Saturday, June 20, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Deretan Perusahaan yang Paling Banyak Kantongi Kontrak Pemerintah AS

Aulia Fitrie by Aulia Fitrie
20 June 2026
in Internasional
Harga Minyak Naik, Puluhan Kapal Tanker Mulai Tinggalkan Selat Hormuz

Metapos.id, Jakarta – Pemerintah Amerika Serikat setiap tahun menggelontorkan dana dalam jumlah besar melalui berbagai kontrak pengadaan barang dan jasa. Nilainya mencapai ratusan miliar dolar AS dan menjadi sumber pendapatan utama bagi sejumlah perusahaan besar di sektor pertahanan, kesehatan, hingga teknologi.  

Perusahaan pertahanan masih mendominasi daftar penerima kontrak terbesar pemerintah AS. Nama seperti Lockheed Martin, RTX Corporation, General Dynamics, Boeing, dan Northrop Grumman secara konsisten memperoleh proyek bernilai puluhan miliar dolar setiap tahunnya.  

BACA JUGA

Harga Minyak Naik, Puluhan Kapal Tanker Mulai Tinggalkan Selat Hormuz

Qatar Biayai Perjalanan Suporter ke Kanada, Ribuan Fans Dukung Tim di Piala Dunia 2026

Lockheed Martin menjadi salah satu perusahaan dengan nilai kontrak tertinggi berkat berbagai proyek alat utama sistem persenjataan. Kontrak tersebut mencakup pengembangan jet tempur F-35, sistem rudal, hingga berbagai teknologi pertahanan untuk Departemen Pertahanan Amerika Serikat.  

RTX Corporation, yang sebelumnya dikenal sebagai Raytheon Technologies, juga menjadi pemain utama dalam pengadaan pemerintah. Perusahaan ini banyak memasok sistem pertahanan udara, radar, mesin pesawat, serta berbagai teknologi militer lainnya.  

Selain industri pertahanan, sektor kesehatan turut menikmati nilai kontrak yang besar. Pfizer dan Moderna memperoleh kontrak bernilai miliaran dolar terutama saat pemerintah AS mempercepat pengadaan vaksin dan produk kesehatan untuk menghadapi pandemi.  

Perusahaan teknologi seperti Microsoft, Oracle, Amazon Web Services, dan Google juga semakin aktif memenangkan kontrak pemerintah. Layanan komputasi awan, keamanan siber, hingga kecerdasan buatan menjadi kebutuhan penting berbagai lembaga pemerintah AS.  

Besarnya nilai kontrak pemerintah membuat banyak perusahaan berlomba memenuhi persyaratan tender federal. Selain menawarkan harga yang kompetitif, perusahaan juga harus memenuhi standar keamanan, kualitas produk, dan kepatuhan terhadap berbagai regulasi yang ditetapkan pemerintah Amerika Serikat.  

Dominasi perusahaan-perusahaan tersebut menunjukkan bahwa belanja pemerintah AS masih menjadi salah satu penggerak utama ekonomi nasional. Kontrak bernilai besar tidak hanya meningkatkan pendapatan korporasi, tetapi juga mendukung investasi, inovasi teknologi, dan penciptaan lapangan kerja di berbagai sektor.  

Tags: BoeingGeneral DynamicsHeadlinekontrak pemerintah AmerikaLockheed MartinMetapos.idPfizerRTXtender pemerintah AS
Previous Post

Harga Minyak Naik, Puluhan Kapal Tanker Mulai Tinggalkan Selat Hormuz

Next Post

Kenapa Mi Instan Tetap Jadi Favorit Meski Sering Dianggap Tak Sehat?

Related Posts

Harga Minyak Naik, Puluhan Kapal Tanker Mulai Tinggalkan Selat Hormuz
Ekbis

Harga Minyak Naik, Puluhan Kapal Tanker Mulai Tinggalkan Selat Hormuz

20 June 2026
Qatar Biayai Perjalanan Suporter ke Kanada, Ribuan Fans Dukung Tim di Piala Dunia 2026
Internasional

Qatar Biayai Perjalanan Suporter ke Kanada, Ribuan Fans Dukung Tim di Piala Dunia 2026

19 June 2026
Halal Indo 2026 Siap Digelar, Pemerintah Percepat Industri Halal Nasional
Internasional

Trump Tekan Iran Patuhi Kesepakatan Damai yang Baru Disepakati

18 June 2026
Selat Hormuz Kembali Dibuka, Pasar Minyak Masih Tunggu Stabilitas
Internasional

Selat Hormuz Kembali Dibuka, Pasar Minyak Masih Tunggu Stabilitas

18 June 2026
Anak Putri Mahkota Norwegia Divonis 4 Tahun Penjara atas Dua Kasus Pemerkosaan
Internasional

Anak Putri Mahkota Norwegia Divonis 4 Tahun Penjara atas Dua Kasus Pemerkosaan

16 June 2026
Kemunculan Perdana Dr. Hussam Abu Safiya di Sidang Virtual Tuai Sorotan
Internasional

Kemunculan Perdana Dr. Hussam Abu Safiya di Sidang Virtual Tuai Sorotan

15 June 2026
Next Post
Harga Minyak Naik, Puluhan Kapal Tanker Mulai Tinggalkan Selat Hormuz

Kenapa Mi Instan Tetap Jadi Favorit Meski Sering Dianggap Tak Sehat?

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini