Metapos.id, Jakarta – Kanker usus besar atau kanker kolorektal kini semakin banyak ditemukan pada kelompok usia yang lebih muda. Sejumlah penelitian menunjukkan adanya peningkatan risiko pada generasi yang lahir lebih baru, termasuk Gen Z dan milenial.
Salah satu studi yang dipublikasikan di British Journal of Surgery menemukan bahwa orang yang lahir pada 1990 memiliki risiko kanker usus besar dua kali lipat dibandingkan mereka yang lahir pada 1950.
Dilansir dari berbagai sumber kanker kolorektal berkembang pada jaringan usus besar atau rektum. Penyakit ini sering kali bermula dari polip, yakni gumpalan sel kecil yang awalnya bukan kanker, Jumat (28/08/2026)
Pola makan menjadi salah satu hal yang turut mendapat perhatian dalam penelitian mengenai meningkatnya kasus kanker kolorektal. Salah satunya adalah konsumsi makanan ultra proses atau ultra-processed food (UPF).
Melansir Times of India, berikut sejumlah makanan ultra proses yang perlu diperhatikan:
1. Daging olahan
Sosis, bacon, ham, nugget, dan hot dog termasuk makanan ultra proses yang umum dikonsumsi. Produk tersebut kerap mengandung bahan pengawet seperti nitrit dan dalam sejumlah penelitian dikaitkan dengan risiko kanker kolorektal.
2. Minuman manis
Soda, es teh manis, dan minuman dengan tambahan gula dapat berkontribusi terhadap obesitas dan gangguan metabolisme. Konsumsi tinggi minuman manis juga dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker kolorektal dalam sejumlah penelitian.
3. Makanan beku dan cepat saji
Pizza beku, burger, serta makanan siap saji umumnya mengandung kombinasi lemak, karbohidrat olahan, garam, dan berbagai bahan tambahan.
4. Roti kemasan
Sebagian roti dan produk bakery komersial mengandung pengemulsi, pengawet, serta pati olahan. Kandungan seratnya juga dapat lebih rendah dibandingkan produk berbahan utuh.
5. Sereal sarapan manis
Sereal yang tinggi gula dan menggunakan biji-bijian olahan dapat menjadi bagian dari pola makan dengan kualitas gizi yang kurang baik, terutama jika dikonsumsi berlebihan.
6. Mi instan, sup kemasan, dan camilan
Produk-produk tersebut termasuk makanan ultra proses yang sering mengandung berbagai bahan tambahan, minyak, pati termodifikasi, dan pengawet.
7. Yogurt rasa dan makanan penutup susu
Tidak semua makanan ultra proses menunjukkan hubungan risiko yang sama. Beberapa penelitian justru menemukan konsumsi yogurt rasa dan makanan penutup berbahan dasar susu dikaitkan dengan risiko kanker kolorektal yang lebih rendah pada perempuan.
Meski demikian, hubungan antara makanan tertentu dan kanker kolorektal masih terus diteliti. Karena itu, daftar tersebut tidak berarti makanan tersebut secara langsung menyebabkan kanker, melainkan menunjukkan adanya kaitan yang ditemukan dalam penelitian tertentu.
Pola makan seimbang dengan lebih banyak makanan minim proses, serat, sayuran, buah, serta membatasi konsumsi makanan ultra proses secara berlebihan dapat menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan usus.







