Wednesday, September 9, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

AS Suntik USD1,9 Miliar untuk Hidupkan PLTN

Aulia Fitrie by Aulia Fitrie
9 September 2026
in Tek & Oto
Pemerintah AS menyalurkan pinjaman USD1,9 miliar untuk mengaktifkan kembali PLTN Duane Arnold di Iowa yang akan mendukung kebutuhan listrik data center Google.

Pemerintah AS menyalurkan pinjaman USD1,9 miliar untuk mengaktifkan kembali PLTN Duane Arnold di Iowa yang akan mendukung kebutuhan listrik data center Google.

Metapos.id, Jakarta – Pemerintah Amerika Serikat (AS) melalui Departemen Energi (DOE) menyalurkan pinjaman senilai USD1,9 miliar kepada NextEra Energy untuk mengaktifkan kembali Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Duane Arnold di Iowa.

Dana tersebut akan digunakan untuk membiayai perbaikan sekaligus pengoperasian kembali fasilitas nuklir yang nantinya mendukung kebutuhan listrik pusat data berbasis kecerdasan buatan (AI) milik Google.

BACA JUGA

Uber Siapkan Ekspansi Robotaxi ke Eropa dan Timur Tengah

CapCut World Singapore Kumpulkan 300 Kreator

Google dijadwalkan membangun hingga enam data center di sekitar kawasan PLTN Duane Arnold.

Pinjaman untuk fasilitas tersebut menjadi program reaktivasi nuklir kedua yang dikucurkan pemerintah AS.

Sebelumnya, DOE memberikan pinjaman USD1 miliar kepada Constellation Energy untuk menghidupkan kembali reaktor Three Mile Island yang disewa Microsoft.

PLTN Duane Arnold berhenti beroperasi pada 2020 setelah mengalami dampak badai hebat. Saat itu, NextEra memilih menonaktifkan fasilitas karena biaya perbaikan dinilai tidak menarik di tengah melimpahnya pasokan gas alam murah.

Namun, peningkatan penggunaan AI dan elektrifikasi industri dalam beberapa tahun terakhir membuat kebutuhan listrik meningkat tajam.

Kondisi tersebut mendorong penyedia energi mencari sumber listrik yang stabil dan rendah emisi, sementara kebutuhan listrik sektor data center diproyeksikan meningkat hingga dua kali lipat pada 2035.

Perbaikan PLTN Duane Arnold ditargetkan selesai pada 2029 dan diperkirakan menambah kapasitas produksi sebesar 14 megawatt, sehingga total kapasitas pembangkit mencapai 615 megawatt.

Sebagian besar listrik akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan data center Google. Namun, CEO NextEra John Ketchum mengatakan sebanyak 50 megawatt akan dialokasikan kepada koperasi listrik lokal.

Alokasi tersebut diperkirakan mampu memenuhi sekitar 18 persen dari pertumbuhan permintaan listrik di wilayah Iowa.

Pemanfaatan kembali PLTN yang sebelumnya berhenti beroperasi juga mulai menjadi pilihan perusahaan teknologi global untuk memenuhi kebutuhan energi data center AI.

Selain Google dan Microsoft, Meta turut mengamankan sumber energi bersih dari Clinton Clean Energy Center berkapasitas 1,1 gigawatt di Illinois untuk membantu menyeimbangkan emisi dari data center AI Hyperion miliknya.

Tags: data centerenergi nuklirGoogleHeadlineMetapos.idNextEra EnergyPLTN Duane Arnold
Previous Post

Simeone Bawa 24 Pemain untuk Hadapi Liverpool

Next Post

Menkeu Ungkap BNPB Punya Dana Siap Pakai Rp950 Miliar

Related Posts

Uber menggandeng Pony.ai, Momenta, dan WeRide untuk mengembangkan layanan robotaxi dan memperluas teknologi kendaraan otonom ke pasar internasional.
Tek & Oto

Uber Siapkan Ekspansi Robotaxi ke Eropa dan Timur Tengah

9 September 2026
CapCut World Singapore mempertemukan lebih dari 300 kreator dan memperkenalkan inovasi AI serta fitur baru untuk mendukung proses kreatif.
Tek & Oto

CapCut World Singapore Kumpulkan 300 Kreator

8 September 2026
iPhone Ultra, harga iPhone Ultra, iPhone 18 Pro, iPhone 18 Pro Max, Apple, iPhone lipat, harga iPhone
Tek & Oto

iPhone Ultra Foldable Bakal Dibanderol Rp30 Jutaan

5 September 2026
TCL C7L SQD Mini LED hadir di Indonesia dengan 1.352 Precise Dimming Zones, HDR 3.000 nits, gamut warna hingga 100% BT.2020, dan audio Bang & Olufsen.
Tek & Oto

TCL C7L Bawa 1.352 Precise Dimming Zones ke Indonesia

4 September 2026
Gedung Meta Indonesia (Foto: Ig/faqih.dh)
Tek & Oto

Eks Pegawai Meta Kritik Uang Damai Rp280 Triliun

3 September 2026
John Ternus VP Apple. (Foto/Apple Gallery)
Tek & Oto

Jadi CEO Apple, Berapa Gaji John Ternus?

3 September 2026
Next Post
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa

Menkeu Ungkap BNPB Punya Dana Siap Pakai Rp950 Miliar

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini