Metapos.id, Jakarta – The End of Oak Street menghadirkan premis sederhana tentang keluarga suburban yang tiba-tiba terjebak di zaman dinosaurus. Film terbaru David Robert Mitchell ini memadukan teror, komedi, dan nuansa nostalgia film petualangan era 1980-an.
Cerita berpusat pada keluarga Platt yang terdiri dari Greg (Ewan McGregor), Denise (Anne Hathaway), Audrey (Maisy Stella), dan Brian (Christian Convery). Kehidupan mereka sudah dipenuhi masalah sebelum perumahan tempat tinggalnya berpindah ke masa ketika dinosaurus masih hidup.
Greg baru kehilangan pekerjaan dan diam-diam bekerja sebagai pengantar pizza. Sementara itu, Denise frustrasi dengan kehidupan rumah tangganya dan menulis novel tentang seorang istri yang ingin meninggalkan keluarganya.
Keanehan mulai muncul sebelum kejadian besar tersebut. Tumbuhan yang diyakini telah punah tiba-tiba tumbuh di sekitar rumah, kemudian cahaya putih misterius muncul pada malam hari dan mengganggu warga.
Setelah perumahan berpindah ke zaman dinosaurus, keluarga Platt harus berjuang bertahan hidup. Berbagai binatang purba mulai mengincar mereka sebagai mangsa.
Mitchell membangun ketegangan dengan memperlihatkan dinosaurus secara perlahan melalui bayangan dan kemunculan singkat. Sinematografer Michael Giolakis turut memperkuat atmosfer lewat komposisi gambar yang membuat situasi terasa semakin mencekam.
Film ini juga terasa sebagai penghormatan terhadap gaya Steven Spielberg. Nuansa suburban, estetika 1980-an, hingga musik Michael Giacchino mengingatkan pada film-film Spielberg era tersebut.
Meski dinamika Greg dan Denise terasa kurang digali dan penyelesaiannya terlalu cepat, hal itu tidak banyak mengurangi keseruan film. Dengan durasi 99 menit, The End of Oak Street berhasil menjadi tontonan ringan yang menghibur.







