Metapos.id, Jakarta – Film Korea Selatan The Assassin(s) tetap memuncaki box office domestik meski menuai kontroversi karena dianggap mendistorsi sejarah. Film tersebut telah mengumpulkan lebih dari 2,58 juta penonton hingga Jumat (8/10/2026).
Dilansir dari berbagai sumber, jumlah penonton The Assassin(s) tercatat mencapai 2.584.865 orang. Film ini juga masih diputar di 1.165 layar bioskop di seluruh Korea Selatan, Minggu (11/10/2026).
Dalam daftar pendapatan box office mingguan, The Assassin(s) menempati posisi pertama, diikuti film Jepang Chiikawa the Movie: The Secret of the Mermaid Island di peringkat kedua.
Persaingan di bioskop Korea Selatan juga melibatkan sejumlah film lokal lainnya. Salah satunya Reawakened Man yang dibintangi Koo Kyo Hwan, dengan jumlah penonton mencapai 253.010 orang dan pemutaran di 613 layar.
Sementara itu, TAZZA: The Song of Beelzebub yang dibintangi Byun Yo Han juga bertahan sebagai salah satu film populer. Film tersebut telah meraih lebih dari 1,55 juta penonton sejak periode akhir September hingga awal Oktober 2026.
Di tengah kesuksesannya, The Assassin(s) menghadapi kritik dari sejumlah politisi Korea Selatan yang menilai film tersebut mendistorsi sejarah. Namun, kontroversi itu belum menghentikan minat penonton terhadap film tersebut.
Film ini berlatar 15 Agustus 1974, saat upacara Hari Pembebasan di Seoul. Ketika Presiden Park Chung Hee menyampaikan pidato, seorang pria melepaskan tembakan ke arahnya.
Park selamat dalam insiden tersebut, tetapi Ibu Negara Yuk Young Soo dan seorang gadis muda tewas. Pelaku penembakan, Mun Se Gwang, warga Korea yang tinggal di Jepang, kemudian ditangkap.
Cerita berlanjut ketika detektif Cheol Gu (Yoo Hae-jin), editor surat kabar Jae Hwan (Park Hae-il), dan wartawan muda Young Il (Lee Min-ho) mempertanyakan hasil investigasi resmi.
Mereka menyoroti fakta bahwa enam tembakan terdengar saat kejadian, sementara pistol yang digunakan Mun Se Gwang hanya berisi lima peluru. Upaya mereka mencari jawaban justru berhadapan dengan tuduhan komunis dan perintah untuk menghentikan penyelidikan.
Setelah penayangannya di Korea Selatan, The Assassin(s) dijadwalkan dibawa ke Singapore International Film Festival (SGIFF), yang berlangsung pada 21 Oktober hingga 1 November 2026.
Hingga kini, belum ada kepastian mengenai jadwal penayangan film tersebut di Indonesia.






