Wednesday, September 16, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

RI Cari Jalur Baru untuk Kurangi Ketergantungan Internet pada Singapura

Aulia Fitrie by Aulia Fitrie
16 June 2026
in Tek & Oto
RI Cari Jalur Baru untuk Kurangi Ketergantungan Internet pada Singapura

Metapos.id, Jakarta – Pemerintah Indonesia berupaya mengurangi ketergantungan konektivitas internet nasional yang selama ini bertumpu pada Singapura. Langkah tersebut dilakukan melalui pengembangan jalur alternatif guna memperkuat ketahanan dan kedaulatan digital nasional.  

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengungkapkan bahwa sekitar 90 persen trafik internet internasional Indonesia saat ini masih melewati Singapura. Kondisi tersebut dinilai menjadi tantangan besar di tengah pesatnya pertumbuhan ekonomi digital dan kebutuhan infrastruktur teknologi yang terus meningkat.  

BACA JUGA

BYD Pesan 10 Kapal Angkut Mobil Baru

Google Hadirkan ADB Wi-Fi 2.0 Lebih Stabil

Direktur Strategi dan Kebijakan Infrastruktur Digital Komdigi, Denny Setiawan, menyebut ketergantungan terhadap satu jalur utama dapat menimbulkan risiko apabila terjadi gangguan konektivitas. Karena itu, pemerintah mendorong diversifikasi jaringan agar akses data tidak hanya bergantung pada satu titik internasional.  

Salah satu langkah yang disiapkan adalah pembangunan dan penguatan jaringan kabel bawah laut sebagai jalur alternatif. Infrastruktur tersebut dinilai sangat penting karena menjadi tulang punggung utama lalu lintas data global.  

Selain kabel bawah laut, pemerintah juga berupaya memperluas jaringan kabel darat di berbagai wilayah Indonesia. Pengembangan tersebut diharapkan dapat meningkatkan keandalan konektivitas digital antarpulau dan mengurangi potensi gangguan jaringan.  

Komdigi juga tengah menyelaraskan peta jalan pembangunan pusat data, jaringan kabel laut, dan kabel darat secara terintegrasi. Strategi ini dilakukan untuk mendukung pertumbuhan kebutuhan data yang semakin besar, termasuk untuk pengembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).  

Ketergantungan terhadap Singapura selama ini terjadi karena negara tersebut merupakan salah satu pusat pertukaran internet dan jaringan kabel bawah laut terbesar di kawasan Asia. Akibatnya, sebagian besar trafik data Indonesia secara historis terlebih dahulu melewati Singapura sebelum terhubung ke jaringan global.  

Melalui diversifikasi jalur konektivitas, pemerintah berharap ketahanan infrastruktur digital nasional dapat semakin kuat di masa depan. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung transformasi digital serta memperkuat posisi Indonesia dalam ekonomi digital regional.  

Tags: Headlineinternet Indonesiakabel bawah lautkedaulatan digitalKomdigikonektivitas digitalMetapos.idSingapura
Previous Post

Saat Nabi Muhammad Hijrah, Begini Peta Kekuatan Ekonomi Mekkah dan Madinah

Next Post

Kemenkes Jelaskan Alasan Bungkus Rokok dan Vape Bakal Dibuat Seragam

Related Posts

BYD
Tek & Oto

BYD Pesan 10 Kapal Angkut Mobil Baru

14 September 2026
Google meluncurkan ADB Wi-Fi 2.0 dengan koneksi lebih cepat dan stabil, serta peningkatan otomatisasi jaringan untuk perangkat Android.
Tek & Oto

Google Hadirkan ADB Wi-Fi 2.0 Lebih Stabil

12 September 2026
Apple memperkenalkan iPhone Duo sebagai iPhone lipat pertamanya dengan layar 7,6 inci, kamera 48MP, chip A20 Pro, dan harga Rp55,1 juta.
Tek & Oto

Apple Ungkap Spesifikasi Lengkap iPhone Duo

11 September 2026
Pemerintah AS menyalurkan pinjaman USD1,9 miliar untuk mengaktifkan kembali PLTN Duane Arnold di Iowa yang akan mendukung kebutuhan listrik data center Google.
Tek & Oto

AS Suntik USD1,9 Miliar untuk Hidupkan PLTN

9 September 2026
Uber menggandeng Pony.ai, Momenta, dan WeRide untuk mengembangkan layanan robotaxi dan memperluas teknologi kendaraan otonom ke pasar internasional.
Tek & Oto

Uber Siapkan Ekspansi Robotaxi ke Eropa dan Timur Tengah

9 September 2026
CapCut World Singapore mempertemukan lebih dari 300 kreator dan memperkenalkan inovasi AI serta fitur baru untuk mendukung proses kreatif.
Tek & Oto

CapCut World Singapore Kumpulkan 300 Kreator

8 September 2026
Next Post
Kemenkes Jelaskan Alasan Bungkus Rokok dan Vape Bakal Dibuat Seragam

Kemenkes Jelaskan Alasan Bungkus Rokok dan Vape Bakal Dibuat Seragam

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini