Saturday, May 23, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Pemerintah Berlakukan Mandatori E5 Mulai Juli 2026 di Sejumlah Wilayah

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
23 May 2026
in Ekbis
Anggota Komisi VII DPR Desak Pemerintah Segera Turunkan Harga BBM Bersubsidi

Metapos.id, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral akan mulai menerapkan mandatori bensin campuran etanol 5 persen atau E5 pada Juli 2026 di sejumlah wilayah Indonesia.

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, mengatakan penerapan awal E5 dilakukan secara terbatas karena pasokan bahan baku etanol masih belum merata.

BACA JUGA

Kisah Koeswanto Tetap Produktif di Masa Pensiun Bersama Bank Mantap

BRI Insurance Tebar Promo Spesial di BRI Consumer Expo 2026

Adapun wilayah yang akan mulai menerapkan mandatori E5 meliputi Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, dan Lampung.

Menurut Eniya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia meminta bahan baku etanol untuk program E5 berasal dari produksi dalam negeri dan tidak bergantung pada impor.

“Kemarin sudah kami identifikasi berapa banyak etanol fuel grade yang bisa dihasilkan. Baru teridentifikasi tiga perusahaan,” ujar Eniya.

Saat ini, kapasitas produksi bioetanol dari tiga perusahaan tersebut diperkirakan mencapai sekitar 26 ribu kiloliter.

Penerapan mandatori E5 nantinya akan diatur lebih lanjut melalui keputusan menteri dan berjalan bersamaan dengan kebijakan mandatori B50.

Eniya juga mengungkapkan bahwa Pertamina telah melakukan uji coba pasar untuk BBM E5. Bahkan, Pertamina disebut telah membangun 179 lokasi distribusi dan akan menambah sekitar 30 lokasi baru.

Meski demikian, pemerintah masih menunggu revisi Peraturan Menteri Keuangan terkait cukai serta kepastian jenis izin usaha yang akan digunakan dalam implementasi program bioetanol tersebut.

Tags: Bahlil LahadaliaBBM E5BioetanolEniya Listiani DewiKementerian ESDMmandatori E5Metapos.idPertamina
Previous Post

Prof Cecep Darmawan: MBG Program Bagus Jika Dikelola Transparan

Next Post

Cuaca Panas Melanda, Ini Minuman yang Cocok Cegah Dehidrasi

Related Posts

Kisah Koeswanto Tetap Produktif di Masa Pensiun Bersama Bank Mantap
Ekbis

Kisah Koeswanto Tetap Produktif di Masa Pensiun Bersama Bank Mantap

22 May 2026
Petrokimia Gresik Amankan Pasokan Gas untuk Produksi Pupuk Nasional
Ekbis

BRI Insurance Tebar Promo Spesial di BRI Consumer Expo 2026

22 May 2026
Petrokimia Gresik Amankan Pasokan Gas untuk Produksi Pupuk Nasional
Ekbis

Kinerja Superbank Melonjak, Grab Perkuat Komitmen Jangka Panjang

22 May 2026
Petrokimia Gresik Amankan Pasokan Gas untuk Produksi Pupuk Nasional
Ekbis

Petrokimia Gresik Amankan Pasokan Gas untuk Produksi Pupuk Nasional

22 May 2026
ASABRI Optimalkan Manfaat JKK untuk Penjaga Bangsa Sepanjang 2025
Ekbis

ASABRI Optimalkan Manfaat JKK untuk Penjaga Bangsa Sepanjang 2025

21 May 2026
BEI Gandeng Industri Aviasi Lewat Program Awak Pesawat Investor Saham
Ekbis

BEI Gandeng Industri Aviasi Lewat Program Awak Pesawat Investor Saham

21 May 2026
Next Post
Cuaca Panas Melanda, Ini Minuman yang Cocok Cegah Dehidrasi

Cuaca Panas Melanda, Ini Minuman yang Cocok Cegah Dehidrasi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini