Tuesday, November 3, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Deretan Perusahaan yang Paling Banyak Kantongi Kontrak Pemerintah AS

Aulia Fitrie by Aulia Fitrie
20 June 2026
in Internasional
Harga Minyak Naik, Puluhan Kapal Tanker Mulai Tinggalkan Selat Hormuz

Metapos.id, Jakarta – Pemerintah Amerika Serikat setiap tahun menggelontorkan dana dalam jumlah besar melalui berbagai kontrak pengadaan barang dan jasa. Nilainya mencapai ratusan miliar dolar AS dan menjadi sumber pendapatan utama bagi sejumlah perusahaan besar di sektor pertahanan, kesehatan, hingga teknologi.  

Perusahaan pertahanan masih mendominasi daftar penerima kontrak terbesar pemerintah AS. Nama seperti Lockheed Martin, RTX Corporation, General Dynamics, Boeing, dan Northrop Grumman secara konsisten memperoleh proyek bernilai puluhan miliar dolar setiap tahunnya.  

BACA JUGA

Trump Telepon Netanyahu, Ketegangan Iran Kembali Meningkat

Iran Ajukan 7 Syarat Sebelum Kembali Berunding dengan AS

Lockheed Martin menjadi salah satu perusahaan dengan nilai kontrak tertinggi berkat berbagai proyek alat utama sistem persenjataan. Kontrak tersebut mencakup pengembangan jet tempur F-35, sistem rudal, hingga berbagai teknologi pertahanan untuk Departemen Pertahanan Amerika Serikat.  

RTX Corporation, yang sebelumnya dikenal sebagai Raytheon Technologies, juga menjadi pemain utama dalam pengadaan pemerintah. Perusahaan ini banyak memasok sistem pertahanan udara, radar, mesin pesawat, serta berbagai teknologi militer lainnya.  

Selain industri pertahanan, sektor kesehatan turut menikmati nilai kontrak yang besar. Pfizer dan Moderna memperoleh kontrak bernilai miliaran dolar terutama saat pemerintah AS mempercepat pengadaan vaksin dan produk kesehatan untuk menghadapi pandemi.  

Perusahaan teknologi seperti Microsoft, Oracle, Amazon Web Services, dan Google juga semakin aktif memenangkan kontrak pemerintah. Layanan komputasi awan, keamanan siber, hingga kecerdasan buatan menjadi kebutuhan penting berbagai lembaga pemerintah AS.  

Besarnya nilai kontrak pemerintah membuat banyak perusahaan berlomba memenuhi persyaratan tender federal. Selain menawarkan harga yang kompetitif, perusahaan juga harus memenuhi standar keamanan, kualitas produk, dan kepatuhan terhadap berbagai regulasi yang ditetapkan pemerintah Amerika Serikat.  

Dominasi perusahaan-perusahaan tersebut menunjukkan bahwa belanja pemerintah AS masih menjadi salah satu penggerak utama ekonomi nasional. Kontrak bernilai besar tidak hanya meningkatkan pendapatan korporasi, tetapi juga mendukung investasi, inovasi teknologi, dan penciptaan lapangan kerja di berbagai sektor.  

Tags: BoeingGeneral DynamicsHeadlinekontrak pemerintah AmerikaLockheed MartinMetapos.idPfizerRTXtender pemerintah AS
Previous Post

Harga Minyak Naik, Puluhan Kapal Tanker Mulai Tinggalkan Selat Hormuz

Next Post

Kenapa Mi Instan Tetap Jadi Favorit Meski Sering Dianggap Tak Sehat?

Related Posts

Trump dan Netanyahu dilaporkan membahas potensi serangan baru ke Iran. Pentagon disebut telah memetakan target, sementara Teheran menyiapkan respons.
Internasional

Trump Telepon Netanyahu, Ketegangan Iran Kembali Meningkat

2 November 2026
Iran Ajukan 7 Syarat Sebelum Kembali Berunding dengan AS
Internasional

Iran Ajukan 7 Syarat Sebelum Kembali Berunding dengan AS

2 November 2026
Iran menetapkan Royal Navy, Royal Air Force, dan MI6 sebagai teroris. Keputusan ini disebut sebagai respons atas kebijakan Inggris terhadap IRGC.
Internasional

Ketegangan Meningkat, Iran Sasar Institusi Militer Inggris

2 November 2026
Korea Utara menguji hulu ledak bom tandan untuk rudal balistik taktis. Pyongyang mengklaim senjata tersebut mampu menjangkau area 13 hektare.
Internasional

Bom Tandan Korea Utara Diklaim Sapu Area 13 Hektare

2 November 2026
Trump Sebut AS Bisa Serang Situs Nuklir Iran dalam 10 Menit
Internasional

Trump Sebut AS Bisa Serang Situs Nuklir Iran dalam 10 Menit

1 November 2026
Viral Dugaan Manipulasi Kadar Emas 24 Karat Jadi 16 Karat
Internasional

Kasus Penjualan Data Pengemudi, GM Bayar Rp3,5 Triliun

31 October 2026
Next Post
Harga Minyak Naik, Puluhan Kapal Tanker Mulai Tinggalkan Selat Hormuz

Kenapa Mi Instan Tetap Jadi Favorit Meski Sering Dianggap Tak Sehat?

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini