Thursday, May 7, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Orang Indonesia Suka Makanan Pedas, Ini Alasan Utamanya

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
7 May 2026
in Lifestyle & Health
Orang Indonesia Suka Makanan Pedas, Ini Alasan Utamanya

Metapos.id, Jakarta – Makanan pedas masih menjadi favorit banyak masyarakat Indonesia dalam aktivitas sehari-hari. Tidak sedikit orang memilih menu pedas untuk disantap saat makan siang, makan malam, maupun sebagai camilan.

Beragam hidangan seperti sambal, ayam geprek, seblak, hingga makaroni pedas terus diminati di berbagai wilayah. Oleh karena itu, cita rasa pedas kini melekat kuat dalam tradisi kuliner Nusantara.

BACA JUGA

241 Ribu Kasus TBC Ditemukan, Pemerintah Percepat Skrining dan Pengobatan

Cegah Risiko Obat, BPOM Hadirkan Aplikasi e-MESO 2.0

Sebagian besar masakan khas Indonesia memakai cabai, lada, dan rempah-rempah sebagai bahan utama. Dengan begitu, masyarakat sudah mengenal rasa pedas sejak usia muda.

Selain menambah kenikmatan saat makan, makanan pedas juga diyakini mampu meningkatkan nafsu makan. Cabai pun mengandung sejumlah nutrisi penting seperti vitamin A, vitamin C, kalium, dan zat besi.

Meskipun demikian, konsumsi makanan pedas secara berlebihan dapat menyebabkan gangguan pencernaan dan meningkatkan asam lambung. Karena itu, masyarakat dianjurkan tetap membatasi asupan cabai.

Cuaca tropis di Indonesia juga memengaruhi kebiasaan masyarakat dalam memilih makanan. Banyak orang menganggap hidangan pedas dapat memberikan sensasi segar ketika cuaca terasa panas.

Tidak hanya itu, rasa pedas memicu tubuh menghasilkan hormon endorfin yang membantu tubuh merasa lebih rileks. Kondisi ini membuat sebagian orang merasa lebih nyaman setelah menyantap makanan pedas.

Atas alasan tersebut, makanan pedas tetap memiliki banyak penggemar di Indonesia. Namun, pola konsumsi yang seimbang tetap diperlukan agar kesehatan tubuh tetap terjaga.

Tags: ayam geprekcabaiIndonesiaKulinerlifestylemakanan IndonesiaMakanan PedasMetapos.idsambalseblaktren kuliner 2026
Previous Post

Samsung Galaxy A57 5G Resmi Rilis, Harga Tembus Rp7 Jutaan

Next Post

Ansu Fati Bersinar di Monaco, Barcelona Bersiap Lepas Permanen

Related Posts

241 Ribu Kasus TBC Ditemukan, Pemerintah Percepat Skrining dan Pengobatan
Lifestyle & Health

241 Ribu Kasus TBC Ditemukan, Pemerintah Percepat Skrining dan Pengobatan

6 May 2026
Cegah Risiko Obat, BPOM Hadirkan Aplikasi e-MESO 2.0
Lifestyle & Health

Cegah Risiko Obat, BPOM Hadirkan Aplikasi e-MESO 2.0

5 May 2026
Jisoo hingga Jennie Bersinar di Met Gala, BLACKPINK Tegaskan Status Ikon Fashion
Lifestyle & Health

Jisoo hingga Jennie Bersinar di Met Gala, BLACKPINK Tegaskan Status Ikon Fashion

5 May 2026
Gebyar Traveloka 2025 Capai Puncak, Hadiah Mobil hingga Emas Dibagikan
Lifestyle & Health

Gebyar Traveloka 2025 Capai Puncak, Hadiah Mobil hingga Emas Dibagikan

5 May 2026
Push Up Harian: Cara Sederhana Jaga Kebugaran dan Cegah Cedera
Lifestyle & Health

Push Up Harian: Cara Sederhana Jaga Kebugaran dan Cegah Cedera

5 May 2026
Apa Itu CNG? Alternatif LPG yang Sedang Didorong Pemerintah
Lifestyle & Health

Wedding Expo di CFD Medan, Dua Pasangan Gelar Akad Nikah di Ruang Publik

5 May 2026
Next Post
Ansu Fati Bersinar di Monaco, Barcelona Bersiap Lepas Permanen

Ansu Fati Bersinar di Monaco, Barcelona Bersiap Lepas Permanen

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini