Saturday, September 5, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Jadi Tersangka Korupsi MBG, Kekayaan Sony Sonjaya Naik Rp12 Miliar

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
5 June 2026
in Nasional
Silmy Karim Jadi Tersangka, KPK Selidiki Kemungkinan Hilangkan Barang Bukti

Metapos.id, Jakarta – Harta kekayaan Sony Sonjaya menjadi sorotan setelah tercatat mengalami lonjakan signifikan dalam kurun waktu satu tahun. Eks Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) tersebut kini juga berstatus tersangka dalam kasus dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) 2025–2026.

Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), total kekayaan Sony meningkat dari Rp906 juta pada periode 2024 menjadi Rp12,987 miliar pada periode 2025. Kenaikan tersebut mencapai sekitar Rp12,08 miliar atau lebih dari 14 kali lipat dibandingkan laporan sebelumnya.

BACA JUGA

ASABRI Hadir di Timika, Perkuat Literasi Keuangan Prajurit

Komnas HAM Dalami Rangkaian Kekerasan Demo 27 Agustus

Dalam LHKPN yang disampaikan pada Maret 2026, Sony melaporkan tidak memiliki utang. Komponen terbesar kekayaannya berasal dari aset tanah dan bangunan yang nilainya mencapai Rp10,073 miliar.

Aset properti yang dilaporkan meliputi sejumlah bidang tanah di Kabupaten Sumedang dan Purwakarta serta dua rumah di Kabupaten Bandung. Nilai kedua rumah tersebut masing-masing tercatat sebesar Rp4,5 miliar dan Rp1,5 miliar.

Selain aset properti, Sony juga melaporkan kepemilikan empat kendaraan dengan total nilai Rp823 juta. Kendaraan tersebut terdiri dari Yamaha NMax, Yamaha Aerox, Honda BR-V, dan Toyota Innova Zenix.

Sony turut mencatat harta bergerak lainnya senilai Rp250 juta serta kas dan setara kas sebesar Rp1,841 miliar. Angka tersebut berbeda jauh dibandingkan laporan periode 2024 yang hanya mencatat kas sebesar Rp230 juta.

Lonjakan terbesar terlihat pada aset tanah dan bangunan yang meningkat dari Rp76 juta menjadi Rp10,073 miliar dalam satu tahun. Kenaikan juga terjadi pada nilai kendaraan serta saldo kas yang dilaporkan dalam LHKPN terbaru.

Dalam perkara yang sedang disidik, Sony ditetapkan sebagai tersangka bersama dua mantan pejabat BGN lainnya terkait dugaan penyimpangan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis. Penyidik menduga terdapat praktik afiliasi SPPG serta markup dalam sejumlah pengadaan barang dan jasa yang menyebabkan kerugian besar dan menguntungkan pihak tertentu.

Tags: badan gizi nasionalharta pejabatKasus korupsikorupsi MBGLHKPN Sony SonjayaMetapos.idProgram Makan Bergizi GratisSony Sonjaya
Previous Post

Istana Bantah Isu Purbaya Mundur, Fokus Jaga Stabilitas Ekonomi

Next Post

Pemprov DKI Ubah Jadwal CFD Jakarta Mulai 7 Juni 2026 di Dua Kawasan

Related Posts

ASABRI hadir di Timika, Papua Tengah, untuk memberikan edukasi manfaat program sekaligus literasi keuangan bagi prajurit TNI.
Nasional

ASABRI Hadir di Timika, Perkuat Literasi Keuangan Prajurit

4 September 2026
Komnas HAM Dalami Rangkaian Kekerasan Demo 27 Agustus
Nasional

Komnas HAM Dalami Rangkaian Kekerasan Demo 27 Agustus

4 September 2026
BGN Dapat Anggaran Rp240 T, Ke Mana Dana Akan Mengalir?
Nasional

BGN Dapat Anggaran Rp240 T, Ke Mana Dana Akan Mengalir?

4 September 2026
Usai Makan MBG, 256 Siswa SMPN Jombang Diduga Keracunan
Nasional

Usai Makan MBG, 256 Siswa SMPN Jombang Diduga Keracunan

4 September 2026
Magang Nasional 2026 Kembali Dibuka, Siapkan 50 Ribu Kuota
Nasional

Magang Nasional 2026 Kembali Dibuka, Siapkan 50 Ribu Kuota

4 September 2026
Kemensos menjelaskan penyebab perubahan desil DTSEN yang sempat signifikan setelah masuknya 12 juta data baru dari BKKBN.
Nasional

Kemensos Ungkap Penyebab Desil DTSEN Berubah

4 September 2026
Next Post
Pemprov DKI Ubah Jadwal CFD Jakarta Mulai 7 Juni 2026 di Dua Kawasan

Pemprov DKI Ubah Jadwal CFD Jakarta Mulai 7 Juni 2026 di Dua Kawasan

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini