Friday, August 28, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Jual Beli Mobil dan Motor Bekas di Showroom Kini Kena Pajak 1,1 Persen

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
12 April 2022
in Otomotif
Pengunjung Jakarta Auto Week Dapat Coba Mobil Impian Dengan Test Drive

Metapos.id, Jakarta – Pemerintah disebutkan telah menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 65/PMK.03/2022 tentang Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Atas Penyerahan Kendaraan Bermotor Bekas.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas Kemenkeu Neilmadrin Noor mengatakan PPN atas kendaraan bermotor bekas ini bukan merupakan pengaturan jenis pajak baru.

BACA JUGA

Mau Ngecas Motor Listrik di Rumah? Gesits dan Alva Butuh Daya Segini

Veda Ega Bangkit di Moto3 Inggris, Start ke-15 Berakhir Posisi 9

“PMK ini mengakomodir perubahan tarif PPN sesuai dengan Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP),” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa, 12 April.

Menurut Neilmadrin, hadirnya PMK adalah upaya penyederhanaan mekanisme dan menyesuaikan perubahan tarif PPN atas transaksi penyerahan kendaraan kendaraan bekas.

“Kewajiban memungut dan menyetorkan PPN sebesar 1,1 persen dari harga jual ini hanya diperuntukkan bagi Pengusaha Kena Pajak (PKP) yang melakukan kegiatan usaha tertentu berupa penyerahan kendaraan bermotor bekas. Sementara apabila jual beli dilakukan oleh bukan PKP tidak perlu memungut PPN,” tuturnya.

Oleh karena itu, jual beli kendaraan bermotor bekas yang dilakukan oleh orang pribadi atau individu yang bukan Pengusaha Kena Pajak bersifat nihil.

“Kalau ada penjualan maupun pembelian yang dilakukan bukan dalam rangka kegiatan usaha atau bisnis maka tidak perlu ada pungutan PPN,” tutup Neilmadrin.

Tags: Jual beli MobilMetapos.idPpn
Previous Post

Anda Penerima BLT Minyak Goreng? Ini Cara Melihatnya

Next Post

Mentan Pastikan Stok Pangan Aman Hingga Lebaran 2022

Related Posts

Mau Ngecas Motor Listrik di Rumah? Gesits dan Alva Butuh Daya Segini
Otomotif

Mau Ngecas Motor Listrik di Rumah? Gesits dan Alva Butuh Daya Segini

17 August 2026
Veda Ega Bangkit di Moto3 Inggris, Start ke-15 Berakhir Posisi 9
Otomotif

Veda Ega Bangkit di Moto3 Inggris, Start ke-15 Berakhir Posisi 9

10 August 2026
Mandalika Siap Bergemuruh! InJourney Ajak Masyarakat Ramaikan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
Otomotif

Mandalika Siap Bergemuruh! InJourney Ajak Masyarakat Ramaikan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

17 July 2026
Banggakan Indonesia, Kiandra Ramadhipa Naik Podium Tertinggi MotoGP Rookies Cup Jerman 2026
Otomotif

Banggakan Indonesia, Kiandra Ramadhipa Naik Podium Tertinggi MotoGP Rookies Cup Jerman 2026

13 July 2026
Veda Ega Kuasai Sesi Practice Moto3 Jerman 2026, Catat Waktu Terbaik
Otomotif

Veda Ega Kuasai Sesi Practice Moto3 Jerman 2026, Catat Waktu Terbaik

11 July 2026
Maximo Quiles Menang di Moto3 Assen, Veda Ega Sempat Warnai Perebutan Posisi Terdepan
Otomotif

Maximo Quiles Menang di Moto3 Assen, Veda Ega Sempat Warnai Perebutan Posisi Terdepan

1 July 2026
Next Post
Mentan Pastikan Stok Pangan Aman Hingga Lebaran 2022

Mentan Pastikan Stok Pangan Aman Hingga Lebaran 2022

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini