Monday, July 13, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Jepang Catat 5.346 Kebangkrutan Perusahaan, Beban Utang Meningkat

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
13 July 2026
in Ekbis, Internasional
Tugu Insurance Raih GCG Awards 2026 Berkat Tata Kelola dan Manajemen Risiko

Metapos.id, Jakarta – Gelombang kebangkrutan perusahaan di Jepang terus meningkat sepanjang semester pertama 2026. Lembaga riset Teikoku Databank mencatat sebanyak 5.346 perusahaan gulung tikar pada periode Januari hingga Juni, naik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Beban utang menjadi salah satu faktor utama yang memicu meningkatnya jumlah kebangkrutan tersebut. Banyak perusahaan kesulitan memenuhi kewajiban pembayaran pinjaman di tengah kenaikan biaya operasional dan perlambatan aktivitas ekonomi.

BACA JUGA

Produksi Rokok Indonesia Naik Tajam di Juni 2026, Ini Penyebabnya

Meski Digempur AS, Iran Dinilai Tetap Sulit Dilemahkan di Selat Hormuz

Data Teikoku Databank menunjukkan sektor usaha kecil dan menengah menjadi kelompok yang paling terdampak. Perusahaan-perusahaan tersebut menghadapi tekanan dari meningkatnya harga bahan baku, biaya energi, serta kenaikan upah tenaga kerja.

Selain itu, tingginya suku bunga dan melemahnya nilai tukar yen turut memperbesar beban keuangan dunia usaha. Kondisi tersebut membuat biaya impor meningkat sehingga margin keuntungan perusahaan semakin tertekan.

Para analis menilai berakhirnya berbagai program bantuan yang sebelumnya diberikan pemerintah selama masa pandemi juga ikut memperburuk situasi. Banyak perusahaan yang selama ini bertahan berkat restrukturisasi utang kini mulai menghadapi jatuh tempo pembayaran pinjaman.

Meski sektor pariwisata menunjukkan pemulihan, permintaan domestik yang belum sepenuhnya pulih membuat sebagian pelaku usaha masih kesulitan meningkatkan pendapatan. Kondisi ini terutama dirasakan oleh bisnis ritel, manufaktur, dan jasa berskala kecil.

Teikoku Databank memperkirakan tren kebangkrutan masih berpotensi berlanjut hingga paruh kedua 2026 apabila tekanan biaya dan beban utang belum mereda. Perusahaan dengan kondisi keuangan yang lemah diperkirakan menjadi kelompok paling rentan menghadapi perlambatan ekonomi.

Pemerintah Jepang pun diharapkan terus mendorong kebijakan yang mampu menjaga stabilitas ekonomi dan membantu dunia usaha beradaptasi dengan kondisi pasar. Dukungan terhadap sektor usaha kecil dan menengah dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk menekan laju kebangkrutan di masa mendatang.

Tags: ekonomi JepangHeadlineinflasi JepangJepangkebangkrutan JepangMetapos.idperusahaan bangkrutTeikoku Databankutang perusahaan
Previous Post

Produksi Rokok Indonesia Naik Tajam di Juni 2026, Ini Penyebabnya

Next Post

Ancaman Bom Gegerkan SDN Srengseng Sawah 15, Polisi Lakukan Penyisiran

Related Posts

Tugu Insurance Raih GCG Awards 2026 Berkat Tata Kelola dan Manajemen Risiko
Ekbis

Produksi Rokok Indonesia Naik Tajam di Juni 2026, Ini Penyebabnya

13 July 2026
Meski Digempur AS, Iran Dinilai Tetap Sulit Dilemahkan di Selat Hormuz
Internasional

Meski Digempur AS, Iran Dinilai Tetap Sulit Dilemahkan di Selat Hormuz

13 July 2026
Tugu Insurance Raih GCG Awards 2026 Berkat Tata Kelola dan Manajemen Risiko
Ekbis

Tugu Insurance Raih GCG Awards 2026 Berkat Tata Kelola dan Manajemen Risiko

13 July 2026
Wasit Argentina vs Mesir Dikritik, Jurnalis Saudi Sebut Hanya Satu Kesalahan Krusial
Internasional

Wasit Argentina vs Mesir Dikritik, Jurnalis Saudi Sebut Hanya Satu Kesalahan Krusial

13 July 2026
Tragedi Pub Bangkok, 27 Orang Tewas Diduga Akibat Ledakan Listrik
Internasional

Tragedi Pub Bangkok, 27 Orang Tewas Diduga Akibat Ledakan Listrik

13 July 2026
Internasional

Venezuela Perbarui Data Gempa, Korban Tewas Tembus 4.333 Orang

13 July 2026
Next Post
Ancaman Bom Gegerkan SDN Srengseng Sawah 15, Polisi Lakukan Penyisiran

Ancaman Bom Gegerkan SDN Srengseng Sawah 15, Polisi Lakukan Penyisiran

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini