Monday, August 31, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Eks Menhan Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD Jakarta pada 2026

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
31 May 2026
in Nasional
Eks Menhan Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD Jakarta pada 2026

Metapos.id, Jakarta – Dunia pertahanan Indonesia berduka. Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu yang pernah menjabat Menteri Pertahanan RI meninggal dunia pada Minggu, 31 Mei 2026.

Ryamizard wafat di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta. Ia menghembuskan napas terakhir pada pukul 14.03 WIB.

BACA JUGA

Prabowo: Indonesia Butuh Koalisi untuk Menjaga Stabilitas Pemerintahan

Mandiri Taspen Kirim 500 Paket Makanan ke Ende

Kabar tersebut dikonfirmasi Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait. Sejak informasi itu beredar, berbagai kalangan menyampaikan ucapan belasungkawa atas kepergian tokoh militer senior tersebut.

Ryamizard lahir pada 21 April 1950. Ia menempuh pendidikan militer di Akademi Militer dan lulus pada 1974.

Setelah menyelesaikan pendidikan, Ryamizard menjalani berbagai penugasan penting di lingkungan TNI Angkatan Darat. Kariernya terus menanjak hingga dipercaya memimpin Kodam V/Brawijaya dan Kodam Jaya.

Selanjutnya, TNI memberikan amanah kepadanya sebagai Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad). Jabatan itu semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu perwira berpengaruh di tubuh TNI.

Pada 2002, Ryamizard menduduki jabatan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD). Ia memimpin matra darat hingga 2005.

Selain itu, pemerintah sempat mempertimbangkan namanya dalam bursa calon Panglima TNI. Namun, posisi tersebut akhirnya dipercayakan kepada Marsekal TNI Djoko Suyanto.

Menjelang Pemilu 2014, nama Ryamizard juga muncul dalam sejumlah pembahasan politik nasional. Beberapa pihak bahkan menilai dirinya layak mendampingi Joko Widodo sebagai calon wakil presiden.

Meski demikian, Jokowi akhirnya memilih Jusuf Kalla sebagai pasangan dalam pemilihan presiden. Setelah itu, Ryamizard tetap berperan dalam pemerintahan melalui sektor pertahanan.

Presiden Joko Widodo kemudian menunjuk Ryamizard sebagai Menteri Pertahanan periode 2014–2019. Selama memimpin Kementerian Pertahanan, ia aktif memperkuat program Bela Negara di berbagai wilayah Indonesia.

Selain fokus pada pertahanan, Ryamizard juga kerap menekankan pentingnya menjaga persatuan bangsa. Karena itu, banyak pihak mengenalnya sebagai tokoh yang konsisten menyuarakan semangat nasionalisme.

Pada 2019, Legiun Veteran Republik Indonesia menganugerahkan penghargaan veteran tertinggi kepada Ryamizard. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasinya selama mengabdi kepada negara.

Pada tahun yang sama, ia menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan Kementerian Pertahanan kepada Prabowo Subianto. Setelah menyelesaikan masa tugasnya, Ryamizard lebih banyak berkiprah sebagai tokoh senior di bidang pertahanan.

Sementara itu, Universitas Pertahanan Republik Indonesia memberikan gelar Doktor Kehormatan (Honoris Causa) kepada Ryamizard pada 2021. Penghargaan tersebut diberikan atas kontribusinya dalam pengembangan ilmu pertahanan nasional.

Kepergian Ryamizard Ryacudu meninggalkan duka bagi keluarga, kolega, dan masyarakat Indonesia. Namun, rekam jejak pengabdiannya di dunia militer dan pemerintahan akan terus dikenang.

Tags: bela negaraJoko WidodoKementerian PertahananKSADMenhan RIMenteri PertahananMetapos.idPangkostradPrabowo SubiantoRSPAD Gatot SoebrotoRyamizard RyacuduTNITokoh Militer Indonesia
Previous Post

Pertumbuhan Industri Belum Dorong Penyerapan Tenaga Kerja di Indonesia Tahun 2026

Next Post

Negara Pecinta Kucing Terbesar di Dunia 2026, Siapa yang Memimpin?

Related Posts

Prabowo: Indonesia Butuh Koalisi untuk Menjaga Stabilitas Pemerintahan
Nasional

Prabowo: Indonesia Butuh Koalisi untuk Menjaga Stabilitas Pemerintahan

31 August 2026
Bank Mandiri Taspen melalui Mantap Peduli NTT menyalurkan 500 paket makanan dan 127 selimut bagi warga terdampak gempa di Ende.
Nasional

Mandiri Taspen Kirim 500 Paket Makanan ke Ende

31 August 2026
Puntung Rokok Diduga Picu Karhutla 30 Hektare di Rohil, Satu Tersangka
Nasional

Puntung Rokok Diduga Picu Karhutla 30 Hektare di Rohil, Satu Tersangka

31 August 2026
Waspada Kekeringan, BMKG Prediksi Kemarau Puncak di Jabar
Nasional

Waspada Kekeringan, BMKG Prediksi Kemarau Puncak di Jabar

31 August 2026
BNPB Catat 188.161 Warga Masih Mengungsi akibat Gempa NTT
Nasional

BNPB Catat 188.161 Warga Masih Mengungsi akibat Gempa NTT

31 August 2026
Muktamar NU Tetapkan 9 Anggota AHWA, Ini Daftarnya
Nasional

Muktamar NU Tetapkan 9 Anggota AHWA, Ini Daftarnya

31 August 2026
Next Post
Negara Pecinta Kucing Terbesar di Dunia 2026, Siapa yang Memimpin?

Negara Pecinta Kucing Terbesar di Dunia 2026, Siapa yang Memimpin?

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini