Tuesday, October 13, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Kebakaran Kilang Iran Picu Kekhawatiran Pencemaran Berbahaya

Aulia Fitrie by Aulia Fitrie
13 October 2026
in Internasional
Menlu Iran Abbas Araghchi memperingatkan bahaya lingkungan akibat serangan AS-Israel terhadap fasilitas energi, termasuk risiko pencemaran udara, tanah, dan air.

Menlu Iran Abbas Araghchi memperingatkan bahaya lingkungan akibat serangan AS-Israel terhadap fasilitas energi, termasuk risiko pencemaran udara, tanah, dan air.

Metapos.id, Jakarta – Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi memperingatkan dampak lingkungan serius akibat serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap fasilitas minyak, kilang, serta infrastruktur energi Iran selama konflik yang berlangsung selama 40 hari.

Dalam konferensi internasional bertajuk Ecocide, A Silent War Crime di Teheran pada Minggu (11/10/2026), Araghchi menyatakan kebakaran dan pembakaran bahan hidrokarbon akibat serangan tersebut melepaskan senyawa kimia berbahaya ke lingkungan.

BACA JUGA

Iran Siapkan Target Baru Jika Perang dengan AS Berlanjut

Atlantik dan Pasifik Bakal Bernama Samudra Trump?

Peringatan itu merujuk pada penilaian Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEP) yang mengonfirmasi bahwa sejumlah fasilitas minyak di sekitar kawasan perkotaan Iran, termasuk Teheran, menjadi sasaran serangan dan memicu kebakaran yang menghasilkan polutan berbahaya.

Menurut Araghchi, polutan yang dilepaskan ke udara berpotensi menyebar ke tanah dan sumber air, kemudian memasuki rantai makanan. Dampaknya juga dapat berlangsung jauh setelah serangan berakhir, sehingga menimbulkan risiko jangka panjang bagi kesehatan masyarakat dan lingkungan.

Ia turut menyoroti kerusakan lingkungan akibat operasi militer di Jalur Gaza dan Lebanon. Araghchi menegaskan perlunya penegakan hukum internasional agar kerusakan lingkungan dan pelanggaran hak asasi manusia selama perang tidak diabaikan.

Serangan Fasilitas Minyak Picu Pencemaran

UNEP sebelumnya memperingatkan bahwa asap tebal dari kebakaran fasilitas minyak mengandung senyawa berbahaya yang dapat terhirup masyarakat, termasuk anak-anak. Badan PBB tersebut juga menyoroti potensi pencemaran lingkungan dan risiko kesehatan jangka panjang akibat paparan asap, partikel, serta emisi beracun.

Pada 28 Februari 2026, AS dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Teheran dan sejumlah kota lain di Iran. Iran kemudian merespons dengan serangan rudal dan drone yang menargetkan Israel serta pangkalan dan aset AS di kawasan tersebut.

Pada 7 Maret 2026, serangan AS-Israel menghantam sejumlah fasilitas minyak di Teheran dan Provinsi Alborz hingga memicu kebakaran. Hujan yang turun pada hari berikutnya turut menimbulkan kekhawatiran mengenai penyebaran polutan dan dampak lingkungan dari insiden tersebut.

Araghchi menyerukan penguatan mekanisme internasional untuk mendokumentasikan kerusakan lingkungan akibat perang, menilai dampak jangka panjang, serta memastikan pertanggungjawaban pihak yang terbukti bertanggung jawab.

Ia juga mendorong pembahasan lebih lanjut mengenai pengakuan ekosida atau perusakan lingkungan berskala besar sebagai tindak kejahatan internasional tersendiri.

Tags: Abbas AraghchiAmerika Serikatfasilitas energi IranHeadlineIranIsraelKilang minyakMetapospencemaran lingkunganPerang IranUNEP
Previous Post

AI Baru Meta Dibanderol Rp65 Ribu per Juta Token

Next Post

Elon Musk Perluas Starlink untuk Tantang Operator Seluler

Related Posts

Iran mengancam menargetkan pusat data, fasilitas AI, dan kabel komunikasi terkait AS di kawasan Teluk jika konflik dengan Washington kembali memanas.
Internasional

Iran Siapkan Target Baru Jika Perang dengan AS Berlanjut

13 October 2026
Atlantik dan Pasifik Bakal Bernama Samudra Trump?
Internasional

Atlantik dan Pasifik Bakal Bernama Samudra Trump?

13 October 2026
Sejarah Konflik Houthi dan Arab Saudi, Bermula dari Yaman
Internasional

Sejarah Konflik Houthi dan Arab Saudi, Bermula dari Yaman

12 October 2026
Serangan Ketiga di Sekolah Polandia dalam Sepekan, Tiga Orang Terluka
Internasional

Serangan Ketiga di Sekolah Polandia dalam Sepekan, Tiga Orang Terluka

11 October 2026
Bandara Arab Saudi Diserang Rudal, 12 Orang Tewas dan Ratusan Luka
Internasional

Bandara Arab Saudi Diserang Rudal, 12 Orang Tewas dan Ratusan Luka

11 October 2026
Volodymyr Zelensky
Internasional

Zelensky Desak Trump Bantu Ukraina Hadapi Serangan Rusia

9 October 2026
Next Post
SpaceX mengakuisisi spektrum 800 MHz untuk memperkuat Starlink Mobile dan memperluas konektivitas seluler di Amerika Serikat, termasuk wilayah terpencil.

Elon Musk Perluas Starlink untuk Tantang Operator Seluler

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini