Monday, May 4, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

ALUDI Ajak Pengusaha UKM Naik Kelas Dengan Memanfaatkan Penyedia Platform Securities Crowdfunding di Indonesia

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
19 December 2022
in Ekbis
ALUDI Ajak Pengusaha UKM Naik Kelas Dengan Memanfaatkan Penyedia Platform Securities Crowdfunding di Indonesia

JAKARTA,Metapos.id – Iklim investasi di Indonesia mulai berangsur baik dan kembali berjalan dengan normal. Tidak terkecuali pada industri portfolio investasi di Securities Crowdfunding (SCF) di Indonesia. Securities Crowdfunding adalah skema pendanaan dengan sistem penggalangan dana melalui pasar modal. Metode ini umumnya dapat dimanfaatkan oleh perusahaan UKM (Usaha Kecil Menengah) untuk melakukan ekspansi bisnisnya menjadi lebih besar, melalui penyelenggara layanan SCF.

Sejak kehadirannya pada tahun 2020, pertumbuhan Securities Crowdfunding sangatlah pesat dan telah menunjukkan sebagai salah satu penggerak roda ekonomi di Indonesia. Terbukti bahwa konftribusi portfolio investasi SCF sebesar 6,54% dari seluruh portfolio investasi di Indonesia dengan nilai total dana yang dihimpun per 17 Desember 2022 sebanyak 727 miliar rupiah.

BACA JUGA

Industri Asuransi Syariah Tumbuh, Prudential Syariah Kuasai Pangsa Pasar

Perkuat Pasar Keuangan, IDClear Soroti Peran Infrastruktur di Forum Global 2026

Potensi SCF telah menghadirkan keuntungan namun pada waktu yang sama mengundang potensi adanya resiko kerugian. Pemerintah melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menunjuk Asosiasi Layanan Urun Dana Indonesia (ALUDI) untuk membangun, memperkuat, dan menjaga industri Layanan Urun Dana yang saat ini sedang berkembang di Indonesia melalui regulasi yang dibentuk berikut edukasi yang akan di sosialisasikan kepada khalayk masyarakat luas.

Calvim Jonathan, Policy Director ALUDI mengatakan, “Asosiasi memiliki tugas dan fungsi untuk memberikan advokasi, informasi, konsultasi, dan pengawasan terhadap ekosistem industri layanan urun dana ini, sehingga kedepannya industri layanan urun dana indonesia dapat bertumbuh dan minat masyarakat akan industri ini dapat meningkat.”

Dalam rangka sosialisasi dan memperkuat infrastruktur dari SCF di Indonesia, ALUDI menggelar Indonesia Crowdfunding Outlook 2022 di Jakarta. Kegiatan tersebut antara lain adalah paparan mengenai perkembangan, strategi, evaluasi di 2022 dan perencanaan industri SCF di 2023.

Menurut Heinrich Vincent, Wakil Ketua ALUDI pada paparannya di Indonesia Crowdfunding Outlook 2022, rumusan strategi SCF Indonesia adalah sustainable (berkelanjutan), trusted (dipercaya), dan inclusiveness (inklusivitas). “Saat ini pemodal memiliki alternatif sumber pendapatan dari pengusaha UKM dengan mengandalkan pertumbuhan bisnis yang memiliki reputasi dan pengelolaan bisnisnya yang lebih stabil. Kedua, SCF menjadi platform yang terpercaya karena semua pihak harus transparan dari awal, dan para perusahaan penerbit harus membangun kepercayaan masyarakat sebelum menjadi emiten bursa efek. Dan

ketiga, baik pemodal memiliki instrument investasi baru dan penerbit memiliki akses ke untapped fund (dana yang belum dimanfaatkan).

ALUDI mencatat bahwa per 17 Desember 2022, penyelenggara dari SCF yang telah berizin sebanyak 12 perusahaan, dan masih ada 37 perusahaan penyelenggara yang dalam proses perizinan. Di tahun 2022, perusahaan UKM penerbit mencapai 342 penerbit yang terdiri dari 253 penerbit saham, 5 penerbit saham syariah, 4 penerbit Obligor, dan 80 Penerbit Sukuk. Dari total perusahaan penerbit tersebut ada 29 jenis industri.

