• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Friday, January 16, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Metapos
No Result
View All Result
Home Ekbis

AQUA Kembali Raih PROPER HIJAU dan EMAS atas Komitmen Pengelolaan Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat

Aulia Fitrie by Aulia Fitrie
11 March 2025
in Ekbis
AQUA Kembali Raih PROPER HIJAU dan EMAS atas Komitmen Pengelolaan Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Metapos.id – AQUA kembali meraih penghargaan berupa satu peringkat Emas dan sembilan peringkat Hijau dalam penghargaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan

dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) 2024 yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH). Penghargaan ini diberikan kepada AQUA atas upayanya yang dinilai
konsisten dalam pengelolaan lingkungan dan pengembangan masyarakat secara berkelanjutan.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, dalam acara penganugerahan PROPER pada akhir Februari lalu di Jakarta.
Hanif Faisol menyatakan bahwa PROPER bertujuan untuk mendorong kinerja serta inovasi perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup. Ia menekankan bahwa PROPER telah berperan dalam meningkatkan kepatuhan industri terhadap regulasi lingkungan serta mendorong penerapan praktik bisnis berkelanjutan.

“Penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kinerja lingkungan serta menjadi contoh bagi industri yang lain,” kata Hanif Faisol.

PROPER merupakan program pemeringkatan yang diberikan kepada perusahaan yang dinilai
mendukung prinsip keberlanjutan lingkungan. Peringkat Emas, yang merupakan penghargaan tertinggi, diberikan kepada perusahaan yang secara konsisten menjalankan bisnis dengan prinsip keberlanjutan. Sementara, peringkat Hijau diberikan kepada perusahaan yang melampaui
kepatuhan terhadap peraturan lingkungan.

Artinya, perusahaan tidak hanya mematuhi standar dasar tetapi juga berinovasi, melakukan efisiensi dan konservasi energi, serta berkontribusi positif terhadap lingkungan.Tahun 2024, sebanyak 4.495 perusahaan berpartisipasi pada penghargaan PROPER.

AQUA menjadi satu-satunya perusahaan Fast Moving Consumer Goods (FMCG) yang meraih peringkat Emas pada penghargaan PROPER selama tujuh tahun berturut-turut, serta berhasil meraih 9 peringkat Hijau.


Karyanto Wibowo, Senior Director Public Affairs and Sustainability Danone Indonesia menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan bukti nyata dari komitmen keberlanjutan yang
tercermin dalam Danone Impact Journey (DIJ). “Kami berterima kasih atas apresiasi yang diberikan kepada AQUA. Kami percaya bahwa setiap individu memiliki tanggung jawab besar terhadap alam

dan komunitas. Kami berkomitmen untuk dapat mengembalikan lebih banyak air ke alam dan masyarakat daripada yang kami gunakan. Inisiatif yang kami lakukan ini melibatkan pengelolaan sumber daya air secara terpadu dari hulu ke hilir, dan membantu memperkuat tata kelola air lokal.

Inisiatif ini juga mendukung pemberdayaan komunitas lokal dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” terang Karyanto.Pada kesempatan yang sama, Karyanto Wibowo juga dianugerahi penghargaan Green Leadership Madya Awards 2024, yang diberikan kepada pemimpin perusahaan yang memiliki kepemimpinan kuat dalam mendorong kebijakan dan implementasi inovasi lingkungan yang berkelanjutan.

Kontribusi Pengelolaan DAS Terintegrasi dalam Membangun Ketahanan Pangan
Karyanto menjelaskan inisiatif AQUA pada pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) terintegrasi dari hulu ke hilir telah berhasil mendapatkan peringkat PROPER Emas. Inisiatif ini memiliki tiga pilar
utama: melindungi Daerah Aliran Sungai (DAS), meningkatkan efisiensi dan sirkularitas air dalam operasional, serta memperluas akses air bersih dan sanitasi bagi masyarakat.

“Indonesia sebagai negara agraris, menghadapi tantangan dalam menjaga ketahanan pangan nasional karena menurunnya produktivitas dan hasil panen. Hal ini disebabkan oleh berkurangnya luas lahan pertanian akibat konversi untuk perumahan, industri, dan infrastruktur, serta bergesernya waktu tanam akibat fenomena cuaca ekstrem.

Selain itu, tata kelola irigasi yang belum
optimal dan pengelolaan sumber daya air yang tidak seimbang turut memperburuk masalah ini.Untuk mengatasi tantangan ini, diperlukan kolaborasi multipihak, termasuk oleh perusahaan,” kata
Karyanto.

Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
udemy free download
download samsung firmware
Free Download WordPress Themes
udemy course download free
Tags: AquaMetapos.idProper hijau dan emas
Aulia Fitrie

Aulia Fitrie

Related Posts

Rossi Pasang Target Tinggi: VR46 Harus Kembali Menang di MotoGP 2026

Rossi Pasang Target Tinggi: VR46 Harus Kembali Menang di MotoGP 2026

by Taufik Hidayat
16 January 2026
0

Metapos.id, Jakarta - VR46 Racing Team bersiap menatap MotoGP 2026 dengan ambisi besar. Valentino Rossi selaku pemilik tim menegaskan keinginannya...

Kapolri Ungkap 101 Atlet SEA Games Tertarik Bergabung dengan Polri

Kapolri Ungkap 101 Atlet SEA Games Tertarik Bergabung dengan Polri

by Taufik Hidayat
16 January 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa sebanyak 101 atlet peraih medali SEA...

Yusril Sebut Pilkada Melalui DPRD Sah Secara Konstitusi dan Mudah Diawasi

Yusril Sebut Pilkada Melalui DPRD Sah Secara Konstitusi dan Mudah Diawasi

by Taufik Hidayat
15 January 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menegaskan bahwa sistem pemilihan...

Polisi Telusuri Sumber Gas Beracun di Tambang Emas Antam Pongkor

Polisi Telusuri Sumber Gas Beracun di Tambang Emas Antam Pongkor

by Taufik Hidayat
15 January 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Kepolisian Resor (Polres) Bogor masih menyelidiki kemunculan gas beracun di area tambang emas PT Aneka Tambang (Antam)...

Next Post
ICHITAN Bagikan Ribuan Signature Choco Gratis di Gen On Track Live 2025

ICHITAN Bagikan Ribuan Signature Choco Gratis di Gen On Track Live 2025

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended.

Jokowi Restui Hutama Karya Dapat PMN Rp23,85 Triliun

Jokowi Sebut Belanja Furnitur Pemerintah dan BUMN Banyak Diisi Produk Impor

14 September 2023
Kemenkop UKM Gandeng BPS Perkuat Pendataan Koperasi dan UMKM

Menkop UKM Apresiasi Langkah TikTok Shop Tutup Layanan Transaksi Jual Beli

4 October 2023

Trending.

Dosen UIM yang Viral Ludahi Kasir Swalayan Akan Disidang Komisi Disiplin

Dosen UIM yang Viral Ludahi Kasir Swalayan Akan Disidang Komisi Disiplin

26 December 2025
BBC Tetapkan Pulau Komodo sebagai Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026

BBC Tetapkan Pulau Komodo sebagai Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026

14 December 2025
Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

13 November 2025
Tak Ada Izin Pesta Kembang Api pada Malam Tahun Baru 2026

50 Ucapan Tahun Baru 2026 untuk Perusahaan yang Formal, Singkat, dan Berkesan

31 December 2025
Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

25 October 2025
Metapos Media

© 2025 Media Informasi Terkini

Navigasi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2025 Media Informasi Terkini