Monday, August 10, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Kemhan Gandeng Fincantieri, Dieselindo Dapat Transfer Teknologi Pertahanan

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
24 June 2026
in Ekbis
Kemhan Gandeng Fincantieri, Dieselindo Dapat Transfer Teknologi Pertahanan

Metapos.id, Jakarta – PT Dieselindo Utama Nusa resmi menerima penyerahan program offset dari Kementerian Pertahanan Republik Indonesia dan Fincantieri. Program tersebut mencakup Mockup Diesel Generator, Special Tools, serta Technical Training untuk mendukung penguatan industri pertahanan nasional.

Penyerahan dilakukan melalui Handover Ceremony yang berlangsung di Engineering Services Department PT Dieselindo Utama Nusa di Cikupa-Tigaraksa, Tangerang. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi kewajiban offset dalam pengadaan kapal perang berbasis desain FREMM antara Indonesia dan Fincantieri.

BACA JUGA

Kepailitan PT Dua Kuda Indonesia Jadi Ujian bagi Kepastian Hukum dan Investasi Asing

PMSol Perluas Jejaring Bisnis Maritim Indonesia ke Pasar Tiongkok

Program offset tersebut dirancang untuk meningkatkan kemampuan industri dalam negeri melalui transfer teknologi dan penguatan kompetensi teknis. Selain itu, program ini juga diharapkan dapat memperluas penguasaan teknologi strategis bagi pelaku industri nasional.

Sebagai penerima manfaat, Dieselindo melihat program ini sebagai peluang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Perusahaan juga menargetkan penguatan kapasitas teknis jangka panjang guna mendukung kebutuhan sektor pertahanan Indonesia.

Direktur Jenderal Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan RI, Laksamana Muda TNI Sri Yanto, menyatakan bahwa program ini diarahkan untuk membangun kemampuan nasional yang berkelanjutan. Menurutnya, industri dalam negeri perlu memiliki kapasitas pemeliharaan dan dukungan teknis secara mandiri.

Sementara itu, Direktur Utama PT Dieselindo Utama Nusa, Iwan Salim, menilai kolaborasi internasional mampu memberikan dampak nyata bagi pengembangan industri pertahanan nasional. Program offset dinilai membuka peluang peningkatan kompetensi tenaga kerja sekaligus memperkuat kesiapan industri pendukung pertahanan.

Kerja sama antara Kemhan, Fincantieri, dan Dieselindo juga menunjukkan pentingnya sinergi antara pemerintah, industri global, dan pelaku industri nasional. Melalui kemitraan tersebut, industri dalam negeri memperoleh akses terhadap pengalaman, pengetahuan, dan teknologi bertaraf internasional.

Ke depan, implementasi program offset diharapkan menghasilkan efek berkelanjutan bagi ekosistem industri pertahanan nasional. Peningkatan kualitas SDM, penguatan rantai pasok, serta penguasaan teknologi domestik menjadi fondasi penting menuju kemandirian pertahanan Indonesia.

Tags: DieselindoFincantieriindustri pertahanankapal FREMMKemhan RIMetapos.idprogram offsettransfer teknologi
Previous Post

Ariana Grande Salurkan Bantuan untuk Anak-Anak Gaza Lewat Yayasan Baru

Next Post

Democracy Perceptions Index 2026: Israel dan AS Catat Persepsi Global yang Memburuk

Related Posts

Kepailitan PT Dua Kuda Indonesia Jadi Ujian bagi Kepastian Hukum dan Investasi Asing
Ekbis

Kepailitan PT Dua Kuda Indonesia Jadi Ujian bagi Kepastian Hukum dan Investasi Asing

9 August 2026
PMSol Perluas Jejaring Bisnis Maritim Indonesia ke Pasar Tiongkok
Ekbis

PMSol Perluas Jejaring Bisnis Maritim Indonesia ke Pasar Tiongkok

8 August 2026
Batu Bara
Ekbis

HBA Agustus 2026 Turun 5,62 Persen, Jadi USD124,44 per Ton

8 August 2026
Sri Mulyani
Ekbis

Sri Mulyani Ditunjuk Kembali sebagai Penasihat Bank Dunia

7 August 2026
PLN
Ekbis

PLN Beri Diskon Tambah Daya 50 Persen Selama GIIAS 2026, Ini Syaratnya

6 August 2026
Pengelolaan Whoosh Berubah, Kemenkeu Ambil Alih 60 Persen Saham KCIC
Ekbis

Pengelolaan Whoosh Berubah, Kemenkeu Ambil Alih 60 Persen Saham KCIC

6 August 2026
Next Post
Democracy Perceptions Index 2026: Israel dan AS Catat Persepsi Global yang Memburuk

Democracy Perceptions Index 2026: Israel dan AS Catat Persepsi Global yang Memburuk

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini