Monday, July 13, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Apa Itu Narkolepsi? Kenali Gangguan Tidur yang Sebabkan Kantuk Berlebihan

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
4 July 2026
in Lifestyle & Health
Rumor Harry Potter Season 2 Delay, HBO Dikabarkan Siapkan Pergantian Cast

Metapos.id, Jakarta – Apa itu narkolepsi? Narkolepsi adalah gangguan tidur kronis yang menyebabkan penderitanya mengalami rasa kantuk berlebihan pada siang hari hingga dapat tertidur secara tiba-tiba. Kondisi ini terjadi akibat gangguan pada sistem saraf yang mengatur siklus tidur dan bangun sehingga aktivitas sehari-hari dapat terganggu.  

Gejala utama narkolepsi adalah rasa kantuk yang sulit dikendalikan meski seseorang telah tidur cukup pada malam hari. Penderita juga dapat mengalami serangan tidur mendadak ketika bekerja, belajar, berbicara, bahkan saat sedang makan.  

BACA JUGA

Cretin Family Resmi Dibentuk, Satukan Billie Joe Armstrong hingga Travis Barker

Mengenal Sam Neill, Aktor Alan Grant yang Telah Bintangi 150 Film

Selain kantuk berlebihan, sebagian penderita mengalami katapleksi atau kelemahan otot secara tiba-tiba yang dipicu emosi seperti tertawa, marah, atau terkejut. Gejala lain yang dapat muncul adalah kelumpuhan saat tidur (sleep paralysis) dan halusinasi ketika hendak tidur atau baru terbangun.  

Penyebab pasti narkolepsi belum diketahui, tetapi kondisi ini diduga berkaitan dengan rendahnya kadar hipokretin atau oreksin di otak. Penurunan zat tersebut diyakini dapat dipicu oleh gangguan autoimun, faktor genetik, maupun kerusakan pada bagian otak tertentu.  

Narkolepsi umumnya mulai muncul pada masa remaja hingga dewasa muda, meski dapat terjadi pada usia berapa pun. Penyakit ini bersifat kronis sehingga belum dapat disembuhkan sepenuhnya, namun gejalanya dapat dikendalikan dengan penanganan yang tepat.  

Dokter biasanya menegakkan diagnosis melalui wawancara medis, pemeriksaan riwayat tidur, serta tes seperti polisomnografi dan multiple sleep latency test (MSLT). Pemeriksaan tersebut membantu membedakan narkolepsi dari gangguan tidur lain yang memiliki gejala serupa.  

Penanganan narkolepsi dapat berupa pemberian obat untuk mengurangi rasa kantuk dan mengendalikan gejala lainnya. Selain itu, penderita dianjurkan menerapkan pola tidur yang teratur, tidur siang singkat sesuai jadwal, serta menghindari aktivitas berisiko seperti mengemudi ketika mengantuk.  

Memahami apa itu narkolepsi penting agar gejalanya dapat dikenali sejak dini dan tidak dianggap sebagai rasa lelah biasa. Dengan diagnosis dan terapi yang tepat, penderita tetap dapat menjalani aktivitas sehari-hari secara lebih aman dan produktif.  m

Tags: apa itu narkolepsigangguan tidurgejala narkolepsiHeadlinekantuk berlebihankesehatan tidurMetapos.idnarkolepsi
Previous Post

Bus Jatuh ke Jurang di Pakistan, Sedikitnya 40 Orang Tewas

Next Post

Tanjung Verde Beri Perlawanan Sengit, Argentina Baru Menang Berkat Gol Bunuh Diri

Related Posts

Cretin Family Resmi Dibentuk, Satukan Billie Joe Armstrong hingga Travis Barker
Lifestyle & Health

Cretin Family Resmi Dibentuk, Satukan Billie Joe Armstrong hingga Travis Barker

13 July 2026
Mengenal Sam Neill, Aktor Alan Grant yang Telah Bintangi 150 Film
Lifestyle & Health

Mengenal Sam Neill, Aktor Alan Grant yang Telah Bintangi 150 Film

13 July 2026
Karina aespa Bagikan Kisah Manis Sang Ayah yang Selalu Ingin Menjemputnya
Lifestyle & Health

Karina aespa Bagikan Kisah Manis Sang Ayah yang Selalu Ingin Menjemputnya

13 July 2026
Leader ZEROBASEONE, Sung Hanbin Donasikan 100 Juta Won untuk Anak-anak
Lifestyle & Health

Leader ZEROBASEONE, Sung Hanbin Donasikan 100 Juta Won untuk Anak-anak

13 July 2026
BYD Racco Resmi Meluncur di Jepang, Mobil Listrik Mungil Tempuh 320 Km
Lifestyle & Health

Song Hye Kyo Pilih Agensi Baru Usai Tinggalkan UAA Setelah 14 Tahun

13 July 2026
BYD Racco Resmi Meluncur di Jepang, Mobil Listrik Mungil Tempuh 320 Km
Lifestyle & Health

SEVENTEEN Resmi Perpanjang Kontrak Grup dengan PLEDIS untuk Kedua Kalinya

13 July 2026
Next Post
Tanjung Verde Beri Perlawanan Sengit, Argentina Baru Menang Berkat Gol Bunuh Diri

Tanjung Verde Beri Perlawanan Sengit, Argentina Baru Menang Berkat Gol Bunuh Diri

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini