 Media Informasi Terkini