Metapos.id, Jakarta – Pemerintah Kanada menegaskan tidak akan menerbitkan visa bagi atlet Rusia dan Belarus yang ingin mewakili negaranya dalam kompetisi olahraga internasional di Kanada. Kebijakan tersebut diambil sebagai bentuk penolakan terhadap perang Rusia di Ukraina yang masih berlangsung.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney mengatakan atlet dari kedua negara tidak akan diizinkan bertanding mewakili negaranya selama konflik tersebut belum berakhir.
“Selama Rusia dan Belarus mendukung perang ilegal, tidak adil, dan mengerikan di Ukraina, tidak akan ada atlet dari negara-negara tersebut yang bertanding mewakili negaranya di Kanada,” ujar Carney, dikutip dari ANTARA, Kamis (5/11/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan setelah Pengadilan Arbitrase Olahraga atau Court of Arbitration for Sport (CAS) mengizinkan tim nasional Rusia kembali mengikuti kompetisi di bawah Federasi Hoki Es Internasional (IIHF).
Keputusan CAS itu membuka peluang bagi Rusia untuk kembali tampil dalam sejumlah kejuaraan hoki es. Namun, Kanada tetap mempertahankan sikapnya terhadap partisipasi atlet Rusia dan Belarus.
Kanada Gunakan Aturan Imigrasi
Pemerintah Kanada menyatakan akan menggunakan kewenangan imigrasi untuk menilai dan mencegah atlet serta pejabat Rusia dan Belarus memasuki negara tersebut guna berkompetisi menggunakan simbol nasional mereka.
Kebijakan ini juga berlaku bagi penyelenggara kompetisi yang menerima pendanaan pemerintah Kanada. Mereka diwajibkan melarang atlet kedua negara tampil dengan bendera, simbol, warna, maupun lagu kebangsaan masing-masing.
Meski demikian, pemerintah Kanada menegaskan kebijakan tersebut tidak ditujukan kepada masyarakat Rusia dan Belarus. Atlet yang berkompetisi dalam kapasitas netral tetap dapat mengikuti acara olahraga internasional di Kanada.
Keputusan tersebut berkaitan dengan Kejuaraan Dunia Hoki Es Junior yang dijadwalkan berlangsung pada 26 Desember 2026 hingga 5 Januari 2027 di Edmonton dan Red Deer, Provinsi Alberta.
Sejumlah Negara Eropa Ikut Menolak
Sikap Kanada muncul di tengah penolakan sejumlah federasi hoki es Eropa terhadap keikutsertaan Rusia dalam kompetisi internasional.
Federasi hoki es Swedia, Finlandia, Norwegia, Denmark, dan sejumlah negara lainnya menyatakan keberatan untuk menghadapi tim Rusia dalam turnamen mendatang.
Sementara itu, Duta Besar Rusia untuk Kanada, Oleg Stepanov, menyayangkan keputusan pemerintah Kanada. Ia menilai politik seharusnya tidak dibawa ke olahraga, terutama kompetisi junior yang bertujuan mempertemukan atlet muda.
Federasi Hoki Es Internasional juga menyatakan masih memantau perkembangan keputusan CAS dan berbagai tantangan terkait visa, keamanan, serta penyelenggaraan turnamen.
Kanada menegaskan kebijakannya tidak berubah selama perang Rusia terhadap Ukraina masih berlangsung.







