Friday, October 23, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Mendagri Persilakan WFH bagi ASN di Wilayah Terdampak

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
7 September 2026
in Nasional
Mendagri Persilakan WFH bagi ASN di Wilayah Terdampak

Metapos.id, Jakarta — Pemerintah daerah yang wilayahnya terkena dampak erupsi Gunung Anak Krakatau diperbolehkan menerapkan sistem bekerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan keputusan penerapan WFH dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing daerah. Kebijakan tersebut tetap harus mempertimbangkan keberlangsungan pelayanan kepada masyarakat.

BACA JUGA

357,5 Hektare Lahan Raja Ampat Terbakar, Pemadaman Berlanjut

Prabowo Tak Mau Rakyat Terus Miskin Selama Dirinya Memimpin

Tito menegaskan sejumlah layanan publik yang bersifat penting tidak boleh terganggu. Pelayanan kesehatan, pemadam kebakaran, hingga sektor kelistrikan harus tetap beroperasi selama kondisi darurat berlangsung.

“Kalau pemerintah daerah, kabupaten/kota melihat bahwa aspek kesehatan dan keamanan di daerah itu bagi masyarakat, termasuk ASN, bisa terganggu, maka WFH bisa dilakukan sebagian, misalnya 50 persen,” kata Tito dalam jumpa pers daring, (7/9/26).

Untuk perangkat pemerintahan yang aktivitasnya tidak berkaitan langsung dengan pelayanan masyarakat, porsi WFH dapat diberlakukan lebih besar, yakni hingga 75 persen.

Tito menyebut dirinya telah melakukan komunikasi dengan sejumlah kepala daerah yang wilayahnya berpotensi terdampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Wilayah tersebut meliputi Banten, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Sumatera Selatan.

Pemerintah, lanjut Tito, terus mengikuti perkembangan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau. Pemantauan dilakukan sebagai langkah antisipasi apabila kondisi di lapangan berubah dan berpotensi mengganggu kesehatan maupun keselamatan masyarakat.

“Kita melakukan komunikasi terus-menerus, dengan sekali lagi tujuannya untuk mengetahui seberapa berbahaya atau rawan terhadap kesehatan masyarakat atau keamanan masyarakat di berbagai sektor, termasuk administrasi pemerintahan,” ujarnya.

Gunung Anak Krakatau dilaporkan mengalami erupsi sejak Jumat (4/9) malam hingga Minggu (6/9). Aktivitas vulkanik tersebut menyebabkan abu erupsi menyebar ke sejumlah wilayah di sekitarnya.

Beberapa daerah yang terdampak antara lain Lampung, Bengkulu, Banten, Jawa Barat, dan DKI Jakarta. Sebaran abu vulkanik tersebut juga terpantau meluas ke sejumlah wilayah perairan.

Berdasarkan informasi BMKG yang mengacu pada data PVMBG, Volcanic Ash Advisory Center (VAAC) Darwin, serta pengolahan citra Himawari-9, pergerakan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau terbagi ke dalam dua arah utama.

Sebaran pertama bergerak dari timur laut menuju selatan. Abu vulkanik pada jalur ini meliputi sebagian wilayah DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat serta kawasan perairan di sekitarnya.

Adapun sebaran lainnya bergerak menuju barat daya hingga barat laut. Abu terpantau mencakup sejumlah wilayah Banten, Lampung, dan Bengkulu, termasuk perairan bagian selatan Selat Sunda serta kawasan Samudra Hindia di sebelah barat ketiga wilayah tersebut.

Tags: Abu vulkanikBantenErupsi Anak KrakatauJakartaLampungMendagriMetapos.idWFH ASN
Previous Post

Imbas Abu Vulkanik, Sekolah Jakarta Terapkan PJJ Mulai Senin

Next Post

PVMBG Ungkap Ancaman Letusan Susulan Gunung Anak Krakatau

Related Posts

357,5 Hektare Lahan Raja Ampat Terbakar, Pemadaman Berlanjut
Nasional

357,5 Hektare Lahan Raja Ampat Terbakar, Pemadaman Berlanjut

22 October 2026
Prabowo Tak Mau Rakyat Terus Miskin Selama Dirinya Memimpin
Nasional

Prabowo Tak Mau Rakyat Terus Miskin Selama Dirinya Memimpin

22 October 2026
Evident Institute: Dialog Dua Arah Kunci Komunikasi Pemerintah
Nasional

Evident Institute: Dialog Dua Arah Kunci Komunikasi Pemerintah

22 October 2026
MBG Prasmanan Diharapkan Kurangi Sisa Makanan dan Jaga Kualitas Gizi
Nasional

MBG Prasmanan Diharapkan Kurangi Sisa Makanan dan Jaga Kualitas Gizi

22 October 2026
Rini Widyantini Pastikan Penyaluran Gaji PNS Tak Dialihkan ke Kopdes
Nasional

Rini Widyantini Pastikan Penyaluran Gaji PNS Tak Dialihkan ke Kopdes

22 October 2026
BKSDA Jawa Tengah merekam seekor macan tutul Jawa di Cagar Alam Nusakambangan Barat saat pemantauan pada 12–15 Oktober 2026.
Nasional

BKSDA Pantau Keberadaan Macan Tutul Jawa di Nusakambangan

21 October 2026
Next Post
PVMBG Ungkap Ancaman Letusan Susulan Gunung Anak Krakatau

PVMBG Ungkap Ancaman Letusan Susulan Gunung Anak Krakatau

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini