Sunday, May 3, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Ekonomi Tumbuh Tinggi tapi Sri Mulyani Malah Khawatir, Kenapa?

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
9 May 2023
in Ekbis
Sri Mulyani Kucurkan Rp14 Triliun ke KPU dan Rp5,5 Triliun ke Bawaslu untuk Biaya Pemilu 2024

JAKARTA,Metapos.id – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyambut baik pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal I 2023 yang berhasil menembus 5,03 persen year on year (yoy). Menurut dia, capaian tersebut melebihi ekspektasi pemerintah untuk tiga bulan pertama tahun ini.

Sejalan dengan hal tersebut, Menkeu memilih untuk tidak terlena dengan hasil positif yang didapat menyusul kondisi yang “sedang tidak baik-baik saja”.

BACA JUGA

Industri Asuransi Syariah Tumbuh, Prudential Syariah Kuasai Pangsa Pasar

Perkuat Pasar Keuangan, IDClear Soroti Peran Infrastruktur di Forum Global 2026

“Kinerja ekonomi global adalah salah satu risiko yang harus diwaspadai karena saat ini berada dalam siklus melemah, sedangkan kita (Indonesia) masih menguat dan ini yang harus dijaga,” ujarnya dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Jakarta, Senin, 8 Mei.

Menkeu menjelaskan pelemahan ekonomi dunia dipastikan memberikan rambatan tersendiri bagi perekonomian di dalam negeri.

“Ekspor kita nanti akan terkena, angka komoditas juga akan terkena, impor juga akan terpengaruh. Lalu, investasi pasti berpengaruh. Hal-hal ini akan dikaitkan dengan risiko keduanya, yaitu inflasi. Meski di negara maju sudah mulai turun namun masih cenderung berada di level atas,” tuturnya.

Menurut Menkeu, berdasarkan pertemuan dengan para pemimpin ekonomi dunia belakangan ini, didapati bahwa bank sentral negara maju masih khawatir dengan laju inflasi umum dan inflasi inti yang belum melandai ke level normal.

“Itu artinya mereka masih akan menetapkan suku bunga tinggi dan membuat potensi pelemahan ekonomi dunia masih akan terjadi di satu atau dua kuartal ke depan,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut bendahara negara menyampaikan pula jika outlook pertumbuhan ekonomi dunia pada tahun ini diperkirakan hanya 2,8 persen dari sebelumnya 3,4 persen di 2022.

Anomali justru terjadi pada Indonesia dengan revisi ke atas dari 4,8 persen menjadi 5,0 persen di 2023. Sinyal positif ini berlanjut dengan perkiraan 5,1 pesen untuk 2024. Demikian ramalan versi Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF).

Adapun, pemerintah sendiri mematok angka pertumbuhan ekonomi 2023 sebesar 4,5 persen hingga 5,3 persen dengan potensi bias ke atas.

Tags: Ekonomi tumbuhMenteri keuanganMetapos.idSri Mulyani
Previous Post

Resmi IPO, PT MPX Logistics International Tbk. (MPXL) Mengalami Oversubscribe 41,5 kali

Next Post

Industri Hulu Migas Hasilkan sekitar Rp700 Triliun untuk Negara

Related Posts

Industri Asuransi Syariah Tumbuh, Prudential Syariah Kuasai Pangsa Pasar
Ekbis

Industri Asuransi Syariah Tumbuh, Prudential Syariah Kuasai Pangsa Pasar

30 April 2026
Perkuat Pasar Keuangan, IDClear Soroti Peran Infrastruktur di Forum Global 2026
Ekbis

Perkuat Pasar Keuangan, IDClear Soroti Peran Infrastruktur di Forum Global 2026

30 April 2026
RUPST 2026, Tugu Insurance Paparkan Fundamental Keuangan yang Kokoh
Ekbis

RUPST 2026, Tugu Insurance Paparkan Fundamental Keuangan yang Kokoh

30 April 2026
Aden Indonesia Optimistis 2026, Proyek Baru Dorong Kinerja Bisnis
Ekbis

Aden Indonesia Optimistis 2026, Proyek Baru Dorong Kinerja Bisnis

29 April 2026
Langkah Tegas Kantor Cabang BRI Surabaya Kaliasin, Oknum Pekerja Fraud Telah  di-PHK dan Serahkan Pada Proses Hukum
Ekbis

Langkah Tegas Kantor Cabang BRI Surabaya Kaliasin, Oknum Pekerja Fraud Telah di-PHK dan Serahkan Pada Proses Hukum

29 April 2026
Laba melejit hingga 216,70% Di 2025, Dada bagikan Deviden Rp2 MiliarJakarta, Maret 2026
Ekbis

Laba melejit hingga 216,70% Di 2025, Dada bagikan Deviden Rp2 MiliarJakarta, Maret 2026

27 April 2026
Next Post
SKK Migas Targetkan Investasi Naik 20 Persen di Tahun 2023

Industri Hulu Migas Hasilkan sekitar Rp700 Triliun untuk Negara

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini