Monday, October 12, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Jepang Catat 5.346 Kebangkrutan Perusahaan, Beban Utang Meningkat

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
13 July 2026
in Ekbis, Internasional
Tugu Insurance Raih GCG Awards 2026 Berkat Tata Kelola dan Manajemen Risiko

Metapos.id, Jakarta – Gelombang kebangkrutan perusahaan di Jepang terus meningkat sepanjang semester pertama 2026. Lembaga riset Teikoku Databank mencatat sebanyak 5.346 perusahaan gulung tikar pada periode Januari hingga Juni, naik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Beban utang menjadi salah satu faktor utama yang memicu meningkatnya jumlah kebangkrutan tersebut. Banyak perusahaan kesulitan memenuhi kewajiban pembayaran pinjaman di tengah kenaikan biaya operasional dan perlambatan aktivitas ekonomi.

BACA JUGA

Serangan Ketiga di Sekolah Polandia dalam Sepekan, Tiga Orang Terluka

Bandara Arab Saudi Diserang Rudal, 12 Orang Tewas dan Ratusan Luka

Data Teikoku Databank menunjukkan sektor usaha kecil dan menengah menjadi kelompok yang paling terdampak. Perusahaan-perusahaan tersebut menghadapi tekanan dari meningkatnya harga bahan baku, biaya energi, serta kenaikan upah tenaga kerja.

Selain itu, tingginya suku bunga dan melemahnya nilai tukar yen turut memperbesar beban keuangan dunia usaha. Kondisi tersebut membuat biaya impor meningkat sehingga margin keuntungan perusahaan semakin tertekan.

Para analis menilai berakhirnya berbagai program bantuan yang sebelumnya diberikan pemerintah selama masa pandemi juga ikut memperburuk situasi. Banyak perusahaan yang selama ini bertahan berkat restrukturisasi utang kini mulai menghadapi jatuh tempo pembayaran pinjaman.

Meski sektor pariwisata menunjukkan pemulihan, permintaan domestik yang belum sepenuhnya pulih membuat sebagian pelaku usaha masih kesulitan meningkatkan pendapatan. Kondisi ini terutama dirasakan oleh bisnis ritel, manufaktur, dan jasa berskala kecil.

Teikoku Databank memperkirakan tren kebangkrutan masih berpotensi berlanjut hingga paruh kedua 2026 apabila tekanan biaya dan beban utang belum mereda. Perusahaan dengan kondisi keuangan yang lemah diperkirakan menjadi kelompok paling rentan menghadapi perlambatan ekonomi.

Pemerintah Jepang pun diharapkan terus mendorong kebijakan yang mampu menjaga stabilitas ekonomi dan membantu dunia usaha beradaptasi dengan kondisi pasar. Dukungan terhadap sektor usaha kecil dan menengah dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk menekan laju kebangkrutan di masa mendatang.

Tags: ekonomi JepangHeadlineinflasi JepangJepangkebangkrutan JepangMetapos.idperusahaan bangkrutTeikoku Databankutang perusahaan
Previous Post

Produksi Rokok Indonesia Naik Tajam di Juni 2026, Ini Penyebabnya

Next Post

Ancaman Bom Gegerkan SDN Srengseng Sawah 15, Polisi Lakukan Penyisiran

Related Posts

Serangan Ketiga di Sekolah Polandia dalam Sepekan, Tiga Orang Terluka
Internasional

Serangan Ketiga di Sekolah Polandia dalam Sepekan, Tiga Orang Terluka

11 October 2026
Bandara Arab Saudi Diserang Rudal, 12 Orang Tewas dan Ratusan Luka
Internasional

Bandara Arab Saudi Diserang Rudal, 12 Orang Tewas dan Ratusan Luka

11 October 2026
BEI dan KSEI Perluas Transparansi Kepemilikan Saham
Ekbis

BEI dan KSEI Perluas Transparansi Kepemilikan Saham

9 October 2026
Volodymyr Zelensky
Internasional

Zelensky Desak Trump Bantu Ukraina Hadapi Serangan Rusia

9 October 2026
GAPKI Gelar IPOC 2026, Perkuat Peran Sawit bagi Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekonomi di Tengah Gejolak Global
Ekbis

GAPKI Gelar IPOC 2026, Perkuat Peran Sawit bagi Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekonomi di Tengah Gejolak Global

9 October 2026
El Nino Diprediksi Menguat, Indonesia Terancam Kekeringan
Internasional

El Nino Diprediksi Menguat, Indonesia Terancam Kekeringan

9 October 2026
Next Post
Ancaman Bom Gegerkan SDN Srengseng Sawah 15, Polisi Lakukan Penyisiran

Ancaman Bom Gegerkan SDN Srengseng Sawah 15, Polisi Lakukan Penyisiran

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini