Metapos.id, Jakarta – Wajah yang terlihat tidak simetris kerap membuat seseorang merasa kurang percaya diri, terutama ketika melihat pantulan wajah di cermin atau hasil foto. Namun, kondisi tersebut sebenarnya merupakan hal yang umum karena hampir tidak ada orang yang memiliki wajah benar-benar simetris.
Dalam video yang dibagikan melalui kanal YouTube Girl world, kreator membahas sejumlah faktor yang dapat membuat tampilan wajah terlihat lebih miring. Beberapa di antaranya adalah faktor genetik, kebiasaan tidur, postur tubuh, cara mengunyah, hingga masalah gigi seperti overbite.
“Having an asymmetrical face is completely normal. Almost no one has a perfectly symmetrical face,” kata kreator tersebut, Dikutip dari kanal Youtube Girl world, Senin (31/08/2026).
Mengurangi Tampilan Wajah Bengkak
Salah satu hal yang dibahas adalah facial bloating atau pembengkakan pada wajah. Menurut kreator, wajah yang lebih bengkak di salah satu sisi dapat membuat keseimbangan wajah tampak semakin berbeda.
Ia menyarankan memperhatikan asupan air dan pola makan. Makanan olahan yang tinggi garam disebut dapat berkontribusi terhadap retensi cairan sehingga wajah terlihat lebih sembap.
Kreator juga menyebut penggunaan air dingin atau ice roller setelah bangun tidur sebagai salah satu cara untuk membantu mengurangi tampilan bengkak secara sementara.
Pijat Wajah hingga Gua Sha
Selain itu, pijat wajah dapat dilakukan menggunakan tangan, gua sha, atau bahkan sendok. Sebelum memijat, wajah disarankan diberi face oil atau pelembap agar alat maupun tangan dapat bergerak dengan lebih mudah.
Gerakan pijat dilakukan ke arah atas pada area leher dan rahang, kemudian dari dagu menuju telinga. Pada area pipi, gerakan diarahkan dari sudut mulut menuju pelipis.
Kreator menyarankan rutinitas tersebut dilakukan secara konsisten untuk membantu memberikan tampilan wajah yang lebih terangkat dan seimbang.
Perhatikan Kebiasaan Sehari-hari
Cara mengunyah juga menjadi salah satu kebiasaan yang dibahas. Menurut kreator, terlalu sering menggunakan satu sisi rahang dapat membuat otot di sisi tersebut bekerja lebih dominan.
“Most people have a dominant chewing side without even realizing it,” ujarnya.
Kreator menyarankan untuk memperhatikan sisi yang lebih jarang digunakan saat mengunyah. Ia juga menyebut makanan dengan tekstur lebih keras seperti wortel, mentimun, atau apel sebagai contoh makanan yang dapat dikunyah pada sisi tersebut.
Posisi tidur juga ikut disoroti. Tidur dengan posisi menyamping secara terus-menerus disebut dapat memberikan tekanan pada salah satu sisi wajah. Karena itu, kreator menyarankan mencoba tidur telentang.
Masalah Gigi Bisa Memengaruhi Struktur Rahang
Selain kebiasaan, kondisi struktural seperti gigitan yang tidak sejajar atau gigi yang hilang juga disebut dapat memengaruhi tampilan rahang.
Jika seseorang merasa masalah gigi berkaitan dengan ketidakseimbangan wajah, kreator menyarankan untuk berkonsultasi dengan dokter gigi atau ortodontis. Pemeriksaan dapat membantu mengetahui apakah terdapat masalah struktural yang memerlukan penanganan lebih lanjut.
Pada akhirnya, kreator menekankan bahwa perubahan tidak dapat terjadi secara instan. Kebiasaan yang ingin diubah membutuhkan konsistensi dan waktu.
“Your face didn’t become asymmetrical overnight. So don’t expect it to change overnight either,” ujarnya.







