Sunday, May 3, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Begini Ramalan Terbaru Ekonomi Global Versi Sri Mulyani

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
22 February 2023
in Ekbis
Begini Ramalan Terbaru Ekonomi Global Versi Sri Mulyani

JAKARTA,Metapos.id – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan bahwa kondisi perekonomian global masih mendapat tantangan berat, utamanya bagi negara maju seperti Amerika, China, hingga kawasan Eropa.

Menurut dia, pertumbuhan ekonomi tahun ini akan lebih lambat dari 2022 dan juga 2021 saat terjadi puncak kekhawatiran pandemi COVID-19.

BACA JUGA

Industri Asuransi Syariah Tumbuh, Prudential Syariah Kuasai Pangsa Pasar

Perkuat Pasar Keuangan, IDClear Soroti Peran Infrastruktur di Forum Global 2026

“Tren melemahnya ekonomi di negara maju masih akan berlanjut dan kemungkinan terjadinya resesi masih ada,” ujarnya melalui saluran virtual pada Rabu, 22 Februari.

Menkeu menjelaskan, kondisi tersebut memberi efek rambatan dalam hal pembentukan harga komoditas. Dia menyebut global commodity index naik 15 persen year on year (yoy) dengan titik tertinggi 33 persen pada Mei 2022.

“Inflasi di beberapa negara maju sudah menyentuh level tertinggi dalam empat dekade terakhir,” sambungnya.

Menkeu menambahkan, dollar index masih menguat menjadi 8,2 persen yoy sejalan dengan inflasi tinggi dan peningkatan the fed fund rate yang diyakini masih belum turun di 2023.

“Prospek 2023 masih dibayangi berbagai risiko, seperti faktor geopolitik, ruang fiskal yang relatif makin sempit, suku bunga masih tinggi, dan jaga adanya tekanan sektor properti di China,” kata dia.

Adapun, Indonesia disebut tergolong menjadi salah satu negara dengan resiliensi baik, karena mampu mencapai pertumbuhan ekonomi 5,3 persen pada tahun lalu. Hal itu kontras dengan angka pertumbuhan dunia yang diperkirakan cuma 3,4 persen di periode yang sama.

“Pertumbuhan Indonesia menjadi salah satu yang terbaik di 2022. Ini menjadi landasan bahwa kita bisa optimistis karena dari sisi perekonomian adanya resiliensi dari momentum pemulihan yang sangat kuat,” tegasnya.

Sebagai informasi, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi tahun ini sebesar 4,5 persen sampai dengan 5,2 persen.

Sementara itu, Bank Indonesia sempat mengoreksi ke atas angka pertumbuhan dari 4,9 persen menjadi 5,1 persen dengan pertimbangan adanya ekses positif dari pembukaan ekonomi China pasca pelonggaran kebijakan zero covid policy.

Tags: Ekonomi globalMetapos.idSri Mulyani
Previous Post

Ini Alasan Penerbitan SBN Ritel Terus Melejit jadi Rp130 Triliun

Next Post

Bukaka Inti Aircon Hadirkan Pendingin Udara yang Mampu Menghemat Energi hingga 40x

Related Posts

Industri Asuransi Syariah Tumbuh, Prudential Syariah Kuasai Pangsa Pasar
Ekbis

Industri Asuransi Syariah Tumbuh, Prudential Syariah Kuasai Pangsa Pasar

30 April 2026
Perkuat Pasar Keuangan, IDClear Soroti Peran Infrastruktur di Forum Global 2026
Ekbis

Perkuat Pasar Keuangan, IDClear Soroti Peran Infrastruktur di Forum Global 2026

30 April 2026
RUPST 2026, Tugu Insurance Paparkan Fundamental Keuangan yang Kokoh
Ekbis

RUPST 2026, Tugu Insurance Paparkan Fundamental Keuangan yang Kokoh

30 April 2026
Aden Indonesia Optimistis 2026, Proyek Baru Dorong Kinerja Bisnis
Ekbis

Aden Indonesia Optimistis 2026, Proyek Baru Dorong Kinerja Bisnis

29 April 2026
Langkah Tegas Kantor Cabang BRI Surabaya Kaliasin, Oknum Pekerja Fraud Telah  di-PHK dan Serahkan Pada Proses Hukum
Ekbis

Langkah Tegas Kantor Cabang BRI Surabaya Kaliasin, Oknum Pekerja Fraud Telah di-PHK dan Serahkan Pada Proses Hukum

29 April 2026
Laba melejit hingga 216,70% Di 2025, Dada bagikan Deviden Rp2 MiliarJakarta, Maret 2026
Ekbis

Laba melejit hingga 216,70% Di 2025, Dada bagikan Deviden Rp2 MiliarJakarta, Maret 2026

27 April 2026
Next Post
Bukaka Inti Aircon Hadirkan Pendingin Udara yang Mampu Menghemat Energi hingga 40x

Bukaka Inti Aircon Hadirkan Pendingin Udara yang Mampu Menghemat Energi hingga 40x

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini