• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sunday, March 22, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Metapos
No Result
View All Result
Home Ekbis

Pererat Hubungan Perdagangan, B20 Indonesia Gelar Roadshow ke India

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
13 October 2022
in Ekbis
Pererat Hubungan Perdagangan, B20 Indonesia Gelar Roadshow ke India
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, Metapos.id – Delegasi B20 Indonesia dan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia menggelar
roadshow dan kunjungan bilateral ke India dalam rangka sosialisasi dan promosi Presidensi G20-B20. Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat kerjasama bilateral ekonomi, investasi, dan bisnis.

Kunjungan di India ini berlangsung selama tiga hari, yakni 10-12 Oktober 2022, di New Delhi, India, dengan tuan rumah dari Confederation of Indian Industry (CII) dan dihadiri oleh delegasi B20, pemimpin
bisnis, serta segenap tokoh terkemuka dalam komunitas bisnis di India.

Bergabung dalam delegasi untuk
forum bisnis ini adalah Arsjad Rasjid selaku Ketua Umum KADIN Indonesia, Shinta Kamdani selaku Wakil Ketua Umum KADIN Koordinator Bidang Maritim, Investasi, dan Luar Negeri, Anindya Bakrie
selaku Ketua Dewan Pertimbangan KADIN, dan Ina Hagniningtyas Krisnamurthi, selaku duta besar Republik Indonesia untuk India.

Sementara itu, dari pihak India, kegiatan ini dihadiri oleh Amitabh Khan selaku Sherpa India untuk G20, Anurag Jain selaku Sekretaris Departemen Promosi Industri & Perdagangan Internal Kementerian
Perdagangan & Industri India, R. Dinesh selaku Presiden Designate dari Konfederasi Industri India (CII),
dan Prabhat Kumar selaku Sekretaris Kementerian Luar Negeri.

Sejumlah agenda penting kunjungan kali ini di antaranya yakni Dialog Global B20 yang dihadiri para delegasi B20 Indonesia, komunitas bisnis serta representatif pemerintah India, dengan fokus utama
mensosialisasikan presidensi B20 Indonesia dan mendorong partisipasi pebisnis India di dalamnya. Pada
kegiatan tersebut, delegasi B20 Indonesia juga menyampaikan pemaparan rekomendasi kebijakan dari seluruh Task Force dan Action Council B20 serta program warisan yang diharapkan dapat diteruskan pada presidensi-presidensi selanjutnya, khususnya India selaku pemegang presidensi B20 tahun mendatang.

Dalam roadshow B20 kali ini, diselenggarakan juga forum bisnis yang bertujuan untuk mempertemukan
para investor serta pemimpin bisnis terkemuka dari India dan Indonesia. Selain itu, terdapat juga pertemuan antara KADIN Indonesia dengan Kamar Dagang India (Federation of Indian Chambers of
Commerce and Industry, FICCI) untuk mendiskusikan kerjasama bisnis antar India-Indonesia untuk memulihkan dan mengakselarasi pemulihan ekonomi pasca-pandemi.

Tujuan utama B20 sejak berdirinya adalah menjadi representasi komunitas bisnis dalam ekonomi G20 dengan cara memformulasikan rekomendasi kebijakan bagi pemimpin negara G20. Mengusung tema “Advancing Innovative, Inclusive, and Collaborative Growth”, B20 Indonesia berfokus mengadvokasi aspirasi komunitas bisnis untuk berkolaborasi dengan pemimpin G20 demi mewujudkan peningkatan inovasi pada ekonomi global, perekonomian yang berkelanjutan dan inklusif, serta memfasilitasi kerjasama antar perbatasan demi restorasi dan pertumbuhan ekonomi.

Dalam pidatonya, Shinta Kamdani memaparkan terobosan penting dalam rekomendasi kebijakan yang
dibuat oleh B20 Indonesia untuk mengatasi tiga isu kunci dengan memperkuat kolaborasi yang lebih solid
antar pemerintah G20. Isu kunci tersebut adalah memprioritaskan inovasi untuk perkembangan pasca-krisis, memberdayakan perusahaan MSME (micro, small, and medium enterprise) serta kelompok ekonomi rentan, dan mendukung pertumbuhan kolaborasi antar negara maju dan berkembang.

Dalam konteks bisnis, menurut Arsjad Rasjid, secara umum kita memiliki tiga alasan mengapa Indonesia
merupakan negara yang ramah bisnis. Pertama, Indonesia memiliki jumlah penduduk sebanyak 275 juta
jiwa yang mana hal ini menjadikannya pasar terbesar di ASEAN. Indonesia bahkan diprediksi akan menjadi negara dengan ekonomi ke-empat terbesar di dunia pada tahun 2045. Kedua, sebanyak 40% dari populasi Indonesia berusia di bawah 24 dan 85% di bawah usia 45, yang berarti Indonesia memiliki tenaga kerja dan talenta dengan proporsi yang besar.

Alasan ketiga secara spesifik membuktikan bahwa Indonesia adalah tempat yang ramah bisnis bagi India, yakni kelompok menengah berkembang di
Indonesia adalah pelanggan setia bagi jenama India yang sukses seperti OYO, Tata Motors, Adani Group, dan TVS Motors.

Saat ini, India merupakan investor asing terbesar ke-26 di Indonesia. Tercatat jumlah investasinya sebesar $49.5 juta dengan tiga sektor utama yaitu tekstil, tanah untuk pembangunan, dan kawasan industri. Adapun begitu, menurut Arsjad, masih banyak potensi yang masih bisa dikembangkan dan di-diversifikasi untuk memajukan ekonomi bilateral India dan Indonesia. Mengenai potensi tersebut, Arsjad melanjutkan presentasinya dengan menyampaikan bahwa terdapat
empat sektor prioritas yang memiliki potensi tinggi dan layak untuk dieksplorasi. Pertama, sektor maritim dan infrastruktur. Kesempatan bisnis yang dapat dieksplorasi di antaranya adalah transportasi maritim dan pengembangan pelabuhan, layanan kelautan seperti pengerukan dan sistem telekomunikasi kelautan, serta kerjasama strategis untuk membangun infrastruktur kelas dunia.

Sektor prioritas kedua adalah sektor digital. Unified Payment Interface (UPI) di India adalah sebuah sistem pembayaran digital yang efisien, aman dan transparan. Sistem tersebut sudah mulai diadopsi di
Indonesia dan berpotensi untuk dikembangkan lebih luas lagi.
Sektor prioritas ketiga adalah kendaraan listrik (electric vehicle/EV). Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah untuk mendukung transisi penggunaan kendaraan listrik, termasuk bahan mentah untuk memproduksi baterai EV. Selain itu, perusahaan automobil India, TATA Motors, juga sudah merambah ke bisnis EV.

Mempertimbangkan hal ini, Indonesia dapat menghadirkan kesempatan untuk
menjadi penghubung manufaktur yang ideal karena memiliki sumber daya alam melimpah dan juga market yang besar.
Sektor keempat adalah sektor transisi energi. Dalam rangka berkomitmen untuk menangkal dampak perubahan iklim, kebijakan pemerintah Indonesia dan India sudah selaras. Indonesia berkomitmen untuk mencapai nol emisi karbon pada tahun 2060 dan India memiliki target untuk dapat mencapai penggunaan sumber energi non-fosil sebanyak 40% pada tahun 2030. Maka dari itu, dalam proses transisi ini, terdapat potensi besar di mana Fourth Partner Energy (4PEL), sebuah pengembang tenaga surya yang terkemuka di India, dapat bekerjasama sama dengan Indika Energy untuk mengembangkan energi baru terbarukan
yang terjangkau untuk mendukung bisnis yang lebih hijau di Indonesia dan India.

Atas pertimbangan potensi-potensi ini, KADIN selaku Host B20 Indonesia akan memfasilitasi dan membantu segala proses investasi Indonesia di India untuk memastikan keuntungan bagi kedua belah
pihak. Tidak hanya itu, B20 Indonesia akan senantiasa mengadakan diskusi agar dapat memberikan rekomendasi kebijakan yang dapat mengatasi masalah kesehatan global, transisi hijau, sekaligus
memastikan perkembangan bisnis yang inklusif bagi wanita dan bisnis MSME.

Delegasi B20 KADIN Indonesia berharap melalui forum bisnis ini, India akan membawa delegasinya untuk menghadiri B20 Indonesia Summit yang akan diadakan pada tanggal 13-14 November 2022, di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) agar dapat berpartisipasi langsung untuk membentuk kebijakan
prioritas yang akan berdampak pada ekonomi global pasca-pandemi, berjejaring dengan pemimpin internasional, dan mengeksplorasi kesempatan investasi.

B20 Indonesia Summit juga akan diisi rangkaian side events dari tanggal 11-12 November 2022, seperti B20 Net Zero & Investment, Bloomberg NEF Summit, OCEAN20, dan lain-lain. Semua acara ini
diselenggarakan untuk dapat memfasilitasi para delegasi untuk mengambil bagian dalam membangun
ekonomi sekaligus memfasilitasi kolaborasi bisnis melalui investasi, perdagangan, dan kerjasama lainnya.

Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Free Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
udemy course download free
download intex firmware
Premium WordPress Themes Download
udemy free download
Tags: B20Kadin IndonesiaMetapos.id
Rahmat Herlambang

Rahmat Herlambang

Related Posts

Catat! Tanggal Masuk Sekolah Setelah Libur Lebaran 2026

Catat! Tanggal Masuk Sekolah Setelah Libur Lebaran 2026

by Taufik Hidayat
22 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Libur Lebaran 2026 bagi para pelajar masih berlangsung hingga akhir pekan ini. Aktivitas belajar mengajar dijadwalkan kembali...

Wanita di Ciracas Tewas, Diduga Cucu Mpok Nori dan Pelaku WNA Irak

Wanita di Ciracas Tewas, Diduga Cucu Mpok Nori dan Pelaku WNA Irak

by Taufik Hidayat
22 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Aparat kepolisian berhasil menangkap seorang warga negara asing asal Irak yang diduga terkait dalam kasus tewasnya seorang...

Membludaknya Pengunjung Ragunan Sebabkan Kemacetan di Sekitar Area

Membludaknya Pengunjung Ragunan Sebabkan Kemacetan di Sekitar Area

by Taufik Hidayat
22 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta - Kebun Binatang Ragunan di Jakarta Selatan kembali dipadati warga pada H+1 Idulfitri 1447 H. Tingginya minat masyarakat...

“Lebaran di Ibu Kota: Kota yang Menyambut Warga Tanpa Mudik”

“Lebaran di Ibu Kota: Kota yang Menyambut Warga Tanpa Mudik”

by Taufik Hidayat
21 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Jakarta menghadirkan Idulfitri dengan cara yang berbeda tahun ini. Meski sebagian umat merayakan pada 20 Maret dan...

Next Post
Waspadai Kenaikan Laju Inflasi, Ini Kata Ekonom Bank Mandiri

Inflasi Akhir Tahun Diprediksi Bisa di Atas 6 Persen

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended.

“Onesight EssilorLuxottica & Vihara Paramitha Bhakti Peringati Hari Anak Nasional 2023”

“Onesight EssilorLuxottica & Vihara Paramitha Bhakti Peringati Hari Anak Nasional 2023”

28 July 2023
Budi Karya Minta Arab Saudi Tambah Slot Time untuk Garuda Indonesia di Musim Haji

Menhub Budi Karya Bocorkan Progres Pembangunan Bandara VVIP IKN

29 May 2024

Trending.

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

13 November 2025
Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

12 November 2025
Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

25 October 2025
Ikut NU Saat Puasa, Ikut Muhammadiyah Saat Lebaran—Boleh atau Tidak?

Ikut NU Saat Puasa, Ikut Muhammadiyah Saat Lebaran—Boleh atau Tidak?

20 March 2026
Isu Khamenei Masih Hidup Ramai di Medsos, Ini Penjelasan Faktanya

Isu Khamenei Masih Hidup Ramai di Medsos, Ini Penjelasan Faktanya

6 March 2026
Metapos Media

© 2025 Media Informasi Terkini

Navigasi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2025 Media Informasi Terkini