• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Monday, March 16, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Metapos
No Result
View All Result
Home Nasional

Antisipasi Dampak Konflik Dunia, Pemerintah Pertimbangkan WFH bagi ASN

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
16 March 2026
in Nasional
Antisipasi Dampak Konflik Dunia, Pemerintah Pertimbangkan WFH bagi ASN
Share on FacebookShare on Twitter

Metapos.id, Jakarta – Pemerintah mulai mengkaji sejumlah langkah penghematan anggaran menyusul meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah. Konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran dikhawatirkan memberi dampak pada lonjakan harga energi dunia, termasuk minyak.

Untuk mengantisipasi kemungkinan tersebut, pemerintah mempertimbangkan beberapa skema efisiensi, salah satunya dengan menerapkan sistem kerja work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Langkah ini dinilai dapat membantu menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) yang selama ini banyak digunakan untuk aktivitas perjalanan pegawai menuju kantor.

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, menjelaskan bahwa gagasan WFH bagi ASN muncul sebagai upaya untuk mengurangi penggunaan energi, khususnya BBM, jika harga energi global terus meningkat akibat situasi konflik yang belum mereda.

Ia menilai kemacetan di kota besar seperti Jakarta juga menjadi salah satu faktor yang menyebabkan pemborosan bahan bakar.

Menurutnya, pembatasan aktivitas kerja di kantor dapat menjadi solusi untuk mengurangi penggunaan BBM sekaligus membantu mengurai kepadatan lalu lintas di perkotaan. Meski demikian, Muhaimin menegaskan bahwa wacana tersebut masih berupa usulan dan belum diputuskan sebagai kebijakan resmi pemerintah.

Saat ini, usulan tersebut sedang dikaji oleh kementerian terkait, termasuk Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi yang memiliki kewenangan dalam pengaturan sistem kerja ASN.

Pemerintah akan menelaah berbagai pertimbangan, mulai dari efektivitas kinerja hingga dampaknya terhadap pelayanan publik sebelum menetapkan kebijakan.

Selain wacana penerapan WFH, pemerintah juga mengimbau instansi pemerintahan untuk mulai melakukan penghematan energi di lingkungan kantor. Salah satu langkah yang disarankan adalah membatasi penggunaan listrik yang tidak diperlukan, termasuk penggunaan pendingin ruangan secara berlebihan, sebagai bagian dari upaya efisiensi energi nasional.

Tags: ASNBBMIran Israel AmerikaKonflik timur tengahlonjakanmempertimbangkanMetapos.idMuhaimin IskandarWfh
Taufik Hidayat

Taufik Hidayat

Related Posts

Bukan Muslim, Ronaldo Tetap Jalani Puasa Ramadan di Arab Saudi

Belanda Jadi Importir Terbesar Minyak Amerika, Indonesia Peringkat 18

by Desti Dwi Natasya
16 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Amerika Serikat semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu eksportir energi terbesar di dunia. Sepanjang 2025, hampir 4...

Platform Kopra by Mandiri Kembali Raih Penghargaan Trade Finance Terbaik di Indonesia 2026

Platform Kopra by Mandiri Kembali Raih Penghargaan Trade Finance Terbaik di Indonesia 2026

by Desti Dwi Natasya
16 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Bank Mandiri terus memperkuat perannya dalam mendukung ekosistem bisnis nasional melalui pengembangan platform digital bagi pelaku usaha....

Muhammadiyah Umumkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026

Muhammadiyah Umumkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026

by Taufik Hidayat
16 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Muhammadiyah menetapkan Hari Raya Idulfitri atau 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Penetapan...

Kasus Penyiraman Andrie Yunus, Komisi III DPR Tegaskan Korban Berhak atas Perlindungan Hukum

iPhone 18 Pro Diprediksi Meluncur Akhir 2026, Ini Spesifikasi dan Perkiraan Harganya

by Desti Dwi Natasya
16 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta – iPhone 18 Pro disebut-sebut akan menjadi salah satu perangkat terbaru yang diluncurkan oleh Apple pada akhir 2026....

Next Post
Polisi Ungkap Empat Terduga Pelaku Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

Polisi Ungkap Empat Terduga Pelaku Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

Recommended.

Resmi Tersertifikasi ISCC untuk Produk Berkelanjutan, Chandra Asri Siap Hasilkan Produk Berbasis Bio

Chandra Asri Group dan INALUM Menjalin Kerja Sama untuk Mendukung Hilirisasi Aluminium dan Percepatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

29 October 2023
Kemenko Perekonomian: Penambahan Koordinasi Kementerian Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Kemenko Perekonomian: Penambahan Koordinasi Kementerian Dorong Pertumbuhan Ekonomi

22 October 2024

Trending.

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

13 November 2025
Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

25 October 2025
Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

12 November 2025
Isu Khamenei Masih Hidup Ramai di Medsos, Ini Penjelasan Faktanya

Isu Khamenei Masih Hidup Ramai di Medsos, Ini Penjelasan Faktanya

6 March 2026
Siapa Esmail Qaani? Jenderal Iran yang Dituding Pengkhianat di Lingkaran Khamenei

Siapa Esmail Qaani? Jenderal Iran yang Dituding Pengkhianat di Lingkaran Khamenei

5 March 2026
Metapos Media

© 2025 Media Informasi Terkini

Navigasi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2025 Media Informasi Terkini