Metapos.id, Jakarta – NewJeans kembali menjadi sorotan setelah mendapat ulasan dari pengamat budaya dan musik David A. Tizzard dalam artikel yang diterbitkan The Korea Times. Ia menilai grup tersebut berhasil menghadirkan kembali nuansa musik khas London ke dalam industri K-Pop modern.
Menurut Tizzard, daya tarik utama NewJeans bukan hanya berasal dari para anggotanya, tetapi juga dari tim produser dan kreator yang membentuk identitas musik mereka. Ia menyebut musik NewJeans terdengar segar karena berani mengambil inspirasi dari genre yang jarang dieksplorasi grup K-Pop lain.
Alih-alih mengikuti tren hip-hop yang mendominasi industri, NewJeans disebut banyak mengadopsi elemen UK garage, jungle, hingga drum and bass. Perpaduan tersebut membuat lagu-lagu mereka memiliki karakter unik yang mengingatkan pada budaya klub dan rave di London pada era 1990-an.
Selain musik, konsep visual NewJeans juga dinilai menjadi salah satu faktor keberhasilan mereka menarik perhatian publik. Gaya busana bernuansa kasual era 1990-an, seperti celana longgar, crop top, hingga tas punggung, dianggap memperkuat identitas grup tersebut.
Tizzard menjelaskan bahwa keberhasilan NewJeans tidak lepas dari peran para produser, penulis lagu, hingga tim kreatif di balik layar. Menurutnya, sosok-sosok tersebut merupakan elemen penting yang sering kali luput dari perhatian para penggemar K-Pop.
Ia juga menilai industri K-Pop selama ini lebih banyak menonjolkan visual para idol dibandingkan para kreator musiknya. Padahal, produser dan komposer memiliki kontribusi besar dalam menciptakan lagu-lagu yang mampu diterima secara global.
Dalam artikelnya, Tizzard menyoroti bahwa sebagian anggota tim visual lama ADOR masih terlibat dalam materi promosi terbaru NewJeans. Menurutnya, kualitas visual bukan menjadi persoalan utama, melainkan bagaimana grup tersebut dapat terus menghadirkan musik yang terasa segar di tengah persaingan industri.
Melalui pendekatan musik dan konsep yang berbeda, NewJeans dinilai berhasil membawa warna baru ke industri K-Pop sekaligus memperkenalkan kembali pengaruh musik London kepada pendengar generasi saat ini. Pandangan tersebut memperlihatkan bagaimana inovasi musikal menjadi salah satu kekuatan utama grup tersebut di kancah global.







