Tuesday, October 20, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Karhutla Hanguskan Lahan di Sulteng hingga Bangka Belitung

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
20 October 2026
in Nasional
BNPB mencatat kebakaran hutan dan lahan seluas 7,22 hektare di Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, dan Kepulauan Bangka Belitung pada 17–19 Oktober 2026.

BNPB mencatat kebakaran hutan dan lahan seluas 7,22 hektare di Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, dan Kepulauan Bangka Belitung pada 17–19 Oktober 2026.

Metapos.id, Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, dan Kepulauan Bangka Belitung pada 17–19 Oktober 2026.

Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengatakan total luas lahan yang terbakar dalam rangkaian kejadian tersebut mencapai sekitar 7,22 hektare.

BACA JUGA

Cadangan Pertalite Nasional Tersedia untuk 16-20 Hari

Imigrasi Beberkan Rute Perjalanan Nusron Wahid ke Luar Negeri

Menurutnya, kebakaran di sejumlah wilayah telah berhasil dipadamkan, meskipun terdapat laporan mengenai korban jiwa dalam rangkaian kejadian tersebut.

Di Sulawesi Tengah, kebakaran melanda lahan perkebunan milik warga di Dusun IV, Desa Lembah Bomban, Kecamatan Bolano, Kabupaten Parigi Moutong, pada Minggu (18/10/2026).

Api menghanguskan sekitar dua hektare perkebunan kakao dan cengkeh milik warga dalam kejadian yang berlangsung sekitar pukul 11.00 WITA.

Petugas berhasil memadamkan api pada pukul 14.00 WITA, kemudian melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.

“Kebakaran terjadi di lahan perkebunan milik warga. Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui,” ujar Berton dalam keterangan tertulis yang dikutip Selasa (20/10/2026).

Kebakaran juga terjadi di Kelurahan Labia Bae, Kecamatan Ampana, serta Desa Uekuli, Kecamatan Tojo, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, dengan luas lahan terdampak diperkirakan mencapai dua hektare.

Peristiwa tersebut diketahui setelah warga melihat kepulan asap dan api dari area lahan dan hutan, sebelum api merambat hingga membakar vegetasi serta semak belukar di sekitarnya.

“Api berhasil dipadamkan pada Minggu (18/10),” demikian laporan BPBD Kabupaten Tojo Una-Una yang disampaikan BNPB.

Petugas tetap melakukan pemantauan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.

Karhutla Juga Terjadi di Sulawesi Selatan dan Belitung Timur

Di Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan, kebakaran menghanguskan sekitar satu hektare lahan pada Minggu (18/10/2026).

BPBD setempat bersama petugas pemadam kebakaran melakukan pemadaman, asesmen, serta koordinasi dengan pemerintah daerah.

“Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan,” demikian keterangan BNPB mengenai kejadian tersebut.

Kabupaten Sidenreng Rappang saat ini masih memberlakukan perpanjangan status keadaan darurat bencana kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan selama 60 hari, terhitung sejak 3 September hingga 1 November 2026.

Penetapan status tersebut berdasarkan Keputusan Bupati Sidenreng Rappang Nomor 247/IX/Tahun 2026.

Sementara itu, kebakaran lahan di Kabupaten Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung, terjadi pada Sabtu (17/10/2026), dengan luas area terbakar sekitar 2,22 hektare.

Lahan yang terbakar tersebar di Desa Padang, Kecamatan Manggar, dan Desa Selingsing, Kecamatan Gantung.

BPBD Kabupaten Belitung Timur menerima laporan warga pada Sabtu (17/10) pukul 11.07 WIB setelah muncul kepulan asap tebal yang dikhawatirkan dapat meluas hingga mendekati permukiman.

Tim gabungan yang terdiri atas BPBD, petugas pemadam kebakaran, Satpol PP, Pos SAR Belitung Timur, dan masyarakat setempat kemudian melakukan pemadaman serta pendinginan.

“Proses pemadaman dan pendinginan selesai pada Sabtu (17/10) pukul 20.48 WIB,” demikian laporan BPBD Kabupaten Belitung Timur.

Kondisi di lokasi dilaporkan aman dan terkendali tanpa korban jiwa.

BNPB Imbau Warga Hindari Pembakaran Terbuka

BNPB mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, terutama dengan tidak melakukan pembakaran terbuka.

Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan asap atau titik api agar petugas dapat melakukan penanganan sedini mungkin.

“Masyarakat diharapkan tidak melakukan pembakaran terbuka serta segera melaporkan apabila menemukan asap atau titik api agar dapat ditangani sedini mungkin dan tidak meluas ke permukiman maupun area sekitarnya,” demikian imbauan BNPB.

Tags: Bangka BelitungBelitung Timurbencana kekeringanBNPBHeadlineKarhutlakebakaran lahanMetaposSulawesi SelatanSulawesi Tengah
Previous Post

Motif Penembakan Bharatu Valdo Masih Didalami Penyidik

Next Post

Imigrasi Beberkan Rute Perjalanan Nusron Wahid ke Luar Negeri

Related Posts

Pengendara motor antre mengisi bahan bakar di SPBU Pertamina COCO, Jakarta, Minggu (3/1). Rilis Pertamina bahwa mulai 5 Januari nanti, harga Pertalite akan diturunkan dari saat ini Rp 8.200 per liter menjadi Rp 7.930 per liter. Sementara harga Pertamax turun dari Rp 8.650 per liter menjadi Rp 8.450 per liter. Penurunan harga ini, selain lantaran melemahnya harga minyak mentah, juga mengikuti rencama pemerintah memangkas harga BBM jenis premium dan solar.
Nasional

Cadangan Pertalite Nasional Tersedia untuk 16-20 Hari

20 October 2026
Imigrasi Beberkan Rute Perjalanan Nusron Wahid ke Luar Negeri
Nasional

Imigrasi Beberkan Rute Perjalanan Nusron Wahid ke Luar Negeri

20 October 2026
Pengacara keluarga Bharatu Valdo menegaskan korban bukan pelaku perundungan terhadap Bharada Andika, sementara penyidik masih mendalami motif penembakan.
Nasional

Motif Penembakan Bharatu Valdo Masih Didalami Penyidik

20 October 2026
Gus Yaqut Bantah Perintahkan Pengumpulan Fee Haji
Nasional

Gus Yaqut Bantah Perintahkan Pengumpulan Fee Haji

20 October 2026
Karhutla Kepung Empat Kawasan Gunung di Jatim, Pemadaman Masih Berlangsung
Nasional

Karhutla Kepung Empat Kawasan Gunung di Jatim, Pemadaman Masih Berlangsung

20 October 2026
Polri Bidik Korporasi dalam Kasus Karhutla, Dugaan Keterlibatan Asing Didalami
Nasional

Polri Bidik Korporasi dalam Kasus Karhutla, Dugaan Keterlibatan Asing Didalami

20 October 2026
Next Post
Imigrasi Beberkan Rute Perjalanan Nusron Wahid ke Luar Negeri

Imigrasi Beberkan Rute Perjalanan Nusron Wahid ke Luar Negeri

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini