Metapos id, Jakarta – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mencatat bahwa periode 16 hingga 20 Maret 2026 menjadi waktu yang paling banyak dipilih masyarakat untuk melakukan perjalanan mudik Lebaran menggunakan kereta api dari Jakarta.
Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan bahwa berdasarkan data pemesanan tiket, puncak arus keberangkatan pemudik diperkirakan terjadi pada 18 Maret 2026. Setelah tanggal tersebut, tingkat keberangkatan tinggi juga diprediksi terjadi pada 19 Maret, 20 Maret, 17 Maret, dan 16 Maret.
Adapun sejumlah kota yang menjadi tujuan favorit para pemudik meliputi Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Purwokerto, Bandung, hingga Jember.
Hingga saat ini, jumlah pemesanan tiket kereta api untuk periode 11 Maret sampai 1 April 2026 telah mencapai lebih dari 681 ribu tiket, atau sekitar 63 persen dari total kapasitas yang telah disediakan.
Selama masa angkutan Lebaran yang berlangsung selama 22 hari, KAI menyiapkan lebih dari 1.076.000 kursi guna memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat yang hendak pulang ke kampung halaman.
Meskipun beberapa tanggal telah menjadi favorit pemudik, pihak KAI memastikan bahwa tiket kereta api pada masa angkutan Lebaran masih tersedia dalam jumlah yang cukup, sehingga masyarakat masih memiliki kesempatan untuk melakukan pemesanan.
Sebagai langkah antisipasi terhadap lonjakan penumpang, KAI juga menyiapkan perjalanan kereta tambahan, yakni 12 perjalanan tambahan dari Stasiun Gambir serta 7 perjalanan tambahan dari Stasiun Pasar Senen. Selain itu, tersedia pula program kereta motor gratis yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.














