Saturday, October 3, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Jejak Dana Hamas Terungkap, AS Sanksi 2 Badan Amal Prancis

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
3 October 2026
in Internasional
Jejak Dana Hamas Terungkap, AS Sanksi 2 Badan Amal Prancis

Metapos.id, Jakarta — Pemerintah Amerika Serikat (AS) menjatuhkan sanksi terhadap dua organisasi amal yang berbasis di Prancis. Kedua organisasi tersebut dituduh terlibat dalam jaringan pengumpulan dana untuk Hamas.

Dilansir AFP, Sabtu (3/10/2026), Departemen Keuangan AS menyebut jaringan tersebut telah menghimpun dana untuk Hamas selama bertahun-tahun. Pemerintah AS memperkirakan dana yang disalurkan melalui jaringan itu mencapai lebih dari USD 2 juta.

BACA JUGA

Saudi Bantah Ada Percobaan Bom Bunuh Diri di Masjidil Haram

UE Setujui Aturan Baru Pemulangan Migran

“Penetapan sanksi ini mengungkap arsitektur pendanaan canggih yang telah berjalan selama bertahun-tahun, yang menyalurkan lebih dari USD 2 juta kepada Hamas melalui kedok organisasi amal yang menipu dan saluran mata uang kripto, sekaligus menunjukkan kemampuan organisasi tersebut untuk terus beradaptasi dalam mekanisme penggalangan dananya demi menghindari deteksi,” demikian pernyataan Departemen Keuangan AS.

Salah satu pihak yang masuk daftar sanksi adalah Saleem Abdallah Saleem al-Zaq. Pemerintah AS mengidentifikasinya sebagai anggota Hamas yang disebut berperan dalam mengawasi jaringan keuangan serta berkoordinasi dengan bagian media kelompok tersebut.

Sementara itu, sanksi juga dikenakan kepada Faouzi Barika dan Amel Oualid. Keduanya disebut memiliki hubungan dengan organisasi amal berbasis di Prancis, yakni Association Baraka dan Ensemble C Mieux.

Kedua organisasi tersebut turut dimasukkan ke dalam daftar sanksi pemerintah AS.

“Faouzi Barika dan Amel Oualid beroperasi dari Prancis; mereka menjalankan organisasi yang berkedok amal dengan dalih menggalang dana untuk tujuan kemanusiaan guna membantu warga sipil di Gaza,” ungkap Departemen Keuangan AS, dikutip dari berbagai sumber, Sabtu (3/10/26).

Menurut pemerintah AS, jaringan tersebut mengumpulkan dana lebih dari USD 2 juta sepanjang 2020 hingga 2026. Sekitar USD 1,5 juta disebut berhasil dihimpun setelah serangan Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober 2023.

Serangan tersebut kemudian memicu operasi militer Israel di Jalur Gaza. Konflik itu menyebabkan kerusakan luas di wilayah Gaza dan menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar.

Perang Gaza bermula setelah serangan Hamas terhadap Israel pada 2023. Berdasarkan penghitungan AFP dari data resmi Israel, serangan tersebut menewaskan 1.221 orang.

Operasi militer Israel selanjutnya menyebabkan kehancuran besar di Gaza dan menewaskan puluhan ribu orang. Konflik tersebut juga memicu perhatian dan respons internasional terkait kondisi kemanusiaan warga Palestina di Gaza.

Tags: Association Barakabadan amal PrancisDepartemen Keuangan ASEnsemble C MieuxKonflik GazaMetapos.idpendanaan Hamassanksi Amerika Serikat
Previous Post

Jangan Disepelekan, 5 Kebiasaan Ini Bisa Bikin Gigi Cepat Rusak

Next Post

Dari Guru yang Sama, Lahir Tiga Ideologi Berbeda

Related Posts

Saudi Bantah Ada Percobaan Bom Bunuh Diri di Masjidil Haram
Internasional

Saudi Bantah Ada Percobaan Bom Bunuh Diri di Masjidil Haram

2 October 2026
Uni Eropa
Internasional

UE Setujui Aturan Baru Pemulangan Migran

2 October 2026
Rusia Ancam Gunakan Nuklir Jika NATO Isolasi Kaliningrad
Internasional

Rusia Ancam Gunakan Nuklir Jika NATO Isolasi Kaliningrad

1 October 2026
Kim Jong Un
Internasional

Intelijen Korsel Soroti Kondisi Kim Jong Un

1 October 2026
Lebanon selatan kembali memanas setelah artileri Israel dilaporkan menembaki al-Khiam dan suara ledakan terdengar di wilayah Houla.
Internasional

Serangan Israel Kembali Memanas di Lebanon

1 October 2026
Menteri Pertahanan Israel Israel Katz mengatakan pemimpin Hamas di luar negeri juga menjadi target setelah komandan Brigade Gaza Utara tewas.
Internasional

Israel Targetkan Petinggi Hamas di Luar Gaza

1 October 2026
Next Post
Dari Guru yang Sama, Lahir Tiga Ideologi Berbeda

Dari Guru yang Sama, Lahir Tiga Ideologi Berbeda

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini