Metapos.id, Jakarta — Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD DKI Jakarta menyatakan dukungan terhadap rencana perluasan layanan Transjakarta ke jalur laut untuk menjangkau masyarakat di Kepulauan Seribu.
Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PAN, Husen, menilai pengembangan transportasi laut diperlukan agar masyarakat di wilayah terluar memiliki akses mobilitas yang lebih merata.
Menurutnya, layanan angkutan laut yang terintegrasi dapat mempermudah perjalanan antarpulau. Selain itu, keberadaan transportasi tersebut berpotensi memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan dasar, terutama pendidikan dan kesehatan, sekaligus menggerakkan perekonomian setempat.
PAN menilai perluasan layanan transportasi lintas moda yang tercantum dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) menjadi salah satu upaya untuk mengurangi kesenjangan pembangunan dan akses transportasi.
“Pada sektor matra perairan, ekspansi ke layanan angkutan laut dan kepelabuhanan merupakan langkah strategis untuk mengikis ketimpangan pembangunan di Kabupaten Kepulauan Seribu, sehingga warga pulau mendapatkan kepastian mobilitas yang setara, efisien, dan terjangkau, sekaligus memicu pertumbuhan ekonomi berbasis pariwisata bahari,” kata Husen, dikutip dari berbagai sumber, Sabtu(10/10/2026).
Di luar transportasi laut, PAN turut mendorong penguatan layanan darat dan melihat potensi pengembangan bisnis Transjakarta di sektor udara.
Husen menjelaskan, penguatan transportasi darat diarahkan untuk mengurangi kemacetan di kawasan aglomerasi. Sementara itu, sektor udara dinilai dapat membuka peluang usaha baru bagi perusahaan transportasi milik pemerintah daerah tersebut.
“Di sektor matra darat, penguatan integrasi antarmoda dan penyediaan layanan pendukung (first-mile dan last-mile) menjadi instrumen kunci untuk memindahkan pengguna kendaraan pribadi ke transportasi umum, guna mengurai kemacetan kronis serta menekan emisi karbon di wilayah aglomerasi,” ujarnya.
Sementara pada sektor matra udara, rencana integrasi menuju simpul-simpul bandara serta konektivitas antarwilayah membuka peluang diversifikasi bisnis baru yang potensial,” jelas Fraksi PAN.
Saat ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Transjakarta masih menyelesaikan kajian teknis untuk mendukung rencana tersebut. Kajian itu mencakup aspek kelayakan kapal, skema integrasi tarif, serta kesiapan infrastruktur dermaga.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan rencana memperluas kegiatan usaha PT Transportasi Jakarta ke sektor transportasi laut dan udara.
Pengembangan tersebut masuk dalam Ranperda tentang Perubahan Bentuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Transportasi Jakarta.







