Metapos.id, Jakarta — Tim Nasional Indonesia harus menghadapi perlawanan berat Malaysia dalam laga Grup A Divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026. Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), skuad Garuda akhirnya bermain imbang 0-0.
Malaysia tampil sebagai lawan yang cukup menyulitkan sejak awal pertandingan. Tim Negeri Jiran lebih dominan dalam penguasaan bola dan beberapa kali mampu memberikan tekanan ke pertahanan Indonesia.
Situasi Timnas Indonesia semakin berat setelah Thom Haye mendapat kartu merah pada menit ke-36. Keputusan tersebut diambil wasit setelah meninjau VAR terkait pelanggaran terhadap pemain Malaysia, Arif Aiman.
Indonesia pun harus bermain dengan 10 pemain selama lebih dari satu jam. Kondisi tersebut membuat skuad Garuda harus bekerja ekstra keras menghadapi tekanan Malaysia yang terus berusaha mencari celah untuk mencetak gol.
Meski menghadapi lawan yang memberikan tekanan kuat dan bermain dengan jumlah pemain lebih sedikit, Indonesia mampu menjaga pertahanannya. Lini belakang Garuda tampil disiplin sehingga Malaysia kesulitan mengubah peluang menjadi gol.
Dari statistik pertandingan, Malaysia menguasai 63 persen bola, sedangkan Indonesia 37 persen. Malaysia juga melepaskan 18 tembakan dengan delapan di antaranya mengarah ke gawang. Sementara itu, Indonesia mencatat empat tembakan dan hanya satu yang tepat sasaran.
Dominasi Malaysia semakin terasa setelah Indonesia kehilangan satu pemain. Namun, hingga peluit panjang berbunyi, Malaysia tetap gagal menembus pertahanan Garuda.
Hasil imbang 0-0 tersebut membuat Indonesia dan Malaysia sama-sama mengoleksi empat poin dari dua pertandingan Grup A. Sebelumnya, Indonesia menang 2-0 atas Singapura, sedangkan Malaysia menundukkan Bangladesh 3-0.
Hasil tersebut membuat persaingan Grup A masih terbuka. Indonesia selanjutnya menghadapi Bangladesh pada 1 Oktober 2026 di SUGBK. Pada hari yang sama, Malaysia akan berhadapan dengan Singapura.







