Metapod.id, Jakarta – Sebanyak 1.200 sukarelawan Wikimedia dari berbagai negara berkumpul dalam Wikimania 2026 di Cité des Sciences et de l’Industrie, Paris, pada 21–25 Juli 2026 untuk membahas masa depan pengetahuan manusia di tengah perkembangan kecerdasan buatan (AI) dan meningkatnya ancaman terhadap ekosistem informasi.
Konferensi internasional ke-21 Wikimedia tersebut digelar secara luring dan daring serta bertepatan dengan peringatan 25 tahun Wikipedia.
Kegiatan diawali dengan pra-konferensi dan pembukaan yang menghadirkan Founder Wikipedia Jimmy Wales, sementara CEO Wikimedia Foundation Bernadette Meehan menekankan pentingnya kolaborasi manusia di tengah perubahan cara masyarakat menemukan dan mengonsumsi informasi.
“Saat Wikipedia merayakan hari jadinya yang ke-25, kita memasuki era baru bagi pengetahuan. Kecerdasan buatan mengubah cara orang menemukan dan mengonsumsi informasi, menjadikan kolaborasi antar manusia lebih penting daripada sebelumnya,” ujar Bernadette.
Mengusung tema Liberté, Équité, Fiabilité atau Kebebasan, Ekuitas, Keandalan, Wikimania 2026 menjadi ruang bagi komunitas global untuk merumuskan strategi menghadapi berbagai tekanan terhadap ekosistem pengetahuan terbuka.
Ancaman tersebut mencakup tekanan politik, sensor, manipulasi teknologi, hingga penyalahgunaan AI yang berpotensi membongkar identitas kontributor anonim dan memicu intimidasi.
Tiga nilai utama menjadi fokus pembahasan, yakni kebebasan untuk berbagi pengetahuan, ekuitas dalam memastikan akses yang adil sekaligus mengatasi bias sejarah dan sistemik, serta keandalan melalui penguatan verifikasi dan prinsip netralitas.
Konferensi juga diisi berbagai agenda seperti Hackathon, Lightning Talks, dan diskusi mengenai masa depan gerakan Wikimedia untuk memastikan pengetahuan tetap dapat diakses lintas generasi.
Indonesia turut berpartisipasi melalui Wikimedia Indonesia yang mengembangkan berbagai proyek pengetahuan terbuka, seperti Wikipedia, Wikidata, Wikimedia Commons, Wiktionary, dan Wikisource.
Sejumlah peserta Indonesia juga mengisi sesi Wikimania 2026, di antaranya Warming Up the Incubator oleh NikolasKHF, How Regional Partnerships Power Community-Led Growth in Bali oleh Carma Citrawati dan Sakti Pramudya, serta Crowdsourcing Media for Public Knowledge dan Lessons Learned from Indonesia’s Government Wikimedia SUL Page Block oleh Jeromi Mikhael.
Sementara itu, sesi poster menghadirkan WikiCitaRasa: Introducing Wikibooks through Indonesian Culinary Recipe Writing Workshop yang dibawakan Raflinoer32.
Kehadiran para wikimediawan dari berbagai negara menunjukkan bahwa di tengah perkembangan AI dan tantangan terhadap kepercayaan publik, kolaborasi manusia tetap menjadi bagian penting dalam menjaga pengetahuan yang terbuka, dapat diverifikasi, dan dapat diakses masyarakat.