Sementara untuk pemodal SCF naik 30,5% dari sebelumnya 513.224 (2021) kini 669.685 (2022). Dan untuk pengguna/ user yang terdaftar pada perusahaan penyelenggara mencapai 138.815 orang.

Untuk total saham yang ditawarkan adalah Rp 641 miliar. Total saham syariah yang ditawarkan adalah Rp 12,8 miliar. Total obligasi yang ditawarkan adalah Rp14 miliar. Sukuk yang ditawarkan Rp 199 miliar. Dan total dana yang dihimpun adalah sebesar Rp 727miliar, dengan nilai dividen yang telah dibagikan sebesar Rp.35 miliar rupiah.

Selain memberikan paparan secara garis besar mengenai industry SCF di Indonesia, kegiatan ini juga memberikan penghargaan kepada para stakeholder yakni perusahaan penerbit (UKM) dan perusahaan penyelenggara SCF Indonesia melalui berdasarkan 5 kategori yakni Best Asset Performance 2022 untuk kategori properti adalah PT Yukarista Loka Galuhmas. Best non Asset Performance 2022 untuk kategori F&B adalah PT Cipta Kreasi Kopi. Best non Asset Performance 2022 untuk kategori Retail, PT Ritelindo Bintang Berkarya. Best Performance Sharia Platform 2022, PT Shafiq Digital Indonesia dan Best Performance Platform 2022, PT ICX Bangun Indonesia (LandX).

“Penghargaan ini merupakan apresiasi Asosiasi kepada para stakeholder kami yang sudah berjuang dan bekerja keras turut membangun reputasi berikut kredibilitas layanan urun dana Indonesia. Semoga dengan adanya apresiasi ini seluruh komponen dari kegiatan dan ekosistem SCF Indonesia akan semakin baik dan berkembang.” Ujar Calvim.

Tags: ALUDIMetapos.idUKM
Previous Post

Industri Tolak Penerapan Tarif Cukai Plastik

Next Post

Ciputra Group Resmikan Perluasan Layanan Ciputra Hospital CitraRaya di Tangerang

Related Posts

Industri Asuransi Syariah Tumbuh, Prudential Syariah Kuasai Pangsa Pasar
Ekbis

Industri Asuransi Syariah Tumbuh, Prudential Syariah Kuasai Pangsa Pasar

30 April 2026
Perkuat Pasar Keuangan, IDClear Soroti Peran Infrastruktur di Forum Global 2026
Ekbis

Perkuat Pasar Keuangan, IDClear Soroti Peran Infrastruktur di Forum Global 2026

30 April 2026
RUPST 2026, Tugu Insurance Paparkan Fundamental Keuangan yang Kokoh
Ekbis

RUPST 2026, Tugu Insurance Paparkan Fundamental Keuangan yang Kokoh

30 April 2026
Aden Indonesia Optimistis 2026, Proyek Baru Dorong Kinerja Bisnis
Ekbis

Aden Indonesia Optimistis 2026, Proyek Baru Dorong Kinerja Bisnis

29 April 2026
Langkah Tegas Kantor Cabang BRI Surabaya Kaliasin, Oknum Pekerja Fraud Telah  di-PHK dan Serahkan Pada Proses Hukum
Ekbis

Langkah Tegas Kantor Cabang BRI Surabaya Kaliasin, Oknum Pekerja Fraud Telah di-PHK dan Serahkan Pada Proses Hukum

29 April 2026
Laba melejit hingga 216,70% Di 2025, Dada bagikan Deviden Rp2 MiliarJakarta, Maret 2026
Ekbis

Laba melejit hingga 216,70% Di 2025, Dada bagikan Deviden Rp2 MiliarJakarta, Maret 2026

27 April 2026
Next Post
Ciputra Group Resmikan Perluasan Layanan Ciputra Hospital CitraRaya di Tangerang

Ciputra Group Resmikan Perluasan Layanan Ciputra Hospital CitraRaya di Tangerang

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini