Sunday, July 5, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Bahlil Tawarkan Puluhan Blok Migas Baru untuk Dorong Produksi Energi Nasional

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
20 May 2026
in Ekbis
Bahlil Tawarkan Puluhan Blok Migas Baru untuk Dorong Produksi Energi Nasional

Metapos.id, Jakarta – Menteri ESDM Bahlil Lahadalia resmi membuka tender 98 wilayah kerja (WK) migas baru dalam ajang IPA Convex 2026 di ICE BSD, Tangerang, Rabu (20/5/2026).

Langkah itu menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan lifting minyak nasional hingga 1 juta barel per hari pada 2029.

BACA JUGA

Prudential Syariah Raih Best Performance Islamic Insurance di Anugerah Syariah 2026

ASABRI Hadirkan Klaim Online, Peserta Bisa Ajukan Klaim dari Mana Saja

Bahlil menjelaskan pemerintah awalnya menyiapkan 118 blok migas baru. Namun, sekitar 20 blok sudah melewati proses awal sehingga tersisa 98 blok untuk ditawarkan kepada investor.

Karena itu, pemerintah kini membuka peluang bagi kontraktor migas domestik maupun asing untuk ikut dalam proses eksplorasi baru.

Selain membuka tender, Bahlil juga mengundang perusahaan energi mengikuti joint study sebelum memasuki tahapan lelang resmi. Ia memastikan proses berjalan terbuka dan tanpa praktik negosiasi tertutup.

“Semua pihak bisa ikut. Tidak ada negosiasi di belakang meja,” ujar Bahlil.

Sementara itu, Kementerian ESDM menawarkan 13 WK migas pada IPA Convex 2026. Pemerintah membaginya ke dalam dua mekanisme penawaran.

Dua wilayah kerja masuk skema penawaran langsung. Sedangkan 11 blok lainnya dilelang melalui skema reguler.

Mayoritas wilayah kerja tersebut berada di Indonesia timur. Kawasannya meliputi Papua, Kalimantan, Sulawesi, hingga Nusa Tenggara Timur.

Selain itu, beberapa blok memiliki potensi cadangan energi yang cukup besar. Salah satunya WK Namori di offshore NTT.

Blok itu diperkirakan menyimpan sumber daya hingga 17.475 MMBO dan 38,5 TCF gas. Nilai tersebut menjadi salah satu yang terbesar dalam daftar tender tahun ini.

Di sisi lain, WK Jayapura di Papua diprediksi memiliki cadangan mencapai 19,4 TCF gas. Pemerintah menilai wilayah Papua masih menyimpan potensi migas yang menjanjikan.

Selain Jayapura, pemerintah juga menawarkan WK South Tanimbar di Laut Arafura. Blok tersebut diperkirakan memiliki potensi 5,6 TCF gas.

Kemudian, WK Cerera di offshore Papua menyimpan estimasi 1.487 MMBO dan 1,3 TCF gas. Sementara itu, WK Areca Bruni di Papua Barat Daya diperkirakan memiliki potensi 2.985 MMBOE.

Pemerintah turut membuka penawaran langsung untuk WK Natuna D-Alpha. Blok di lepas pantai Natuna itu diperkirakan menyimpan sumber daya sebesar 2.865 MMBO.

Selain itu, WK Sapukala di Selat Makassar memiliki estimasi cadangan hingga 2.309 BSCF gas.

Bahlil menilai pembukaan tender baru dapat mempercepat aktivitas eksplorasi migas nasional. Karena itu, pemerintah terus mendorong masuknya investasi energi baru.

Di sisi lain, pemerintah juga ingin memperkuat ketahanan energi nasional dalam jangka panjang. Langkah tersebut dinilai penting untuk menekan ketergantungan impor minyak.

Selain meningkatkan produksi, pemerintah berharap proyek migas baru mampu menciptakan lapangan kerja baru. Aktivitas eksplorasi juga diyakini dapat menggerakkan ekonomi daerah.

Sementara itu, pelaku industri migas menyambut positif pembukaan tender tersebut. Mereka menilai Indonesia masih memiliki potensi eksplorasi yang besar.

Namun, sebagian investor masih menyoroti kepastian regulasi dan proses perizinan. Karena itu, pemerintah diminta menjaga iklim investasi tetap kondusif dan kompetitif.

Bahlil memastikan pemerintah akan terus membenahi sistem investasi sektor energi. Ia juga mengajak seluruh pihak mendukung target produksi migas nasional.

Tags: Bahlil LahadaliaBlok Migasenergi IndonesiaJayapuraKementerian ESDMMetapos.idNatunaNTTPapuaWK Migas
Previous Post

Persib Selangkah Lagi Cetak Sejarah Juara Liga Tiga Kali Beruntun

Next Post

Ginting Tundukkan Justin Hoh, Melaju ke 16 Besar Malaysia Masters 2026

Related Posts

Prudential Syariah Raih Best Performance Islamic Insurance di Anugerah Syariah 2026
Ekbis

Prudential Syariah Raih Best Performance Islamic Insurance di Anugerah Syariah 2026

2 July 2026
ASABRI Hadirkan Klaim Online, Peserta Bisa Ajukan Klaim dari Mana Saja
Ekbis

ASABRI Hadirkan Klaim Online, Peserta Bisa Ajukan Klaim dari Mana Saja

30 June 2026
Produk Jawa Barat Siap Tembus Eropa dengan Teknologi RFID Blockchain PERURI
Ekbis

Produk Jawa Barat Siap Tembus Eropa dengan Teknologi RFID Blockchain PERURI

30 June 2026
Pesawat Airbus A321 Alami Insiden di Udara, Investigasi Resmi Digelar
Ekbis

Resmi Berlaku, Harga Gas LNG Industri Turun Jadi US$13 per MMBTU

30 June 2026
RUPST BEI 2026 Setujui Direksi Baru dan Laporan Keuangan 2025
Ekbis

RUPST BEI 2026 Setujui Direksi Baru dan Laporan Keuangan 2025

29 June 2026
Prudential Syariah Luncurkan SIGAP untuk Cetak Entrepreneur Muda Mandiri
Ekbis

Prudential Syariah Luncurkan SIGAP untuk Cetak Entrepreneur Muda Mandiri

26 June 2026
Next Post
Ginting Tundukkan Justin Hoh, Melaju ke 16 Besar Malaysia Masters 2026

Ginting Tundukkan Justin Hoh, Melaju ke 16 Besar Malaysia Masters 2026

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini