Thursday, October 15, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Makkah dan Jeddah Akan Gelap Gulita Akibat Gerhana Matahari Total

Aulia Fitrie by Aulia Fitrie
14 July 2026
in Tek & Oto
Harry Kane Ingin Inggris Lebih Klinis Demi Singkirkan Argentina di Semifinal

Metapos.id, Jakarta – Makkah akan menjadi salah satu lokasi yang menyaksikan fenomena astronomi langka berupa Gerhana Matahari Total pada 2 Agustus 2027. Peristiwa tersebut diperkirakan mengubah suasana siang menjadi gelap gulita selama sekitar lima menit ketika Bulan menutupi seluruh piringan Matahari.  

Fenomena ini diprediksi menjadi salah satu gerhana matahari paling istimewa pada abad ke-21. Selain Makkah, wilayah Jeddah, Taif, Abha, Jazan, hingga Al Bahah juga akan berada di jalur pengamatan gerhana total.  

BACA JUGA

Waspada Undangan Meeting Palsu, Serangan Malware Naik Ribuan Persen

WhatsApp Uji Coba Fitur Jadwalkan Pesan Otomatis di Android

Saat fase totalitas berlangsung, cahaya Matahari akan tertutup sepenuhnya sehingga langit berubah gelap layaknya malam hari. Dalam kondisi tersebut, bintang dan beberapa planet bahkan dapat terlihat meski peristiwa terjadi pada siang hari.  

Gerhana Matahari Total 2 Agustus 2027 juga disebut sebagai salah satu yang terlama di abad ini. Di lokasi terbaik seperti Luxor, Mesir, fase totalitas diperkirakan mencapai sekitar 6 menit 23 detik, menjadikannya gerhana terlama yang dapat diamati dari daratan hingga tahun 2114.  

Jalur gerhana akan melintasi Samudra Atlantik sebelum bergerak ke Spanyol selatan, Gibraltar, Maroko, Aljazair, Tunisia, Libya, Mesir, Arab Saudi, Yaman, hingga Somalia. Fenomena tersebut diperkirakan menarik perhatian ilmuwan dan pemburu gerhana dari berbagai negara.  

Gerhana Matahari Total terjadi ketika Bulan berada tepat di antara Bumi dan Matahari sehingga menutupi seluruh piringan Matahari dari sudut pandang pengamat di Bumi. Momen ini memungkinkan ilmuwan mengamati korona Matahari yang biasanya tertutup oleh cahaya terang Matahari.  

Para ahli mengingatkan masyarakat agar tidak melihat Matahari secara langsung selama gerhana tanpa pelindung khusus. Pengamatan hanya aman dilakukan menggunakan kacamata gerhana yang memenuhi standar internasional, kecuali saat fase totalitas berlangsung.  

Dengan durasi yang panjang dan lintasan yang melewati sejumlah wilayah penting, Gerhana Matahari Total pada 2 Agustus 2027 diperkirakan menjadi salah satu peristiwa astronomi terbesar dalam beberapa dekade terakhir. Fenomena ini pun diprediksi menarik minat wisatawan, peneliti, dan penggemar astronomi dari seluruh dunia.  

Tags: Agustus 2027Arab Saudifenomena astronomiGerhana MatahariGerhana Matahari TotalHeadlineMakkahMetapos.id
Previous Post

Cal Crutchlow Resmi Comeback di MotoGP Inggris 2026, Gantikan Johann Zarco

Next Post

Suhu Ekstrem Melanda Eropa, Lebih dari 10 Ribu Orang Meninggal

Related Posts

Waspada Undangan Meeting Palsu, Serangan Malware Naik Ribuan Persen
Tek & Oto

Waspada Undangan Meeting Palsu, Serangan Malware Naik Ribuan Persen

14 October 2026
WhatsApp Uji Coba Fitur Jadwalkan Pesan Otomatis di Android
Tek & Oto

WhatsApp Uji Coba Fitur Jadwalkan Pesan Otomatis di Android

13 October 2026
Meta meluncurkan Muse Wonder dan Muse Wonder Full dengan fitur memori aktif, kemampuan coding, serta dukungan untuk tugas kompleks jangka panjang.
Tek & Oto

AI Baru Meta Dibanderol Rp65 Ribu per Juta Token

13 October 2026
Meta Larang Iklan TikTok di Facebook dan Instagram
Tek & Oto

Meta Larang Iklan TikTok di Facebook dan Instagram

11 October 2026
Penjualan kendaraan BBM di Australia turun 36,2 persen pada September 2026, sementara mobil listrik dan plug-in hybrid mencatat pertumbuhan pesat.
Ekbis

Mobil Listrik Makin Laris, Kendaraan BBM Australia Turun

9 October 2026
OpenAI Siapkan Watermark Tak Terlihat untuk Teks ChatGPT dan Codex
Tek & Oto

OpenAI Siapkan Watermark Tak Terlihat untuk Teks ChatGPT dan Codex

7 October 2026
Next Post
Harry Kane Ingin Inggris Lebih Klinis Demi Singkirkan Argentina di Semifinal

Suhu Ekstrem Melanda Eropa, Lebih dari 10 Ribu Orang Meninggal

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini