Metapos.id, Jakarta – Sejumlah tim nasional dengan nilai skuad tinggi harus menerima kenyataan pahit usai gagal lolos ke Piala Dunia 2026. Padahal, mereka diperkuat pemain dengan banderol harga yang sangat besar.
Meski demikian, harga mahal tidak selalu berbanding lurus dengan prestasi. Beberapa tim justru tampil kurang maksimal sepanjang babak kualifikasi.
Di peringkat kelima, Timnas Ukraina memiliki nilai pasar sekitar 262 juta Euro. Namun, performa mereka naik turun sehingga gagal mengamankan tiket ke putaran final.
Kemudian, Timnas Yunani menempati posisi keempat dengan nilai 288 juta Euro. Akan tetapi, mereka kesulitan bersaing secara konsisten di fase grup.
Selanjutnya, Timnas Serbia berada di posisi ketiga. Dengan nilai 299 juta Euro, mereka sebenarnya punya skuad solid, tetapi hasil akhir tidak memihak.
Sementara itu, Timnas Denmark berada di urutan kedua dengan nilai 375 juta Euro. Meski sempat menunjukkan performa menjanjikan, mereka tetap gagal melaju ke turnamen utama.
Di posisi teratas, Timnas Italia mencatat nilai fantastis sebesar 834 juta Euro atau sekitar Rp16 triliun. Namun, mereka kembali gagal lolos ke Piala Dunia.
Kegagalan ini menjadi sorotan besar karena Italia merupakan salah satu kekuatan utama sepakbola dunia. Selain itu, hasil tersebut menambah catatan buruk mereka dalam beberapa edisi terakhir.
Dengan demikian, fakta ini menegaskan bahwa nilai pasar bukan penentu utama keberhasilan. Sebaliknya, kerja sama tim, strategi pelatih, dan mental bertanding tetap menjadi faktor kunci di level internasional.














