Saturday, October 31, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

BRIN Kembangkan Infrastruktur Satelit untuk Monitoring Kebencanaan

Aulia Fitrie by Aulia Fitrie
31 October 2026
in Tek & Oto
Viral Dugaan Manipulasi Kadar Emas 24 Karat Jadi 16 Karat

Metapos.id, Jakarta – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mendorong penguatan ekosistem jaringan stasiun bumi satelit penginderaan jauh nasional untuk mendukung pemantauan kebencanaan dan penyediaan data strategis. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan pemanfaatan teknologi satelit dalam menyediakan informasi yang dibutuhkan untuk pengambilan keputusan, terutama saat menghadapi potensi maupun dampak bencana.

Pengembangan jaringan tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam Kolokium Pusat Riset Teknologi Satelit Series-8 bertajuk “Prospek dan Ekosistem Jaringan Stasiun Bumi Satelit Penginderaan Jauh di Indonesia”. Kegiatan yang berlangsung secara hybrid di Kawasan Sains Ibnoe Soebroto, Rancabungur, itu membahas integrasi penerimaan data satelit serta peluang kolaborasi antara lembaga riset, pemerintah, perguruan tinggi, dan industri.

BACA JUGA

GTA VI Hadirkan Jason dan Lucia di Dunia Leonida

Apple Perluas Bahasa Siri AI, Apakah Ada Indonesia?

Perekayasa Ahli Madya Pusat Riset Teknologi Satelit BRIN, Hidayat Gunawan, menjelaskan bahwa jaringan stasiun bumi memiliki dua fungsi utama, yakni Direct Reception System (DRS) dan Virtual Reception System (VRS).

Melalui DRS, BRIN mengembangkan kemampuan menerima data satelit secara langsung dan waktu nyata untuk mendukung pemantauan bencana. Data tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengidentifikasi titik panas atau hotspot sebagai indikator awal kebakaran hutan dan lahan. Selain itu, citra penginderaan jauh juga dapat membantu memantau wilayah terdampak banjir dan erupsi gunung api.

Menurut Hidayat, jaringan stasiun bumi yang tersebar dapat memperluas cakupan pemantauan sekaligus mendukung ketersediaan informasi secara berkesinambungan bagi pihak berwenang.

Selain kebencanaan, data penginderaan jauh juga dibutuhkan dalam berbagai sektor, seperti kehutanan, pertanian, lingkungan hidup, tata ruang, dan kemaritiman. Penguatan infrastruktur ini diharapkan membuat Indonesia lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan data nasional tanpa sepenuhnya bergantung pada penyedia luar negeri.

Sementara itu, fungsi VRS diarahkan untuk mengembangkan layanan Ground Station as a Service (GSaaS). Melalui model tersebut, pengguna dapat memanfaatkan fasilitas stasiun bumi tanpa harus membangun dan mengoperasikan seluruh infrastrukturnya sendiri.

Kepala Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa BRIN, Robertus Heru Trihartjanto, menekankan pentingnya integrasi riset, infrastruktur, pengelolaan data, dan pemanfaatan teknologi satelit. Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci agar inovasi keantariksaan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan penanganan bencana.

Tags: BRINMetaposmonitoring kebencanaanstasiun bumi satelitteknologi satelit
Previous Post

Polri Siapkan Program Polisi Peduli Pengangguran, Sasar Warga Belum Bekerja

Next Post

Tidur Kurang dari 6 Jam, Risiko Stroke Bisa Meningkat

Related Posts

Viral Dugaan Manipulasi Kadar Emas 24 Karat Jadi 16 Karat
Tek & Oto

GTA VI Hadirkan Jason dan Lucia di Dunia Leonida

31 October 2026
Apple memperluas dukungan Siri AI dengan lima bahasa baru lewat OS 27.2. Simak daftar bahasa yang tersedia dan apakah bahasa Indonesia termasuk.
Tek & Oto

Apple Perluas Bahasa Siri AI, Apakah Ada Indonesia?

28 October 2026
Film The Odyssey versi Grok AI milik Elon Musk menuai kritik karena karakter kaku dan naskah datar, meski videonya telah ditonton 6,8 juta kali.
Tek & Oto

Grok AI Rilis The Odyssey, Penonton Ramai Mengkritik

28 October 2026
Apple merilis iOS 27.2 dengan dukungan lima bahasa baru Siri AI, fitur eksklusif iPhone Duo, pembaruan aplikasi, dan perbaikan keamanan.
Tek & Oto

iOS 27.2 Hadirkan Fitur Baru untuk iPhone Duo

28 October 2026
Belanda Targetkan Penghematan 3,5 Miliar Euro lewat AI
Tek & Oto

SpaceX Dapat Pendanaan USD 40 Miliar demi Perkuat Infrastruktur AI

27 October 2026
iPhone Duo yang mengalami rusak pada layar.
Tek & Oto

Pengguna iPhone Duo Keluhkan Garis pada Layar Lipat

26 October 2026
Next Post
Tidur Kurang dari 6 Jam, Risiko Stroke Bisa Meningkat

Tidur Kurang dari 6 Jam, Risiko Stroke Bisa Meningkat

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini